Keluarga Biru

Featured Post

Berumur Panjang Demi Keluarga Tercinta - My Healthiness My Precious Moment

Di keluarga besar saya, umur para pria mayoritas lebih pendek bila dibandingkan dengan umur para wanita. Sejak lahir saya tidak...

Laman

Impian Keluarga Biru

Keluarga Biru         14 comments

Seperti yang sering saya ceritakan di blog bahwa minimal sebulan sekali Keluarga Biru pulang kampung ke rumah Kakek dan Nenek Aim di Blitar. Selama ini jika pulang kampung kami menggunakan sepeda motor. Banyak alasan mengapa kami memilih bermotor ria antara lain kami bisa bebas menentukan rute perjalanan kami. Jika sedang nyantai dan ingin mampir ke rumah teman kami di Kepanjen maka kami akan ambil jalan lurus kea rah Kepanjen. Namun jika sedang ingin cepat sampai di tujuan maka kami akan belok kanan lewat Jalibar yaitu Jalur Lintas Barat di Talangagung. Jika lewat Jalibar ini bisa memangkas waktu perjalanan hingga lima belas menit.

Lalu jika sedang capek, lapar atau mengantuk kami biasanya akan berhenti di warung atau tempat peristirahatan. Jika masih berada di Jalibar biasanya kami berhenti di  Warung Nayamulyang punya menu andalan Mentog Pedas. Apalagi dengan bentuk warungnya yang lesehan sangat nyaman sekali dipakai untuk beristirahat.
Alternatif tempat beristirahat yang kedua adalah di Bendungan Lahor yang letaknya tepat di tengah-tengah antara Malang dan Blitar. Di Bendungan Lahor ini kami sudah punya warung pecel langganan, bumbunya khas Blitar dan harganya juga terjangkau. Sambil menikmati pecel kami juga bisa menikmati indahnya pemandangan Bendungan Lahor.
Kelebihan yang terakhir kami bisa tetap mudah bepergian kemana-mana jika berada di Blitar, terutama menyalurkan hobby travelling kami. Dengan naik motor kami bisa mendatangi tempat-tempat yang menarik seperti Taman Idaman Hati, Kampung Coklat dan lainnya.
Namun saya sadar di balik semua kelebihan itu, ada kekurangan juga bila pulang kampung naik motor. Adakalanya kami harus membawa barang bawaan yang sangat banyak, biasanya saya menaruh tas-tas di depan. Agak repot juga sih tapi mau bagaimana lagi. Untuk menyiasatinya baru-baru ini kami membeli obrok yang biasa dipakai orang berjualan. Dengan obrok ini barang-barang bawaan kami lebih mudah kami bawa. Jika cuaca sedang tidak bersahabat seperti sekarang yaitu musim hujan. Untuk mengatasinya kami tentu membawa jas hujan, mengurangi kecepatan motor agar terhindar dari resiko tergelincir karena jalan yang licin.


Keluarga Biru mau pulang kampung :D

Pernah suatu ketika kami berangkat dari Malang sore hari karena ada undangan pernikahan dari teman kerja saya. Karena berangkatnya sore mau kami jadi kemalaman di jalan. Waktu itu sehabis ishoma di Warung Nayamul kami segera melanjutkan perjalanan. Ada rasa bersalah saat melihat Aim yang terlihat mengantuk dan harus menempuh perjalanan di gelapnya malam. Aah Nak, andaikan kita punya mobil kamu pasti bisa tidur dengan nyenyak dalam perjalanan ke Blitar.
Wacana untuk memiliki mobil memang sudah ada di dalam rencana jangka panjang Keluarga Biru. Agenda pulang kampung tiap bulan menjadi alasan utama kami memimpikan sebuah mobil keluarga yang aman dan nyaman. Pasti akan menyenangkan sekali perjalanan kami ke Blitar bila ditempuh menggunakan mobil. Impian kami tidak muluk-muluk, cukup mobil yang minimal bisa memuat empat sampai lima orang seperti sedan. Di awal-awal kami akan membeli motuba alias mobil tua bangga. Lalu jika nanti ada rezeki berlebih akan kami ganti dengan mobil yang baru. Untuk warna tentu saja kami ingin yang warna biru.


Mobil impian Keluarga Biru
Lalu dapat dari mana uang untuk membeli mobil? Sementara hutang kami di bank untuk membeli rumah masih 14 tahun lagi. Kalau mengharapkan warisan atau dapat undian sepertinya terlalu muluk-muluk. Pilihan yang paling realistis adalah kami harus rajin-rajin menabung. Alhamdulillah sejak dua tahun ini, sebagai PNS saya mendapat tunjangan kinerja atau lebih dikenal dengan remunerasi. Nah uang remunerasi inilah yang akan saya tabung untuk mewujudkan impian keluarga tercinta saya.
Trus saya juga harus segera mengambil kursus mengemudikan mobil. Di Malang banyak les-les privat mengemudikan mobil, jika waktunya sudah luang saya akan survey dulu. Selain itu juga saya musti belajar sedikit-sedikit tentang otomotif agar nanti bila mobil kami mengalami masalah di tengah perjalanan saya bisa memperbaikinya.
Itulah salah satu impian Keluarga Biru, Insya Allah jika kami rajin menabung dan berhemat maka dalam dua tahun mimpi kami tersebut bisa menjadi kenyataan. Saya yakin jika kita mempunyai keinginan yang kuat dan berusaha mewujudkannya maka Allah tidak akan tinggal diam. Dia akan memberikan kemudahan berupa rezeki dari arah yang tidak kita sangka-sangka, aamiin.


Postingan ini diikutsertakan dalam #evrinaspGiveaway: Wujudkan Impian Mu”



Published by Keluarga Biru

Keluarga Biru adalah blog milik Ihwan Hariyanto dan Ivonie Zahra. Mereka menulis tentang parenting, traveling dan kuliner yang mereka lakukan bersama dua buah hati mereka Aiman dan Aira.
Follow us Google+.

14 comments:

  1. Aaaah keluarga biru dengan mobil biru. keren keren keren. Semoga tercapai keinginan Papa dan Mama Aim. Nanti kalau tante mampir ke Malang bolehlah numpang ikut keliling-keliling :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, makasih doanya Budhe.
      Boleeh, mau keliling kemana aja?

      Delete
  2. Semoga tercapai mimpinya ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin, makasih Mbak.
      Mbak Inda kenal sama Ivon?
      Salam kenal n makasih sudah mampir di rumah maya kami ;-)

      Delete
  3. Hihihi... kendaraan kami juga termasuk motuba, Wan.. Kijang keluaran tahun 1998. Baru 17 tahun ya, masih sweet seventeen :D :D
    Moga impiannya segera terwujud yaaaa....

    ReplyDelete
    Replies
    1. 17 tahun, Iya kalau cowok pas lagi senang-senangnya mbolang tuh Dee :D
      Aamiin, makasih doanya Dee.

      Delete
  4. Aamiin. Semoga impiannya terwujud, Wan :)

    ReplyDelete
  5. mugo2 tercapai wan, weh joss alexane nembus patangatus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, suwun dungane Yo.
      he-hehe kemarin sempat galau sebab mlorot sekitar 500an, Alhamdulillah sekarang udah naik lagi tembus ke 400.

      Delete
    2. Amin..moga kesampaian punya mobil biru

      Delete
  6. setelah rumah, mobil memang prioritas keluarga kami juga, sekarang masih menyicil rumah. semoga mobil biru impian segera terwujud ya. aamiin. terimakasih atas partispasinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami juga sebenarnya masih menyicil bayar rumah lewat bank Mbak.
      Aamiin, moga impian kita lekas terwujud.
      Makasih juga sudah mampir ;-)

      Delete

Jika menurut Anda artikel ini berguna mohon dukungannya dengan memberikan donasi via PayPal untuk maintenance blog Keluarga Biru. Terimakasih ^_^

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

Contact

Powered by Blogger.