Keluarga Biru

Featured Post

Berumur Panjang Demi Keluarga Tercinta - My Healthiness My Precious Moment

Di keluarga besar saya, umur para pria mayoritas lebih pendek bila dibandingkan dengan umur para wanita. Sejak lahir saya tidak...

Laman

Foodpanda: Sahabat Pencinta Kuliner

Keluarga Biru         29 comments
Foodpanda


“Pa, tadi pas Jumatan kok nggak pulang sih?”
“Tadi habis hunting foto di Alun-Alun waktunya sudah mepet.”
“Hmm aku jadi nggak bisa masak buat buka, kan tadi itu aku mau minta anterin ke pasar.”
“Ya udah nggak apa-apa, ntar kita beli makan di luar saja.”
“Sekalian aja buka di luar.”
“Oke deh, mau buka di mana?”
“Gimana kalau kita coba wiskul ke Kepanjen, sekalian main ke rumah Anis. Dia tadi nanyain kamu jadi beli gamis apa enggak.”
“Oke sip!”

Singkat cerita, sepulang saya dari kerja, kami bertiga pun segera meluncur ke Kepanjen. Jarak Malang-Kepanjen jika ditempuh dengan naik motor sekitar 30-45 menit. Alhamdulillah perjalanan berjalan lancer, pukul setengah enam kami sampai di Kepanjen. Semula kami berniat buka puasa di Warung Nayamul yang berada di Stadion Kanjuruhan, namun Anis ternyata sudah punya agenda sendiri yaitu buka puasa di Terminal Mie. Mendengar namanya yang unik itu saya jadi tertarik dan kami pun memutuskan untuk ikut berbuka puasa juga di Terminal Mie.
Terminal Mie beralamat di Jl. Kawi 42 Kepanjen, jika dari arah Malang belok ke sebelah kanan ketika sampai di Perempatan Pasar Kepanjen. Depot Terminal Mie letaknya di sebelah kanan jalan, bangunannya berwarna kuning mencolok, sesuai warna mie.  Nama Terminal Mie terpampang jelas di bagian depan bangunan, membuatnya makin mudah ditemukan.


Terminal Mie Kepanjen

Saat kami masuk ke dalam depot, suasana sudah ramai sekali dengan para pengunjung yang sedang berbuka puasa. Kami langsung mencari keberadaan Anis yang di wasap bilang sudah menunggu di dalam. Untunglah saya bisa menemukannya dengan cepat karena Anis dan putrinya, Asma duduk menikmati mie di dalam angkot.

Hah? Ada angkot di dalam Terminal Mie?

Tampaknya owner dari Terminal Mie benar-benar ingin membawa suasana terminal ke dalam depot. Trus di belakang kasir juga dipajang mobil colt bekas. Hal unik lainnya, bangku-bangkunya terbuat dari kotak bekas krat soft drink. Lalu di dinding depot juga dipasang beberapa ornament yang makin menguatkan atmosfer terminal.


Terminal Mie Kepanjen

Saya lalu duduk bergabung dengan Anis, sementara Mama Ivon langsung mengantri di depan kasir.  Menu andalan di Terminal Mie adalah mie tarik dimana ada tiga varian rasa, yaitu sapi, ayam dan jamur. Mama Ivon memesan kwetiau, sedangkan saya pilih mie tarik sapi. Sambil menunggu pesanan tiba, kami mengobrol dengan Anis tentang dunia blog. Kebetulan kami sama-sama suka ngeblog.
Terminal Mie menerapkan system open kitchen sehingga pengunjung bisa melihat para koki dan pelayan memasak dan menyiapkan menu pesanan mereka. Saya sempat mengambil beberapa gambar, yang paling saya suka adalah ketika berhasil memotret salah satu kokinya beraksi membuat mie tarik.


Terminal Mie Kepanjen


Tak lama kemudian pesanan kami tiba. Yuk kita ngemie!
Yang pertama saya cicipi adalah rasa kuahnya. Buat saya, yang paling penting dalam hidangan mie adalah rasa kuahnya. Kuah mie tarik ini sangat terasa sekali rasa kaldu. Sedangkan mienya mempunyai tekstur yang lembut. Aim pun juga menyukainya, kebetulan dia makan bareng saya. Liat tuh, dia semangat banget ingin makan sendiri.


Terminal Mie Kepanjen

Beruntungnya kami karena bisa ngobrol dengan manager Terminal Mie yang sedang bertugas malam itu yaitu Mas Ari. Dari penuturannya kami mengetahui jika Terminal Mie ini masih berada di naungan managerial Noodle Inc. Ide nama Terminal Mie berasal dari lokasi depot yang berada di antara pangkalan angkot dan depot Halte Jus yang sudah berdiri lebih dulu. Meski baru dibuka sejak 29 Mei 2015, Terminal Mie sudah menjadi salah satu objek wisata kuliner yang banyak diminati warga Kepanjen. Hal ini terlihat dari kondisi parkiran yang selalu penuh dengan kendaraan pengunjung.


Terminal Mie Kepanjen

Sekitar pukul setengah tujuh malam kami pun cabut dari Terminal Mie dan menuju ke rumah Anis yang tak jauh dari situ.
“Andaikan saja bisa order Terminal Mie dari Malang, kami nggak perlu jauh-jauh ke Kepanjen,” celetuk saya ketika ngobrol di rumah Anis.
“Yee, ntar kalian nggak pernah main ke rumahku dong.”
“Kalau pas lagi capek atau hujan kan lebih enak pesan aja Nis. Andaikan saja di Malang dan Kepanjen ada Foodpanda pasti bisa pesan makanan meski jaraknya jauh.”
“Apa itu Foodpanda?”
Foodpanda itu layanan pesan antar makanan yang lagi ngehit saat ini.”
Sesuai dengan taglinenya: temukan restoran lokal yang mengantar ke pintu anda. Foodpanda akan membantu kita menemukan restoran mana saja yang berada di sekitar tempat tinggal kita dan memesan makanan dari restoran tersebut lewat Foodpanda.
Ini dia tampilan Foodpanda ketika kita membukanya untuk pertama kali. Biar lebih enak mengekplorasi, sebaiknya kita sign up saja dulu. Paling gampang adalah daftar memakai akun facebook kita.

Foodpanda


Alhamdulillah belum pesan sudah dapat kejutan neh dari Foodpanda. Saya mendapatkan diskon Rp.30.000 untuk pemesanan minimal Rp.100.000. Lumayan buat pesan satu porsi makanan.

Foodpanda


Untuk saat ini Foodpanda baru hadir di 10 kota di Indonesia antara lain: Jakarta, Bali, Bandung, Bekasi, Bogor, Makassar, Depok, Medan, Surabaya, Tangerang dan Tangerang Selatan. Saya akan coba cari restoran di kota yang terdekat dengan Malang yaitu Surabaya. Kebetulan kami punya kerabat dan teman di sana, pasti seru kalau bisa kasih surprise buat mereka di hari spesialnya. Saya pilih area Dupak, tenpat tinggal Budhe dan setelah itu klik kolom Cari Makanan!


Foodpanda


Dalam sekejap saya sudah mendapatkan data 21 restoran yang ada di daerah Dupak. Sebentar ya, saya akan pilih kira-kira menu apa yang pas buat Budhe saya tersebut. Oh iya, Foodpanda sangat mengerti akan kebutuhan konsumen Indonesia yang sebagian besar adalah muslim, oleh karena itu di setiap restoran akan diberik kode mana saja yang sudah berstatus halal. Kalau mau lebih praktis, tinggal klik saja kotak halal yang ada di sebelah kiri, maka secara otomatis Foodpanda hanya akan menampilkan restoran berstatus halal. Dari 21 restoran akhirnya menyusut menjadi 13 restoran.
Selain itu di setiap restoran juga ada status sedang buka atau tutup. Jika buka, berapa jam lagi mereka akan buka sehingga kita nggak perlu galau menunggu lama pesanan kita datang.

Foodpanda


Saya coba pesen makanan di Belvia Brownies – Pasar Atom. Langsung deh muncul berbagai macam brownies yang ada di Belvia. Untuk memesannya gampang banget, tinggal klik tanda plus hijau pada makanan yang kita minati maka secara otomatis akan masuk ke daftar pesanan kita. Agar diskon Rp.30.000 bisa terpakai maka saya masih harus menambah satu pesanan lagi. Yeaay, ongkirnya gratis lho. Duh asyik banget ya pesan makanan lewat Foodpanda ini.

Foodpanda

Setelah semua pesanan lengkap maka klik pesan di awal maka di layar akan muncul total pesanan kita. Lalu pilih apakah makanannya mau diantar ataukah diambil di restoran tersebut. Tentu saja saya pilih di antar. Trus ada juga tambahan neh, bila kita ingin memberikan petunjuk atau pesan penting tinggal tulis saja di kotak pesan. Dan bagi yang punya voucher isikan kode voucher yang kita dapatkan tadi.




Isikan alamat penerima. Jika ada pesan lagi, misalnya nama penerima atau petunjuk jalannya biar kurir lebih mudah mengantarkannya bisa kita tulis di kotak pesan. Lalu pilih juga cara pembayaran, mau dibayar sekarang atau nanti saat makanan sudah sampai (COD).
Oh iya, biar kita nggak kudet dan selalu dapat informasi tentang restoran baru dan promo menarik klik aja kolom langganan newsletter yang ada di bawah total harga pesanan kita.

Foodpanda


Satu lagi neh, selain dalam format website Foodpanda juga tersedia dalam format aplikasi untuk smartphone lho. Kita bisa mendownload aplikasinya di Google Play Store. So, pesan antar makanan fave seperti Burger King misalnya, kini jadi lebih mudah dengan Foodpanda. Nggak berlebihan jika saya menyebut Foodpanda adalah Sahabat Pencinta Kuliner!


Foodpanda



Published by Keluarga Biru

Keluarga Biru adalah blog milik Ihwan Hariyanto dan Ivonie Zahra. Mereka menulis tentang parenting, traveling dan kuliner yang mereka lakukan bersama dua buah hati mereka Aiman dan Aira.
Follow us Google+.

29 comments:

  1. Mieee makanan kesukaanku. Dan itu pas banget dapet duduk di dalam rongsokan mobil ya :D di Palembang rasanya belom ada yang kayak begini. Di Bandung yang banyak *bekal nonton TV*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss Yan, kalo lagi nggak masak andalan kami ya mie.
      Iya kebetulan pas kami datang yang duduk di situ udah mau kelar makannya, ya udah kami tungguin aja mpe selesai he3

      Delete
  2. Waaaa... aku suka nge-mie... Restonya asik banget ya, Wan... #catetlagi
    Ternyata kita sama-sama berharap, supaya Foodpanda meluaskan jangkauannya ke tempat tinggal kita ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku sendiri nggak nyangka di Kepanjen ada depot mie yang unik gini.
      Aamiin, biar enak kalo pas lagi nggak masak or capek ya.

      Delete
  3. wah tempatnya sama kaya suasana di terminal yaa banyak angkot, jadi menambah kenikmatan dalam berbuka puasa :)

    hmm, sayang nya di tasikmalaya belum ada yaa :( foodpandanya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener-bener kayak di angkot, tinggal satu yang kurang yaitu sopir atau kernet angkotnya :D
      Moga FP lekas ada di kota kita.

      Delete
  4. Wah .... Cerita pas ke rumahku, ya? Xixixi.
    Semoga foodpanda ada di Kepanjen. Biar kalo lapar gak usah jauh-jauh. Bisa pesan juga buat temen-temen. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukaan, ini cerita di rumahnya Asma :P
      Aamiin, moga cepet ada.

      Delete
  5. Enaaaakk yaaaaaa mienyaaaa, adek kliatan lahap bangettt... Mupeng foodpanda lekas ada di jogjaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bulek mienya enyaaak. Aamiin Mbak.

      Delete
  6. Replies
    1. Iya Mbak, mampir deh kalo ke Kepanjen.

      Delete
  7. Lumayan buat hunting kuliner Surabaya, nggak usah panas panasan ke Surabaya... tinggal pesen ke foodpanda makanan dah sampai rumah di gresik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi bener tuh Mbak. Surabaya-Gresik hanya 2 jam ya?

      Delete
  8. Kalau di tasikmalaya belum ada iya tempat makan seperti terminal mie :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Mbak bikin aja, pasti rame diserbu anak muda Tasikmalaya.

      Delete
  9. Aku kaget lihat foto ada angkot itu. benar-benar sesuai dengan nama tempatnya ya, terminat Mie, hahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaa Mbak, pas pertama masuk langsung lihat angkot suprise bingiit.

      Delete
  10. Restorannya unik dan bagus ya, ada angkot dan nuansa terminalnya kentel banget. Rasa mie-nya kayaknya lezatos banget nih... Saya juga hobi ngemie mas Ihwan. Kita ngemie bareng lah hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke, nanti kalau saya main ke Jakarta atau sebaliknya ya, kita saling traktir he3

      Delete
  11. Kok aku penasaran sama tempat ini. Hihi. Pengen nyobain walau bukan penggemar mie :D

    Foodpanda kapan ada di Semarang yaaa ><

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo coba aja ntar mampir Kepanjen kalau ke Pulau Menjangan, Bali.
      Semoga foodpanda lekas ada di kota kita Mbak, aamiin.

      Delete
  12. Eh, kalau pake aplikasi ini bisa pesen makanan dari mana saja, kapan saja dong :D Udah lama denger sih, tapi belom pernah cobain~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Mas asalkan di kota kita ada layanan foodpandanya juga he3
      Monggo dicobain.

      Delete
  13. Duh Malang itu seperti Bandung ya. Restorannya kreatif-kreatif. Eh ini bukan Malang ya? nananananna...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe salah mengira ya. Tapi di Malang juga ada kok cafe yang kreatif, namanya Logo Board and Games cafe dimana kita bisa makan sambil mainan. Search aja di blog ini.

      Delete
  14. wahh bogor udah ada yaaa bisa nihh order2, aku lagi mudik soalnya hihihihi...mau hunting resto malas lagi puasa :D

    ReplyDelete
  15. Mantap mie saya juga suka apalagi yang pedas2 hehe.. bisa jadi referensi untuk foodpanda :)

    ReplyDelete

Jika menurut Anda artikel ini berguna mohon dukungannya dengan memberikan donasi via PayPal untuk maintenance blog Keluarga Biru. Terimakasih ^_^

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

Contact

Powered by Blogger.