Keluarga Biru

Featured Post

Berumur Panjang Demi Keluarga Tercinta - My Healthiness My Precious Moment

Di keluarga besar saya, umur para pria mayoritas lebih pendek bila dibandingkan dengan umur para wanita. Sejak lahir saya tidak...

Laman

Terpesona Keindahan Air Terjun Grojogan Sewu

Keluarga Biru         15 comments


Awal bulan Agustus yang lalu Keluarga Biru melakukan travelling ke tiga kota yaitu Yogyakarta, Solo dan Semarang. Ini adalah travelling pertama kami ke Jawa Tengah sejak Aim hadir di tengah-tengah kami sekaligus travelling paling lama karena memakan waktu seminggu. Nah di tulisan kali ini saya mau berbagi cerita travelling kami di Solo, yaitu ketika mengunjungi Air Terjun Grojogan Sewu.

Grojogan Sewu merupakan salah satu air terjun yang berada di Jawa Tengah. Terletak di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Air terjun Grojogan Sewu terletak di lereng Gunung Lawu. Grojogan Sewu terletak sekitar 27 km di sebelah timur Kota Karanganyar. Air terjun ini merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu.


Tiket masuk ke Grojogan Sewu bagi wisatawan domestik sebesar Rp.12.500 sedangkan untuk wisatawan mancanegara lebih mahal yaitu Rp.110.000. Untuk menuju ke air terjun yang tingginya 81 meter ini kita harus melalui jalan yang menurun, bagi yang tak mau capek menuruni anak tangga bisa menyewa kuda. Aim antusias sekali meniti anak tangga yang terbuat dari batu alam tersebut. Beberapa kali saya menawarinya untuk digendong namun dia tetap ingin berjalan. Jika kecapekan bisa beristirahat di shelter yang ada di beberapa titik.




Air Terjun Grojogan Sewu terletak di Taman Wisata Alam Grojogan Sewu. Beberapa fasilitas dibangun di taman wisata ini antara lain Mini Water Boom, Kolam Renang Dewasa, Kolam Ikan, Warung Makan dan Musholla. Di taman wisata ini hidup aneka flora dan fauna seperti pinus, damar, bendo, kaliandra, puspa, suryan, kera ekor panjang, tupai dan berbagai jenis burung.




Senang rasanya setelah melewati anak tangga yang seperti tiada habisnya itu kami akhirnya bisa melihat air terjun Grojogan Sewu. Ketika semakin dekat dengan air terjun, saya sedikit terkejut ketika mendadak muncul beberapa monyet di hadapan kami. Rasa khawatir menggelayut di hati karena takut kera-kera liar itu akan mengganggu kami.


Antara lucu, gemas dan sedikit parno melihat tingkah laku para monyet berekor panjang itu, ada yang bergelayutan di dahan pohon, duduk-duduk di anak tangga, bermain-main dengan anaknya hingga kejar-kejaran berebut makanan yang dilemparkan beberapa pengunjung. Mungkin monyet-monyet itu kurang mendapatkan asupan makanan sehingga ketika melihat para pengunjung yang membawa makanan maka mereka tergoda untuk merebutnya.



Cukup lama kami menghabiskan waktu di air terjun, mulai dari foto bergantian hingga bermain air. Air yang mengalir dari Grojogan Sewu terlihat begitu jernih dan segar, andai saja membawa baju ganti saya pasti mengajak Aim berendam agar lebih puas bermain airnya.




Puas menikmati pemandangan di air terjun, kami naik kembali. Karena perut sudah keroncongan kami pun mampir di salah satu warung makan yang ada di bagian tengah taman wisata. Kami memilih makan di penjual sate kelinci, makanan yang satu ini memang lazim kita temui di dataran tinggi yang udaranya dingin. Harga sate kelincinya tidak mahal kok, bayar Rp.14.000 sudah dapat sepuluh tusuk dan lontong.




Mas-mas penjual sate cukup piawai dalam membakar daging kelinci, teksturnya lembut dan matangnya pas. Tapi untuk bumbunya masih kurang nendang di lidah saya walaupun begitu kami sangat menikmati wisata kuliner di Taman Wisata Alam Grojogan Sewu ini.



Untuk keluar dari area taman wisata kami harus melaui kembali anak tangga, kali ini perjuangannya lebih berat karena kami harus menaikinya. Ketika sampai di ujung tangga kami diberi award berupa ucapan selamat di pintu keluar: “Selamat Anda telah turun dan naik 1.250 anak tangga. Semoga tambah sehat dan sukses!”



Tapi perjuangan belum berakhir. Karena bukan musim liburan maka tidak ada bus mini yang mangkal. Mau tidak mau kami harus berjalan lagi ke ujung gang tempat kami datang tadi. Cukup melelahkan berjalan di bawah terik matahari sambil menggendong Aim yang tertidur. Belum lagi kami masih harus menunggu lama angkutannya. Andaikan saja kami memiliki sebuah mobil keluarga idaman seperti Avanza atau Veloz pasti travelling kami ke Taman Wisata Grojogan Sewu ini jauh lebih nyaman dan menyenangkan.

Toyota Indonesia selama ini memang dikenal sebagai produsen mobil keluarga Indonesia. Dan kini mereka menghadirkan keluarga baru yaitu Grand New Avanza dan Grand New Veloz. Yuk kita eksplorasi apa saja sih kelebihan dari Grand New Veloz ini.



Kita mulai dari tampilan eksteriornya. Saat melihat pertama kali kesan yang saya tangkap dari Veloz ini adalah stylish, sporty dan tangguh. Veloz cocok untuk berbagai keperluan keluarga, desainnya yang stylish membuat kita percaya diri mengendarinya. Kesan sporty juga sesuai saat kita sedang jalan-jalan santai dan ketangguhannya akan membuat kita merasa aman dan nyaman di saat travelling. Veloz memang mobil untuk keluarga stylish, seperti Keluarga Biru hehehe #NggakBolehProtes


Interior Grand New Veloz lebih kece lagi. Ini terlihat dari desain, warna dan bahan interiornya. Terlihat dari dashboardnya yang berwarna hitam sporty, dilengkapi fitur yang menunjang kenyamanan dalam mengendarainya. Stirnya dibalut kulit berkualitas, desainnya ergonomis memudahkan kita mengontrol kendaraan. Lalu pada panel speedometer terlihat eco lamp indicator agar lebih efisien dan maksimal mengendarainya. Ditambah lagi dengan warna biru-putih pada lampu indikator yang nyaman di mata sehingga visibilitas informasi berkendara tetap optimal.


Mengendarai mobil tanpa hiburan akan membosankan bahkan bisa bikin ngantuk, untungnya fitur entertainment Veloz ini lengkap Kita bisa memutar musik atau video artis kesayangan pada DVD dan CD playernya. Bisa juga menggunakan media lainnya seperti USB atau ipod. Untuk mengupdate informasi terkini kita bisa menggunakan fitur radionya. Semuanya makin sip dengan layar menu touchscreen 6,1”.
Bagi keluarga besar jangan khawatir akan duduk berdesak-desakan karena kabin Grand New Veloz ini luas lho. Kursinya didesain lebih nyaman dan relaksasi saat perjalanan jauh. Jadi nggak ada lagi deh ceritanya badan pegel-pegel atau kaki kesemutan sehabis travelling.
Untuk melakukan travelling jarak jauh tentu kita membutuhkan kendaraan yang mempunyai performance yang tangguh. Nah Grand New Veloz adalah jawabannya karena telah menggunakan mesin baru Dual VVT-I yang irit bahan bakar dan sudah terbukti ketangguhannya. Dual VVT-I mempunyai camshaft intake dan exhaust yang akan membuat pengisian ruang bakar menjadi lebih maksimal sehingga mesin lebih bertenaga.


Semua kelebihan di atas tidak ada artinya jika tanpa fitur yang menjaga keselamatan saat berkendara. Toyota tentu sangat paham betul hal itu, oleh karenanya Veloz dilengkapi fitur safety yang lengkap. Veloz memiliki sabuk pengaman dengan Pretensioner dan Force Limiter yang mencegah cidera fatal saat terjadi benturan keras. Lalu ada juga warning pemasangan seatbelt sebelum berkendara. Body-nya dilengkapi dengan Side Impact Beam yang melindungi penumpang dan pengemudi dari benturan samping. Tak ketinggalan fitur Isofix, fitur keselamatan standart internasional untuk pemasangan child seat.
Bagaimana? Dengan semua keunggulan Veloz yang sudah kita kupas habis di atas, Anda pasti setuju bukan jika Grand New Veloz ini disebut sebagai mobil  dengan exterior dan interior stylish dan trendy lifestyle? Semoga saja Keluarga Biru diberikan kelancaran rezeki sehingga bisa memiliki Veloz yang desainnya stylish dan kekinian banget ini dan menunjang hobby travelling kami, aamiin.




Avanza Veloz Blog Competition 2015


Published by Keluarga Biru

Keluarga Biru adalah blog milik Ihwan Hariyanto dan Ivonie Zahra. Mereka menulis tentang parenting, traveling dan kuliner yang mereka lakukan bersama dua buah hati mereka Aiman dan Aira.
Follow us Google+.

15 comments:

  1. Waaah kereeen Aim udah ke grojogan sewu... Dulu aku ke sana waktu acara rekreasi SMP, udah lama bangeeeet.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan nggak mau kalah sama Mbak Lala yang udah ke Bromo :P
      Wiih tahun berapa itu Dee?

      Delete
    2. Sekitar tahun 1996 kalo gak salah, Wan.. :D

      Delete
  2. Debit air terjunnya gak begitu deras ya Wan. Apa karena kemarau?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Ya. Kalau musim hujan debit airnya banyak dan sampai banjir. Di dekat air terjun ada papan peringatannya.

      Delete
    2. Wah ngeri juga yah kalo sampe banjir :O

      Delete
  3. Tempat wisatanya cocok untuk dijadikan tempat berlibur dan melihat pemandangan yang hijau plus segar. Apalagi adanya air terjun yang bisa membuat suasana menjadi semakin tenang lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener sekali Mas, kalau lagi liburan main-main aja ke sana.

      Delete
  4. Replies
    1. Makasih Tante Selfiee eh Tante Ima :D

      *kabuur

      Delete
  5. Bagus bangetttt. Aku belum pernah ke sini.

    ReplyDelete
  6. grojogan sewu? orang karanganyar juga pak?..
    salam kenal dari karanganyar..

    ReplyDelete
  7. Sering denger sih, tapi belum pernah kesana. Kayanya lebih bagus kalo datengnya pagi ya, air terjunnya kayanya bakal keliatan lebih seger :D

    ReplyDelete

Jika menurut Anda artikel ini berguna mohon dukungannya dengan memberikan donasi via PayPal untuk maintenance blog Keluarga Biru. Terimakasih ^_^

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

Contact

Powered by Blogger.