Keluarga Biru

Featured Post

Berumur Panjang Demi Keluarga Tercinta - My Healthiness My Precious Moment

Di keluarga besar saya, umur para pria mayoritas lebih pendek bila dibandingkan dengan umur para wanita. Sejak lahir saya tidak...

Laman

Lagi BaPer? Ke MarMan King's Rachman Aja!

Keluarga Biru         18 comments





Keluarga Biru memiliki beberapa kue favorit, salah satunya adalah Martabak Manis atau dikenal juga dengan nama Terang Bulan. Saya biasanya membeli martabak manis jika sedang lembur hingga jam 10 malam. Aim sukaa bangett deh makan kue yang rasanya manis dan mengenyangkan ini. Ada banyak sekali penjual martabak di Malang dengan kualitas dan rasa yang berbeda-beda. Biasanya para penjual martabak manis ini juga menjual martabak asin, tempat berjualannya di pinggiran jalan dengan menggunakan gerobak. Suhu kota Malang yang dingin membuat kehadiran martabak manis laris-manis.

Namun tahukan Anda, dari mana sebenarnya martabak manis ini berasal? Bandung, sering disebut-sebut sebagai kota asal kue martabak manis. Memang sih, mayoritas penjual martabak manis yang saya temui mengaku dari Bandung atau mendapat ilmu membuat martabak manis dari Bandung. Padahal sebenarnya martabak manis ini berasal dari Sungailiat, Bangka.
Pada akhir abad 19, banyak pendatang dari Tionghoa yang merantau di Pulau Bangka, Belitung dan Singkep. Karena desakan ekonomi, mereka yang sudah tidak kuat lagi bekerja di pertambangan timah mencoba bertahan hidup dengan berbagai cara. Ada yang mengumpulkan sisa-sisa nasi untuk difermentasikan menjadi arak, ada yang bercocok tanam dan sisanya bergelut di usaha kuliner. Nah, salah satu pendatang Tionghoa tersebut berinovasi dengan membuat kue dari bahan adonan tepung terigu dan telur yang kemudian dipanggang dalam kete atau loyang besi berbentuk bundar. Setelah mengembang, kue itu lalu ditaburi wijen sangrai dan gula pasir. Ternyata kue lezat itu diminati banyak orang. Dari situlah, kemudian orang-orang menamakan kue tersebut Hok Lo Pan. Hok Lo artinya orang Tionghoa, sedangkan Pan artinya ketel atau Loyang tempat memanggang. Karena rasanya yang lezat, Hok Lo Pan dengan cepat menyebar hingga ke Pangkalpinang, ibukota Pulau Bangka. Popularitasnya semakin meluas hingga ke seluruh wilayah di Indonesia seperti sekarang ini. (referensi: www.yukmakan.com)

Minggu yang lalu, Keluarga Biru bersama dengan Keluarga AE dari Kepanjen jalan-jalan keliling kota Malang. Kami cukup sering jalan bareng, kalau nggak keliling Malang ya Kepanjen. Biasanya kami mengunjungi objek wisata keluarga dan yang tidak pernah kami lewatkan adalah mencoba kuliner yang lagi ngehiits. Nah waktu itu ketika melintas di Jl.Bendungan Sutami kami melihat sebuah kedai penjual martabak manis yang eye catching, gerobaknya berwarna kuning menyala bertuliskan MarMan King’s Rachman. 

 
Kedai MarMan King’s Rachman ini milik sepasang suami istri bernama Yoga dan Dian. Mas Yoga berasal dari Cirebon sedangkan Mbak Dian asli Kera Ngalam. Nama MarMan merupakan singkatan dari Martabak Manis, sedangkan Kings adalah nick name Mas Yoga di akun sosmed-nya dan Rachman diambil dari Surat Ar-Rahman. Keahlian membuat kue terang bulan didapatkan oleh Mas Yoga dari pamannya yang lebih dulu membuka usaha sejenis di Cirebon.

Lalu apa sih yang istimewa dari MarMan King’s Rachman ini yang membuatnya berbeda dengan kue terang bulan lainnya di Malang?

Mas Yoga secara langsung menjelaskan kepada kami bahwa MarMan King’s Rachman adalah pembuat pertama martabak manis Blackjack di Malang. Mendengar namanya saya langsung jadi penasaran. Blackjack adalah martabak manis yang menggunakan dark chocolate di adonannya. Kami pun sepakat untuk memesan Black Jack tersebut.
Inovasi dan kreatifitas lah yang menjadikan MarMan King’s Rachman berbeda dan banyak diminati oleh pencinta kuliner di Malang. Awalnya mereka hanya membuka delivery order, karena banyaknya peminat akhirnya Mas Yoga dan Mbak Dian memberanikan diri membuka lapak di Jl. Bendungan Sutami 18/57. Dalam sehari omset yang didapat mulai dari Rp.700.000-Rp.1.000.000, sehari bisa habis 18 loyang. 




Selain Blackjack, masih banyak varian martabak manis yang dijamin bakalan membuat lidah kita bergoyang. Untuk yang Original kita bisa memilih berbagai macam topping seperti keju, coklat, strawberry, blueberry, durian, milo, oreo dan masih banyak lagi lainnya. Kita juga bisa request dalam satu loyang diberikan berbagai macam topping di atas, namanya Marman Pizza Topping Reguler atau Premium. Trus masih ada  menu special lainnya seperti Marman Brownies/Pandan, Red Velvet dan Pizza Blackjack. Nggak berlebihan rasanya jika MarMan King’s Rachman ini disebut sebagai martabak manis premium.

Tak perlu menungga lama bagi kami untuk bisa menikmati MarMan King’s Rachman. Ini dia pesanan kami, selain Blackjack kami juga order Pizza Topping Reguler. Toppingnya terdiri dari durian, blueberry, oreo, keju, coklat meses, kacang, pasta coklat dan milo. Slurrp, tampilannya begitu menggoda iman bingiiiit neh.







Daging MarMan King’s Rachman ini terasa lembut saat saya menggigitnya, lumer gitu di dalam mulut saya. Trus dark chocolate-nya juga terasa di lidah. Jangan khawatir, nggak pahit kok. Taburan kejunya begitu berlimpah, membuat cheese lover akan merasa dimanjakan sekali saat memakan MarMan Blackjack ini.







Saatnya mencoba yang kedua yakni Pizza Topping Reguler. Jujur ya, baru pertama kali ini saya tahu kalau terang bulan bisa dimodifikasi toppingnya sehingga tampilannya jadi seperti pizza. Bener-bener kreatif deh. Ini cocok kalau kita pengin ngerasain beraneka rasa topping tapi duit lagi ngepas he he he. Daging Pizza Topping Reguler juga lembut namun rasanya tidak terlalu manis. Mbak Dian menjelaskan jika daging MarMan King’s Rachman memang sengaja dibuat tidak terlalu manis agar tidak eneg mengingat mereka mainnya di topping yang banyak dan susu yang manis.




So buat Anda warga Malang dan sekitarnya jika lagi baper (bawaan laper) atau pengin ngemil datang aja ke kedai MarMan King’s Rachman. Lokasinya gampang banget dicari, jika dari Perempatan ITN jalan saja terus ke selatan sampai melewati pemakaman umum. Sesampainya di jalan menurun tinggal cari gerobak kuning di kiri jalan yang berada di seberang Indomaret Bendungan Sutami.

 

MarMan King’s Rachman buka dari Senin-Sabtu mulai dari jam 4 sore sampai 10 malam. Soal harga jangan kuatir, untuk martabak manis dengan diameter 26 cm, harganya mulai dari Rp.25.000. Jika lagi males keluar bisa DO dan tanpa minimal order. Untuk ongkir Malang Kota dikenakan ongkir Rp.8.000, jika sedang tidak repot Mas Yoga bersedia mengantarkan sendiri dengan ongkir hanya Rp.5.000. Yang di Malang Kabupaten bisa juga DO, ongkirnya antara Rp.13.000-20.000. Yuk cobain MarMan King’s Rachman, dijamin deh Anda bakalan ketagihan.

MarMan King’s Rachman
Jl. Bendungan Sutami
Wasap: 08315871111
BB: 76BD5688
Fan Pages: MarMan King’s Rachman


Published by Keluarga Biru

Keluarga Biru adalah blog milik Ihwan Hariyanto dan Ivonie Zahra. Mereka menulis tentang parenting, traveling dan kuliner yang mereka lakukan bersama dua buah hati mereka Aiman dan Aira.
Follow us Google+.

18 comments:

  1. duuh enak yah pengen bikin sendiri aja ah. Cuma tiru yg blackjak. Kayaknya enak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ntar kalo udah jadi kirimin ke rumah ya Mbak :D

      Delete
  2. Aku nggak baper, tapi lapeeeerrr.....
    Di Batam udah lama ada, Wan... kalo martbak yg adonannya coklat itu di sini namanya martabak brownies. Enak! Trus kalo yang pake topping macem2 juga ada. Tapi kalo yang toppingnya macem-macem aku belum nyoba sih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo cobain Dee, ntar tulis reviewnya ya. Marman ini lumayan buat ganjel perut yang lagi baper :D

      Delete
  3. Bintang paling suka terang bulan...

    ReplyDelete
  4. Aaak... Martabak pizzanya bikin laper tengah malaam.. Di surabaya adq gak yaaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau nggak ada, main-main lah ke Malang.

      Delete
  5. huaah bikin ngiler aja martabak sama Pizzanya :G

    ReplyDelete
  6. ya ampuun terang bulan sekarang makin bervariasi yaa nggak mau kalah saing, makin kekinian hihi sampai ada yang item gitu, penasaraaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Dewi, zaman sekarang kudu kreatif biar kekinian :D

      Delete
  7. Sayang banget aku gak lagi di Malang,,, menunya mantap deh...

    ReplyDelete
  8. Duh kepikiran banget nyobain buka usaha ini.

    ReplyDelete
  9. "Rekomendasi wisata kuliner yang unik di kota Batu Malang :
    • Sate Kelinci
    • Jagung & Pisang Bakar
    • Aneka sambal & masakan tradisional khas Jawa lainnya.
    Rasanya extra kuat, tapi harganya relatif murah.
    Suasananya santai & romantis, cocok untuk nongkrong atau sekedar refreshing bersama keluarga. Berlokasi tepat diantara Jatim Park & Museum Angkut.

    Warung Khas Batu
    Jalan Sultan Agung 29, Batu, Jawa Timur 65314 (Jatim Park 1 - Museum Angkut)
    Tel / Fax : +62 341 592955
    HP/SMS/Whatsapp: +6285707585899
    BBM : 7D8DEB8C
    www.TheBatuVillas.com/WarungKhasBatu
    www.Facebook.com/WarungKhasBatu

    NB : blogger / pengulas / reviewer / tour guide kami undang test food GRATIS !
    "

    ReplyDelete

Jika menurut Anda artikel ini berguna mohon dukungannya dengan memberikan donasi via PayPal untuk maintenance blog Keluarga Biru. Terimakasih ^_^

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

Contact

Powered by Blogger.