Keluarga Biru

Featured Post

Cerita Liburan Akhir Tahun Keluarga Biru ke Yogyakarta

Laman

Tips Mengatasi Anyang-Anyangan Saat Bepergian

Ivonie Zahra         9 comments


Merencanakan sebuah liburan merupakan salah satu agenda yang saya dan keluarga lakukan. Liburannya pun tidak harus bepergian jauh atau yang membutuhkan budget banyak. Terkadang malah liburan ke tempat wisata yang murah meriah namun yang terpenting anak-anak senang.

Lebaran tahun ini jatah libur suami lumayan banyak, namun kami sekeluarga justru tak ada agenda untuk berlibur. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya kalau jatah libur banyak, biasanya saya yang semangat membuat agenda bersilahturahmi sekaligus berlibur. Seperti silahturahmi ke rumah adik angkat saya di Bangkalan, Madura. Kalau dulu bepergian liburan hanya bertiga saja, tetapi sekarang sudah ada adik Aira sehingga butuh persiapan matang.

Merencanakan Liburan Ke  Surabaya


Berhubung waktu libur lebaran tidak kemana-mana, saya pun mengusulkan pada suami sebelum Mas Aiman masuk sekolah untuk mengajaknya berlibur. Tidak perlu jauh-jauh, liburan ke kota tetangga pun sudah cukup seperti ke Surabaya. Kebetulan sekali, pas saya ada rencana itu, saya dan suami pun mendapat undangan dalam sebuah acara di Surabaya.

Saya pun segera mempersiapkan semuanya, mulai dari hunting hotel yang cocok buat liburan bersama anak-anak hingga memesan tiket kereta api. Bepergian bareng anak-anak pastinya barang bawaan mereka yang banyak, selain baju tentu saja saya menyiapkan kebutuhan lainnya seperti obat-obatan untuk menjaga kesehatan selama liburan.


Hari yang dinantipun tiba, semua berjalan lancar meski sampai stasiun agak mepet karena kereta sudah tiba. Sayangnya sewaktu membeli tiket kereta saat berangkat tidak kebagian tempat duduk, namun bersyukur saya dan keluarga masih mendapat tempat duduk di gerbong retorasi sehingga anak-anak gak sampai capek berdiri.

Mengalami Anyang-Anyangan Saat Bepergian

Karena berada di gerbong retorasi, saya pun tidak bisa leluasa bila hendak buang air kecil karena harus mondar-mandir ke gerbong lain. Maka dari itu saya memilih menahan buang air kecil, apalagi tahu sendirikan kalau memakai toilet di kereta yang pasti banyak penggunanya. Saya juga kurang nyaman memakainya.

Begitupun saat sampai di Surabaya dan mengikuti acara, saya masih enggan buang air kecil dan lebih suka menahannya. Selain takut ketinggalan materi yang bagus, jadi gak enak kalau harus bolak-balik berdiri dan menuju toilet yang lagi-lagi merupakan toilet umum. Akibatnya saat saya sampai di hotel tempat menginap, saya merasakan sakit buang air kecil. Tidak cuma sakit, tetapi agak terasa panas. Salah saya sih, suka menunda dan menahan buang air kecil.

Hal itu menjadi penyebab saya menderita Anyang-Anyangan atau Infeksi Saluran Kemih. Tentunya tidak nyaman kalau lagi liburan malah terserang Anyang-Anyangan. Selain itu, saya juga jarang minum air putih selama perjalanan dan acara sehingga jadi memperparah Anyang-Anyangan.  Penyakit Anyang-Anyangan bisa menyerang siapa saja sehingga tak semestinya menyepelekan hal tersebut. Selain menahan atau menunda buang air kecil, penyebab lain dari Anyang-Anyangan adalah bakteri E.Coli.

Tips Mengatasi Anyang-Anyangan

Belajar dari pengalaman liburan yang terserang anyang-anyangan, saya ingin berbagi sedikit tips agar bisa mengatasi anyang-anyangan saat bepergian.
1.       Jangan menunggu kandung kemih penuh baru buang air kecil. Sebaiknya bila sudah merasa tidak nyaman segera lah buang air kecil supaya tidak merasa sakit.
2.       Minumlah air putih yang cukup, agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.  Selain itu minum air putih yang cukup sangat berguna bagi kesehatan tubuh.
3.       Usai buang air kecil atau besar dengan cara yang benar. Sebaiknya memebasuh kemaluan dari depan ke belakang, supaya bakteri atau kuman tidak menempel dan menganggu saluran kemih.
4.       Hindari menggunakan alat kontrasepsi jenis yang bisa menyebabkan anyang-anyangan.
5.       Hindari makanan atau minuman yang memicu anyang-anyangan terutama yang mengandung alcohol atau kafein seperti kopi dll.
6.       Selalu sedia obat-obatan yang bisa mengatasi anyang-anyangan, terutama yang mengandung cranberry seperti Prive Uri-cran.

Mengenal Produk Prive Uricran

Di Indonesia masih jarang ditemukan buah Cranberry, sehingga perlu adanya produk yang mengandung ekstrak cranberry seperti Prive  Uricran. PriveUricran merupakan produk yang mengndung ekstrak cranberry yang bisa mengatasi anyang-anyangan. Sementara Cranberry merupakan salah satu jenis berry yang termasuk dalam tanaman semak atau liar. Bentuknya kecil, hampir sama dengan tanaman buah blueberry, hanya saja yang membedakan warnanya cranberry adalah merah.

Produk Prive Uricran terdiri dari dua macam, yaitu bentuk kapsul dan serbuk.  Keduanya memiliki jumlah kandungan yang berbeda.
Prive Uricran Kapsul :
-          Kompisisi : 250 mg ekstrak Cranberry
-          Dosis : 1-2 kapsul/hari.
-          Isi : 30 kapsul / box
Prive Uricran Plus Powder Sachet :
-          Komposisi : 375 mg ekstrak Cranberry, 60 mg Vitamin C, 0,1 mg Lactobacillus achidopillus, 0,1 mg Bifidobacterium bifidum.
-          Dosisi : 1-2 sachet/ hari
-          Isi : 15 sachet /box.
Dimana mendapatkan produk Prive Uricran? Tenang saja, mudah kok karena tersedia di apotik Kimia Farma, Guardian, Watsons maupun apotik terdekat. Kalau sudah tahu ada produk Uricran yang bisa mengatasi anyang-anyangan, bila bepergian gak lupa masuk daftar obat-obatan yang mesti tersedia di tas.


Anyang-anyangan saat bepergian gak perlu bingung maupun panik. Karena saya dan keluarga sudah menemukan solusi untuk mengatasinya. Lupakan deh cara lama mengikat jempol kaki kalau terserang anyang-anyangan, itu mah mitos saja. Saya pun gak ribet mesti membuat jus cranberry karena sudah ada yang siap minum dan menikmati manfaatnya. 
Published by Ivonie Zahra

Keluarga Biru adalah blog milik Ihwan Hariyanto dan Ivonie Zahra. Mereka menulis tentang parenting, traveling dan kuliner yang mereka lakukan bersama dua buah hati mereka Aiman dan Aira.
Follow us Google+.

9 comments:

  1. Kalau aku mau kebelet pipis... Dulu nahan genggem batu, karet gelang dikencengi..

    Trus kaki merapat.. haaa.. tp kan ga mungkin aku minum ini hihi

    Aku butuh diayang :((

    ReplyDelete
  2. Aku yo anyang2en g tahan klo cuaca dingin. Makane males ikut acara yg harus ngebis lama tanpa opsi ke kamar kecil

    ReplyDelete
  3. Dulu mengalami anyang2an saat hamil besar. Dokter bilang itu normal karena pengaruh beban janin ke kandung. Dan beneran pas lahiran udah ga anyang2an lagi.

    Buat yang mengalami derita anyang2an, Uri Cran ini membantu banget tentunya ya. Semoga selalu sehat :)

    ReplyDelete
  4. Uri cran sahabat setia banget deh sekarang
    Jadi gak temenan lagi sama.anyang2an sejak kenal Uri cran

    ReplyDelete
  5. Anyang anyang an di rumah aja nggak enak. Apalagi pas bepergian, aduh nyiksa banget. Perlu sedia uricran juga nih.

    ReplyDelete
  6. Aku ready stock Uricran di rumah
    Kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
  7. aku paling suka kalau obat tapi nggak pahit, ada rasanya gitu

    ReplyDelete
  8. Apalagi uricran rasanya enak ya mbak. Serasa minum jus. Sy sih mending sedia uricran drpada terkena ISK seperti beberapa tahun lalu

    ReplyDelete
  9. Iya kalau bepergian kan kalau toilet umumnya gak bersih suka nahan pipis jg, uricran ini ngebantu banget ya buat aga2 pas anyang2an :D

    ReplyDelete

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

IBX585B563EDC6FB

Contact

Powered by Blogger.