Keluarga Biru

Featured Post

Berumur Panjang Demi Keluarga Tercinta - My Healthiness My Precious Moment

Di keluarga besar saya, umur para pria mayoritas lebih pendek bila dibandingkan dengan umur para wanita. Sejak lahir saya tidak...

Laman

Hari Bawa Bekal Nasional

Keluarga Biru         13 comments


Tupperware Xtreme Mealbox
Bekal Papa Ihwan

Siapa di antara teman-teman yang membawa bekal ketika bekerja atau kuliah?
Kalau iya, yuk toss sama saya.
Sejak awal mula bekerja saya sudah membawa bekal dari rumah. Ya nggak setiap hari sih, kalau pas lagi bosan diselingi dengan makan di kantin kantor.
Saat masih bujang dulu saya membawa bekal makanan yang dimasakkan oleh ibu atau bulek saya. Kalau sekarang tentu saja yang memasakkan adalah istri tercinta.
Membawa bekal itu banyak sekali manfaatnya lho. Yuk kita simak satu per satu.

  1. Dompet Tidak Cepat Menipis

Membawa bekal sudah pasti lebih hemat. Sebagai contoh, di kantin sekitar kantor saya harga makanan berkisar antara Rp.7.000 sampai Rp.10.000. Belum lagi minumannya, paling murah es jeruk atau es teh Rp.5000. Katakanlah kita makan yang paling murah Rp.7000 ditambah minumannya Rp.5.000, maka sehari menghabiskan uang sebesar Rp.12.000. Berapa jika sebulan? Padahal uang Rp.12.000 itu jika dibelanjakan di pasar atau tukang sayur sudah dapat lauk dan sayuran yang bisa dimasak untuk makan tiga kali sehari.
Kebetulan saya bekerja di sebuah PTN sehingga harga makanannya menyesuaikan dengan ukuran kantong para mahasiswa. Bagaimana dengan yang bekerja di swasta? Harga makanan di kantinnya pasti lebih mahal.

  1. Makanan Terjamin Kebersihan dan Nutrisinya

Bekal yang kita masak sendiri atau dimasakkan orang rumah sudah pasti terjamin kebersihannya. Mengapa begitu? Sudah pasti saat belanja kita memilih bahan makanan yang masih dalam kondisi bagus dan segar kan.
Selain itu karena kita sendiri yang memasak maka kita pasti mengolahnya dengan cara yang benar dan tepat sehingga nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap terjaga.
Coba kalau kita makan di kantin atau warung pinggir jalan yang kurang terjaga kebersihannya atau siapa yang tahu jika makanan atau lauk yang kita beli ternyata sisa kemarin yang tidak habis terjual. Errr sedap-sedap ngeri ya wekekekeke.

  1. Makan Tepat Waktu

Pengalaman saya jika tidak membawa bekal seringkali saya bingung mau makan apa dan dimana. Belum lagi harus mengantri dengan pembeli yang lain, terutama mahasiswa yang berjubel itu. Hadeuh bisa resek karena menunggu lama dalam keadaan perut keroncongan. Sialnya lagi kalau makanan di kantin udah pada habis, terpaksa deh beli mie cup atau beli makanan di luar kampus. Dan itu semua makin membuat jadwal makan jadi molor dan buat saya pribadi bisa bikin maag kambuh.
Kalau bawa bekal? Enaak, tinggal pergi ke ruang makan dan langsung menyantap bekal yang dimasakkan oleh istri tercinta.

Kita patut bangga membawa bekal karena pemerintah dalam hal ini Kementrian Kesehatan RI bekerja sama dengan BPOM dan PT Tupperware Indonesia sejak tahun 2013 telah mencanangkan tanggal 12 April sebagai Hari Bawa Bekal Nasional lho. Hal ini didasari keprihatinan atas jajanan anak Indonesia yang kurang sehat serta kurangnya keakraban dalam keluarga di kota besar.

Tips Bekal Asyik ala Keluarga Biru: 

  1. Agar tidak membosankan maka menu bekal harus dibuat variatif setiap harinya. Jangan ragu atau takut untuk mencoba resep baru.
  2. Supaya bekal lebih membangkitkan selera makan sajikan dengan tampilan yang menarik, misalnya dibikin bento.
  3. Gunakan wadah bekal yang aman. Percuma kita memasak makanan yang sehat namun wadah bekalnya tidak aman serta tidak memenuhi standar foodgrade.

Dulu Papa Ihwan membawa bekal makanan dengan wadah plastik biasa dan tidak mempedulikan apakah wadh plastic tersebut ama bagi tubuh. Namun sejak menikah, Mama Ivon mengganti wadah bekal dengan wadah plastik produksi Tupperware.

Mengapa kami memilih Tupperware?

Produk Tupperware terbuat dari bahan plastik berkualitas terbaik, tidak me-ngandung zat kimia beracun dan sudah memenuhi standard dari beberapa badan dunia seperti FDA (Food and Drug Administration) Amerika, European Food Safety Authority (Eropa), Japan Food Safety Commision (Jepang), sehingga aman digunakan berkali-kali untuk  makanan dan minuman (Food Grade).
Yang kedua, desain produk Tupperware elegan dan berkesan mewah. Membawa bekal jadi tidak minder lagi kalau pakai wadah Tupperware, apalagi Tupperware mengerti kebutuhan tiap konsumen itu berbeda. Sebagai contoh, untuk pria seperti saya Tupperware mempunyai produk Xtreme Mealbox

Tupperware Indonesia

Kelebihan Xtreme Mealbox ini mempunyai warna dan desain yang maskulin sehingga sangat cocok untuk para pria. Buat saya pribadi warnanya fave banget, biru!
Lalu bisa untuk menghangatkan makanan di microwave (maksimal 3 menit). Penutupnya rapat sehingga terhindar dari resiko makanan tumpah terutama yang berkuah. Dan yang terakhir trus Xtreme Meal dilengkapi dengan tas juga sehingga praktis dibawa buat ngantor atau ngampus. Jangan lupa beli pasangannya yaitu Xtreme Bottle sehingga minuman kita pun tetap terjaga kehigienisannya.

Tupperware Xtreme Mealbox

Tupperware Xtreme Bottle

Yang juga tidak kalah penting, produk Tuppeware  ramah lingkungan karena produk Tupperware yang rusak bisa di daur ulang menjadi produk lain seperti bangku plastik, pot tanaman, tempat sampah, dll.

Dengan semua kelebihan-kelebihan di atas maka tak perlu ragu lagi menggunakan produk-produk dari Tupperware. Jangan tergoda dengan produk-produk di pasaran yang meniru desain Tupperware dengan harga yang lebih murah karena kualitasnya jelas sangat berbeda.

So, apa menu bekal Anda hari ini?



Referensi:
http://www.tupperware.co.id/Pages/Articlestatic/050209/0008/keunggulan-tupperware.aspx
http://tupperwareindonesiapromo.com/product/xtreme-mealbox
http://ayobawabekal.com/

Published by Keluarga Biru

Keluarga Biru adalah blog milik Ihwan Hariyanto dan Ivonie Zahra. Mereka menulis tentang parenting, traveling dan kuliner yang mereka lakukan bersama dua buah hati mereka Aiman dan Aira.
Follow us Google+.

13 comments:

  1. Kalau di sini ngebekel selain murah dan sehat, juga halal. :) ira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya secara Mbak Ira menetap di negara yang mayoritas non muslim ya.

      Delete
  2. Nggak suka membawa bekal. selalu beli diluar. hehehe dulu waktu ngantor dipaksa ibu bawa bekal, soalnya aku punya maag. dan sering makan telat. Padahal lebih asyik bawa bekal, banyak manfaatnya,seperti yang kamu uraikan diatas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau punya maag jangan ambil resio Mbak, buat saya maag itu sakit geje. Nggak dikasih makan sakit, eh udah dikasih makan tetep sakit :D
      Kalau jagoan Mbak mau nggak bawa bekal ke sekolah?

      Delete
  3. Aku rajin bawa bekel soalnya takut telat makan. Pas lagi jalan, ga sempet nyari tempat makan, atau tempat makan belum pada buka, bekel jadi andalan. Pernah waktu ke Derawan, pesawat pagi, aku bawa makan dari rumah. Naik pesawat yang ga ada jatah makannya, kebetulan banget ada bekel, bisa makan dan sarapan tepat waktu. Waktu mau nyebrang ke Kep.Seribu juga gitu. Bawa bekel sendiri, ga ngandalin jajan. Intinya ya biar bisa makan tepat waktu. Soalnya aku penderita maag :D

    Btw, dulu-dulu sih aku selalu pake tuperware, belakangan pake Lock&Lock. Menyesuaikan kebutuhan anakku. Soalnya tupperware buka tutupnya agak susah. Kalo terlalu kuat dibuka, isinya bisa tumpah (yg buka anak2 lho ya). Kalo L&L buka tutupnya lebih simple. Tinggal ceklek ceklek :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siip, salut ama Mbak Rien nggak gengsi bawa bekal bahkan saat travelling.
      Kalau buat saya sih bawa bekal saat tamasya itu biar hemat sebab harga makanan di tempat-tempat wisata kan biasanya mahal. Tapi jarang juga sih bawa bekal sebab kadang pengin ngerasain kuliner khas di tempat wisata tersebut. Mungkin bawa bekal kalo pas rame-rame, kayak kemarin pas ke Selecta emang ama panitia udah ditarik urunan buat makanan juga.

      Tiap merk punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, tinggal kita menyesuaikan dengan kebutuhan kita ya Mbak.

      Delete
  4. Pengen banget traveling bawa bekal gitu dari rumah, budget sedikit bukan lagi persoalan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Mbak, budget untuk makan bisa dialihkan untuk yang lain misalnya mencoba wahana-wahana yang menantang atau membeli oleh-oleh.

      Delete
  5. Bawa bekal itu penting untuk menjaga kesehatan badan dan dompet mas, kalau jajan diluar kan belum tentu steril dan belum tentu baik untuk kesehatan dompet, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuu sekaliii Mas Daniel. Makasih sudah mampir dan slam kenal :-)

      Delete
  6. Aku jugak sukak bawa bekal. Soalnya kalok sering makan di luar alergi ku sering kumat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ooh punya alergi terhadap makanan apa Mbak?

      Delete
  7. Dulu saya paling males bikin2 bekal. Tapi sejak jadi pencinta tupperware saya jd rajin bikin2 bekal. Soalnya diancam sm suami, katanya kalo koleksi tupperware saya gak pernah dipakai, nanti mau dijual2in 😃

    ReplyDelete

Jika menurut Anda artikel ini berguna mohon dukungannya dengan memberikan donasi via PayPal untuk maintenance blog Keluarga Biru. Terimakasih ^_^

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

Contact

Powered by Blogger.