Showing posts with label Cerita Baby Aira. Show all posts
Showing posts with label Cerita Baby Aira. Show all posts

Thursday, October 4, 2018

Cerita Frenotomi Tongue Tie di RSIA Mardi Waloeja Malang





Cerita Frenotomi Tongue Tie di RSIA Mardi Waloeja Malang


Assalamualaikum sobat KB, apa kabarnya? Lama ya saya, Papa Ihwan tidak menyapa sobat semua di blog kami ini. Mohon maaf karena selama ini saya (sok) sibuk membangun channel Aiman dan Aira sehingga waktu, pikiran dan tenaga banyak tersedot ke sana. Nah kemarin ada komentar masuk di postingan saya tentang Tongue Tie yang menanyakan dimana Aira menjalani operasi Tongue Tie. Dari situlah saya akhirnya tergerak untuk menulis postingan ini. Agak berat juga karena operasinya sudah 2 tahun yang lalu sehingga saya musti menggalih lebih dalam ingatan saya.

Thursday, June 30, 2016

Lactacyd Baby: Sahabat Sejati Bayi Berkulit Sensitif





Lactacyd Baby


“Lho Ma, kulit Aira ini kenapa ya? Kok kayak jerawatan?” Papa Ihwan menunjuk bintil-bintil bernanah seperti jerawat di siku anak kedua kami yang baru lahir awal Juni lalu.
Saya kemudian memeriksa bagian tubuh Baby Aira yang lain, ternyata jerawat itu tidak hanya ada di siku namun ada di ketiak, bahu bahkan di kulit kepalanya malah lebih banyak lagi.
“Kenapa ini Ma? Masa iya Aira baru lahir sudah jerawatan?” canda Papa Ihwan.
“Aku juga nggak tahu, kan dulu Aiman nggak pernah kayak gini.”
“Ya udah nanti ditanyain saat kontrol atau aku tanya Mbak Indri ya.”
“Iya Pa, semoga bukan gejala alergi atau penyakit.”

Tuesday, June 28, 2016

Pengorbanan Demi Anak Kedua





Alhamdulillah di usia pernikahan yang keempat ini, keluarga kecil kami sudah dikaruniai dua buah hati penyejuk hati: Aiman dan Aira. Kami bersyukur karena Allah berkenan memberikan sepasang anak laki-laki dan perempuan seperti keinginan kami. Sudah komplit lah, nggak perlu nambah anak lagi.

Monday, June 27, 2016

Reaksi Aiman Ketika Aira Lahir






Sejak Baby Aira masih di dalam kandungan, kami sudah memberitahukan kepada Aiman jika dia akan memiliki seorang adik. Demikian juga setiap kali kontrol ke dokter kandungan kami juga mengajak Aiman. Alhamdulillah Aiman antusias setiap kali diajak kontrol, manakala dokter melakukan USG dia minta digendong agar bisa ikut melihat juga. Setiap kali hasil USG dicetak, dia langsung memintanya.