Showing posts with label Cerita Mama Ivon. Show all posts
Showing posts with label Cerita Mama Ivon. Show all posts

Friday, March 31, 2017

Kado Spesial Untuk Istri Tersayang




Kado Spesial Untuk Istri Tersayang


Pada tanggal 22 Maret 2017 yang lalu tepat lima tahun usia pernikahan kami. Lima tahun, sebuah nominal angka yang terbilang masih sedikit namun pastinya sudah begitu banyak hal yang terjadi dalam kehidupan pernikahan kami. Tidak hanya cerita bahagia, tak cuma tawa-canda namun cerita sedih hingga yang berujung pada tangis dan air mata terjadi di antara kami. Sebuah hal yang wajar mengingat bahwa pernikahan itu menyatukan dua manusia yang memiliki karakter, pemikiran dan masa lalu yang berbeda.

Monday, December 26, 2016

Pengalaman Terapi Anak di House of Fatima Child Center

Terapi Anak di House of Fatima Child Center


Setiap anak itu terlahir sempurna. Begitulah yang ada dalam pemikiran saya saat anak pertama lahir. Seiring perkembangannya, ada banyak hal yang harus saya pelajari. Meskipun sejak lahir saya sudah banyak membaca buku mengenai ilmu pola asuh dan perkembangan anak. Tetapi saat dihadapkan pada kenyataan, rasanya semua jadi blank. Sehingga untuk membesarkan anak kedua ini, saya belajar dari perkembangan anak pertama.

Friday, November 11, 2016

Arisan Keluarga Besar Suparman





Arisan Keluarga Besar Suparman


Pada hari Sabtu yang lalu Keluarga Biru bertolak ke Sidoarjo untuk menghadiri acara Arisan Keluarga Besar Suparman yang diadakan di rumah salah satu sepupu Mama Ivon, Dek Ninuk. Dek Ninuk ini adalah anak dari bibi Mama Ivon yang tinggal di Blitar yaitu Mak Tati. Arisan Keluarga yang diadakan di rumah Dek Ninuk adalah arisan kedua di Keluarga Besar Suparman. Seperti di cerita sebelumnya, kami sengaja berangkat sehari sebelum hari H agar lebih enak mempersiapkan diri. Maklum kami bawa Duo Ai, jadi sedikit rempong kalau mau bepergian.

Wednesday, January 13, 2016

Duka di Penghujung Tahun #2



Terminal Arjosari (sumber foto: http://mediacenter.malangkota.go.id)

Drama di Terminal Arjosari

Setelah menempuh perjalanan dari rumah ke Terminal Arjosari yang bikin hati kebat-kebit karena takut ketinggalan bus, kami berempat akhirnya sampai di Terminal Arjosari pukul 19.57. Sambil menggendong Aim dan menenteng koper saya berjalan dengan cepat menuju loket bus. Langkah saya terhenti sebelum sampai di loket karena ada kerumunan orang yang tampak sedang berbicara dengan cukup serius. Saya menurunkan Aim dan mencoba menuju loket dengan berjalan di sela-sela kerumunan.

Monday, January 11, 2016

Duka di Penghujung Tahun




Duka di Penghujung Tahun
Foto terakhir bersama Mbah Kinah (paling kiri)


Di penghujung tahun 2015 kemarin Keluarga Biru mendapatkan kabar duka dari Solo. Mbah Kinah, neneknya Mama Ivon yang tinggal di Matesih, Solo harus dirawat di rumah sakit karena terkena penyakit jantung. Yang lebih membuat kami bersedih, tidak ada sanak keluarga yang mendampinginya, bahkan yang melarikannya ke rumah sakit adalah para tetangganya. Mbah Kinah memang selama ini hidup seorang diri, ketiga anaknya tinggal berjauhan. Anak pertama yakni ibu Mama Ivon tinggal di Blitar, anak kedua menetap di Jakarta dan yang terakhir bermukim di Bandung.

Thursday, November 19, 2015

Baby Ai: Bulan Kedua di Rahim Mama

Foto Baby Enju (sementara pinjam dulu sebab foto Baby Ai belum sempat di-scan)


Mulai hari ini saya akan membuat tulisan berseri tentang kehamilan kedua Mama Ivon. Saya dulu sudah melakukannya ketika Mama Ivon mengandung Aiman. Saya menulis berseri di blog lama saya di Multiply, trus setelah MP tutup saya tetap melanjutkannya untuk dibaca sendiri. Dan kemudian saat ulang tahun Aiman yang pertama, saya membukukan tulisan-tulisan saya itu sebagai kado buat Aiman. Adapun judul bukunya adalah Baby Enju: a Little Boy that Changed My Life. Nah tentunya untuk anak kedua kami ini, saya juga akan melakukan hal yang sama. Saya hanya punya sedikit kemampuan menulis yang bisa saya persembahkan untuk buah hati saya.
Kepastian tentang kehamilan Mama Ivon kami dapatkan setelah melakukan test pack untuk yang keduanya kalinya. Setelah yakin jika stripnya ada dua maka kami pun segera merencanakan pemeriksaan ke dokter kandungan. Rumah Sakit Melati Husada menjadi rujukan kami karena saat hamil dan melahirkan Aiman dulu di sana dan kami puas dengan pelayanannya. Selain itu juga di Melati Husada menerima pasien Askes/BPJS, zaman sekarang kita harus cerdas sebagai pasien. Kalau ada fasilitas gratis dari kantor mengapa tidak dimanfaatkan.

Sunday, October 25, 2015

Sunny Toast Made with Love



Alhamdulillah di bulan Oktober ini kami mendapatkan kabar gembira yakni Mama Ivon mengandung calon anak kedua kami. Sehari setelah melihat hasil tes pack, kami pergi ke dokter kandungan di RSIA Melati Husada. Dulu saat hamil Aiman, kami kontrol tiap bulan di rumah sakit ini. Alasan kami memilih Melati Husada karena mereka menerima pasien Askes/BPJS dan lokasinya dekat dari rumah, selain itu juga suasana di dalam rumah sakit begitu hoomey sehingga membuat pasien merasa nyaman menjalanai pemeriksaan dan pengobatan.

Wednesday, August 12, 2015

Hunting Piring dan Mangkok Cantik




Sebuah rumah rasanya tidak lengkap tanpanya ada perabotan rumah. Baik perabot untuk interior rumah maupun perabotan rumah tangga.  Sementara perabot untuk interior sudah disepati bersama dalam keluarga. Lain halnya dengan perabot rumah tangga. Jelas ini bagian perempuan yang mengaturnya.  Apalagi pilihannya beragam. Perabot rumah tangga yang penting salah satunya kebutuhan mengenai piring dan perabot pecah belah lainnya.

Sunday, June 28, 2015

Kue Kering Penghormatan Untuk Tamu

Kue Kering Lebaran


Saat Lebaran ada yang tidak pernah terlewatkan di setiap rumah di Indonesia, yaitu keberadaan kue kering. Nastar, Kastengel, Semprit, Lidah Kucing, Putri Salju adalah beberapa kue kering yang sangat populer. Penyajian kue kering saat lebaran menurut saya bukan hanya sekedar pemanis belaka. Sajian kue kering di meja adalah bentuk penghormatan tuan rumah untuk tamu yang datang. Bukankah di dalam ajaran Islam kita diperintahkan untuk memuliakan para tamu.

Saturday, June 20, 2015

Ikutan Bazar dan Kajian Ustadz Wijayanto


Bazar Milad ke 6 YDSF Malang


Sebagai pemilik usaha kecil berpromosi itu sangat penting, baik itu di dunia nyata maupun maya, Salah satu jalan untuk berpromosi lewat dunia nyata adalah lewat bazar. Kami sudah tiga kali ikutan bazar, baik itu membawa nama Mozaik atau pun Dapur Ivonie. Nah kali ini kami mengikuti bazar yang diadakan oleh Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Malang. Bazar yang kami ikuti ini merupakan acara pendukung peringatan Milad ke 6 YDSF Malang. Adapun acara utamanya adalah Kajian Bersama Ustadz Wijayanto.

Thursday, May 7, 2015

Berburu Tanaman Hias Murah di Batu



Desa Sidomulyo, Desa Bunga di Batu


Setiap wanita pasti menyukai tanaman hias, tak terkecuali Mama Ivon. Sewaktu masih tinggal di rumah keluarga besar saya, Mama Ivon sudah gemar menanam beberapa tanaman hias seperti bunga mawar, pucuk merah, bougenvil, euphorbia dan lain-lain. Kami biasanya membeli tanaman hias di Pasar Kembang Splendid, Malang. Kalau sudah berada di sana, Mama Ivon pasti sueneeng banget karena banyak sekali pilihan tanaman hiasnya. Nanti pas pulang giliran saya yang sueneep karena dompet kami langsung menipis he he he.

Thursday, March 5, 2015

Ultah Berkesan dengan Edible Cake




Edible Cake Dapur Ivonie Malang
Edible Cake Dapur Ivonie Malang



























































































Ulang tahun merupakan peristiwa menggembirakan bagi siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Sebagai ungkapan rasa syukur dan berbagi kebahagiaan atas karunia umur yang diberikan biasanya kita mengadakan perayaan atau pesta ulang tahun. Baik itu yang sederhana ataupun mewah ada salah satu elemen utama yang biasanya kita temui di pesta ulang tahun yaitu birthday cake. Kita tentunya ingin memberikan birthday cake yang berkesan bagi orang yang kita sayangi, nah salah satu birthday cake yang kini banyak diminati adalah Edible Cake.

Friday, January 23, 2015

Mama Ivon: Antara Baking dan Fotografi




Setiap orang pasti mempunyai passion di dalam dirinya, ada yang menemukannya dengan cepat namun ada pula yang terlambat. Bagi yang sudah menemukan passion-nya tentu akan merasakan sebuah panggilan jiwa untuk menekuni passion tersebut dengan sepenuh hati.
Saat masih pacaran dulu, saya tidak mengetahui jika Mama Ivon mempunyai passion pada dunia baking dan fotografi. Waktu itu saya mengira Mama Ivon hanya menyenangi dunia menulis seperti saya.  Emang sih Mama Ivon pernah memasakkan menu beberapa kali namun belum pernah membuatkan kue.