Showing posts with label parenting. Show all posts
Showing posts with label parenting. Show all posts

Saturday, November 28, 2020

ELearning Parenting Rasulullah, Panduan Mendidik Anak Menurut Ajaran Rasulullah

 


Menurut saya menjadi orang tua zaman now itu tantangannya cukup besar. Anak-anak kita dihadapkan pada godaan yang tidak pernah kita alami saat kita masih kecil dulu. Yang paling kentara adalah kehadiran gadget di tengah-tengah kehidupan kita. Bukan hal yang aneh lagi melihat pemandangan seorang anak diberikan gadget oleh orang tua agar dia anteng dan tidak mengganggu kesibukan orang tua. Padahal di dalam gadget tersebut ada internet yang menyajikan berbagai macam konten yang belum tentu sesuai bagi anak-anak. Syukur-syukur kalau orang tua ikut mendampingi saat anak berselancar di dunia maya. Kalau orang tua cuek bebek? Ya bablas deh.

Lalu bagaimana dong solusinya?

Sebagai umat muslim kita tidak perlu bingung karena kita mempunya suri tauladan dalam segala hal, termasuk parenting yaitu Nabi Muhammad SAW.

“Sungguh telah ada pada diri Rasulullah SAW itu suri tauladan yang baik bagimu.” (QS. Al-Ahzab 21)

Kebetulan pada hari Jumat, 20 November 2020 saya mendapatkan kesempatan untuk menambah ilmu dengan mengikuti zoom meeting “Launching Parenting Rasulullah”. Dalam acara yang diadakan oleh Sygma Daya Insani ini, diluncurkan sebuah media pembelajaran online: ELearning Parenting Rasulullah.


Apa Isi ELearning Parenting Rasulullah?



Acara Launching Parenting Rasulullah diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an Surat Al Luqman ayat 12-19.  Delapan ayat ini sangat populer dalam parenting Islami karena di dalamnya menceritakan tentang bagaimana Luqman mendidik anaknya dengan pola pendidikan Islam sejak dini.




Pada sesi pertama, Benny Triandi Djajadi, SE, MA – CEO Sygma Daya Insani yang biasa disapa Ayah Beni menyampaikan materi pengantar Parenting Rasulullah.

Saya tersentuh ketika Ayah Beni meminta maaf kepada anak-anaknya karena selama ini belum menjadi ayah atau abi yang baik. Ketika dikarunia anak pertama, beliau belum siap memiliki anak karena belum pernah belajar jadi ayah. Namun demikian, beliau bertekad akan terus belajar menjadi ayah yang baik seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Saya pun juga merasakan hal yang sama sebagai seorang ibu. Saya melakukan banyak kesalahan dalam pola asuh yang saya terapkan pada kedua buah hati, terutama anak pertama.

Selanjutnya, Ustadz Luqmanul Hakim, pendiri dan juga pengasuh Ponpes Modern Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin di Kubu Raya, Kalimantan Barat memberikan tausiyah yang menyentuh hati pada peserta zoom meeting “Launching Parening Rasulullah” .

Point utama yang saya catat dari tausiyah Ustadz Luqmanul Hakim adalah dalam mendidik anak kita jangan hanya memberikan perintah dan larangan pada anak. Manusia pada dasarnya adalah makhluk visual maka berikanlah contoh secara langsung pada mereka. Kalau kita ingin anak-anak belajar Al-Qur’an maka kita harus memberikan contoh dengan membiasakan membaca Al-Qur’an di rumah. Kalau kita ingin anak-anak rajin sholat maka kita juga harus taat menjalankan sholat 5 waktu, makin bagus kalau dengan sholat-sholat sunnah.

 

Elearning Parenting Rasulullah

 

Menurut Ustadz Luqmanul Hakim konten ELearning Parenting Rasulullah bisa membentuk generasi Islami yang  Muhammad Al Fattih, karena anak-anak seperti hard disk kosong tinggal diisi dengan apa saja yang kita inginkan. 

Sesuai dengan huruf awalnya yaitu E maka ELearning Parenting Rasulullah merupakan media pembelajaran online yang berisi tentang video-video pembelajaran yang mudah diakses oleh siapa pun. Video-video di dalam ELearning Parenting Rasulullah dibuat tematik dan digarap dengan sangat baik sehingga mudah sekali dicerna oleh orang tua. Adapun yang menjadi pembimbing dalam ELearning Parenting Rasulullah adalah Abah Ihsan. Beliau adalah pembicara, coach, penulis parenting nasional dan mancanegara. Beliau terkenal dengan Gerakan 1821 yaitu gerakan kumpul bersama keluarga sejak pukul 18.00 sampai pukul 21.00 tanpa gadget dan televisi. Tantangan banget ini apalagi buat kita orang tua generasi Milenial.

Adapun ELearning Parenting Rasulullah terdiri atas 11 Judul Video Utama, 30 Judul Video Tambahan, 20 Video Utama, 157 Video Tambahan. Total ada 177 video yang bisa kita pelajari.

Judul Video Utama

1). Dasar-Dasar Parenting Rasulullah

2). Aku umat Rasulullah, karena itu Aku Menghadirkan Majlis Ilmu di Rumah

3). Aku umat Rasulullah, karena itu Aku Bermain dengan Anak

4). Aku umat Rasulullah, karena itu Aku Bercengkrama dengan Anak

5). Aku umat Rasulullah, karena itu Aku Tidak Membiarkan Anak Makan Sendirian

6). Aku umat Rasulullah, karena itu Aku Tak Mau Memaki Anak

7). Aku umat Rasulullah, karena itu Aku Tidak Berbohong pada Anak

8). Aku umat Rasulullah, karena itu Aku Memastikan Anakku Terawasi

9). Aku umat Rasulullah, karena itu Aku Tidak Membiarkan Anak Tidur Malam

10). Aku umat Rasulullah, karena itu Aku Memperhatikan Pergaulan Anak

11). Aku Umat Rasulullah, karena itu Aku Melatih Anak untuk Mengerjakan Tugas

 

Melihat daftar video utama di atas, saya langsung tertarik dengan tema-tema yang diangkat karena beberapa ada yang saya alami. Salah satunya point no.9, sejak bayi kedua anak saya itu terbiasa tidur larut malam. Mungkin mereka meniru kami yang juga suka tidur larut malam karena keasyikan nonton TV atau dikejar deadline kerjaan menulis.

Selain 11 video utama di atas, kita juga akan mendapatkan bonus 30 video tambahan yang materinya juga tidak kalah bagusnya lho. Saya sebutkan beberapa yang sesuai dengan apa yang saya butuhkan antara lain:

1. Bagaimana Menangani Anak Berantem: ini sudah menjadi makanan sehari-hari diantara kedua anak saya. Penyebabnya karena si Kakak usil gangguan adiknya dan makin diperparah dengan sifat cengeng adik. Disenggol dikit teriak, diambil mainannya nangis.

2. Bagaimana Mengajarkan Shalat Pada Anak: Mengingat Kakak sudah berumur 7 tahun kami harus lebih mendisiplinkannya dalam melaksanakan sholat. Penginnya sih Kakak sholat dengan kesadaran sendiri, tidak perlu dipaksa apalagi sampai dimarahi.

3. Membatasi Anak dari Gadget: Ini PR besar bagi kami karena anak-anak kalau sudah pegang gadget susah untuk berhenti. Apalagi sekarang Kakak sudah kelas 1 SD harus lebih rajin belajar karena semakin banyak pelajaran yang diterima di sekolah.

6. Menangani Anak yang Lelet Bangun Tidur. Ini akibat dari kebiasaan anak kami tidur larut malam. Apalagi Kakak susah banget dibangunin pagi hari untuk berangkat sekolah.

 

Mengapa ELearning Parenting Rasulullah?

 

Ayah Bunda mungkin masih ragu mengapa ELearning Parenting Rasulullah adalah solusi bagi masalah parenting yang dialami banyak orang tua. Tidak apa-apa, sebagai orang tua kita memang harus kritis apalagi buat buah hati tercinta, pasti ingin yang terbaik bagi mereka.

Nah berikut point-point yang bisa Ayah Bunda pertimbangkan sebelum menggunakan ELearning Parenting Rasulullah:

1. Al Qur’an dan Sunnah yang menjadi ajaran Rasulullah saw. dijanjikannya tidak akan menyesatkan selama-lamanya.

2. Setiap yang diajarkan Rasulullah saw., termasuk dalam mendidik dan mengasuh anak, adalah bimbingan Allah Swt. yang pasti tepat dan benar.

3. Rasulullah saw. terbukti berhasil mendidik keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya menjadi generasi terbaik sepanjang zaman

4. Perlunya orang tua memiliki dasar yang sangat kuat, yang bersumber dari Quran dan Sunnah Nabi dalam mendidik anak-anak generasi mendatang.

5. Meski Jaman sudah berubah, parenting ala Rasulullah tak akan lekang dimakan waktu sebagai pondasi dasar dalam mendidik anak-anak generasi mendatang.

6. Parenting Rasulullah mudah diterapkan karena hanya perlu dipraktikkan saja.

 

Oke Ayah Bunda, itulah sharing saya tentang ELearning Parenting Rasulullah, semoga bermanfaat bagi para orang tua yang sedang bingung menentukan pola asuh yang tepat bagi buah hati tercinta.

Untuk pembelian ELearning Parenting Rasulullah bisa Ayah Bunda lakukan dengan membuka website: https://parentingrasulullah.com/. Nanti kita tinggal klik DAFTAR. atau bisa menyimak pada video yang saya lampirkan di bawah ini. 



Ingat ya, tak ada kata terlambat untuk memperbaiki pola asuh kita yang salah selama ini. Tetap semangat dan jaga kesehatan ya Ayah Bunda.

 

Thursday, September 10, 2020

Mengoptimalkan Imunitas Anak lewat Persalinan Caesar dengan Mikrobiota Sehat

 


Setiap anak dapat dilahirkan dengan beragam metode persalinan yang dilakukan atas dasar indikasi medis atau preferensi orang tua.  Salah satu metode persalinan yaitu Persalinan Caesar. Pengalaman saya melahirkan kedua anak dengan persalinan caesar masuk dalam kategori tak terencana dan atas dasar indikasi medis.

Friday, July 31, 2020

Menggali Pentingnya Nutrisi untuk Imunitas Anak Agar Tumbuh Kembangnya Optimal



Saat ini memiliki anak dalam masa pertumbuhan menuntut orang tua untuk lebih aktif upadate mengenai ilmu parenting. Ilmu dan wawasan parenting itu sendiri banyak cakupannya, salah satunya mengenai pentingnya nutrisi pada anak untuk meningkatkan imunitasnya sehingga tumbuh kembang  anak bisa lebih optimal.

Thursday, June 25, 2020

Drama PPDB Malang 2020


PPDB MALANG 2020

Hallo Gengs Biru, jumpa lagi dengan Papa Ihwan di blog Keluarga Biru. Lama neh Papa Ihwan nggak menyapa kalian semua lewat tulisan *uhuk. So pada kesempatan kali ini saya mau berbagi pengalaman daftar sekolah online pada PPDB Kota Malang 2020.

Tuesday, December 17, 2019

Mengembangkan Karakter Resilient Si Kecil untuk Menghadapi Masa Depan




Sewaktu pagi saya pernah menghadapi sikap anak yang disuruh memakai kaos kaki tapi mengeluh tidak bisa dan mudah menyerah. Saat itu saya sedikit agak emosi karena dikejar oleh waktu yang musti berangkat agar tidak telat. Lain waktu saya sedikit gemas dengan sikap si sulung yang sangat pemilih urusan makan. Saya pernah memintanya untuk mencoba menu masakan baru, tapi jawabannya selalu tidak mau.

Wednesday, November 6, 2019

Milna Nature Delight, Cara Mudah Makan Buah Zaman Now untuk Si Kecil


Hallo Bunda dan Ayah...
Saya pertama kali mengenalkan menu buah pada si kecil waktu mereka mulai MPASI. Ya, menu pertama kedua anak saya pure buah. Sebelum memutuskan mengenalkan buah pada si kecil, saya pastinya mencari informasi dan belajar banyak hal yang berkaitan dengan MPASI. Si kecil susah gak makan buah? Pas pertama sih enggak ya, si kecil lahap saya kasih pure buah dengan porsi yang sudah disesuaikan. Tapi? Pas hari kedua si kecil mulai susah makan buah, entahlah mungkin pilihan buahnya yang kurang tepat.

Saya masih ingat betapa rempongnya menyiapkan menu MPASI berupa pure buah. Saya tidak hanya harus pintar memilih buah yang bagus, tepat dan kaya akan nutrisi untuk si kecil. Saya juga musti hunting dan menyiapkan perlengkapan  dan pritilan untuk membuat pure buah. Katakanlah, mulai dari blender atau parutan kecil, saringan dan wadah untuk menyajikannya. Kebayang ribetnya kan? Beruntungnya, sekarang udah gak perlu ribet seperti itu untuk makan buah atau pure buah untuk si kecil karena saya bisa jadi bagian dari GEN BAPUR dengan Milna Nature Delight Fruit Pure.

Thursday, October 3, 2019

Bebeland by Bebelac Hadir di Tunjungan Plaza Surabaya



Pertama mengetahui acara Bebeland dari postingan blog teman-teman yang ada di Bekasi. Ya, acara Bebeland yang dipersembahkan oleh Bebelac ini pertama kali diadakan di Bekasi. Saya berharap dalam hati semoga acara ini bisa mampir ke kota tempat tinggal. Kalaupun tidak minimal diadakan di Surabaya. Ah, pucuk dicinta ulam pun tiba karena Bebelan by Bebelac hadir di Kota Surabaya.

Friday, June 28, 2019

Belajar Parenting dari Film Koki Koki Cilik 2



Film Koki Koki Cilik 2


Assalamualaikum Gengs Biru. Mas Aiman dan Adek Aira suka banget jika diajak main masak-masakan, bahkan kami beberapa kali pernah membuat video memasak di channel youtube mereka: Aiman dan Aira. Masaknya tentu yang simple aja seperti bikin es krim dan pizza. Nah pas liburan sekolah ini ada film anak terbaru bertema memasak yaitu Koki Koki Cilik 2 yang tayang serentak pada tanggal 27 Juni 2019.

Monday, December 17, 2018

Sudahkah Si Kecil Tumbuh Kembang Sesuai Usianya? Cek dengan Kalkulator AFS dari Parenting Club


Ketika dihadapkan pada tumbuh kembang anak, saya selalu membesarkan hati. Secara mempunyai dua anak dengan berbeda jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan, saya sering berpikiran positif. Bahwasannya setiap tumbuh kembang anak-anak itu berbeda satu sama lainnya. Akan tetapi yang perlu digarisbawahi tahapannya sama karena secara sistematis mulai usia sejak lahir hingga umur 18 tahun tahun.

Tuesday, May 22, 2018

PRO KONTRA Mengajak Anak Sholat Tarawih di Masjid






Mengajak anak Sholat Tarawih di Masjid seolah menjadi ‘perdebatan abadi’ antara yang pro dan kontra ketika bulan Ramadhan tiba.  Yang pro memiliki alasan bahwa mengajak anak/balita Sholat Tarawih adalah salah satu ikhtiar orang tua dalam mengenalkan nilai-nilai Islami sekaligus mengajarkan mereka mencintai tempat ibadah. Setiap orang tua pasti ingin memiliki anak sholeh/sholehah yang mencintai dan memakmurkan masjid bukan? Sedangkan yang kontra juga memiliki alasan bahwa tingkah laku anak yang suka ramai dan seenaknya saat sholat itu mengganggu kekhusyu’an jamaah yang lain.

Monday, February 5, 2018

Serunya Bermain Playdoh Ice Cream Castle


Serunya Bermain Playdoh Ice Cream Castle


Dunia anak adalah dunia bermain, lewat bermain mereka bukan hanya mendapatkan hiburan namun juga belajar tentang hal-hal baru yang bermanfaat bagi perkembangan fisik dan mentalnya. Agar aktivitas bermain Si Kecil bukan sekedar bermain saja maka orang tua perlu memberikan permainan edukasi bagi anak. Salah satu mainan edukasi yang banyak disukai oleh anak adalah playdoh.

Thursday, November 16, 2017

Anak Investasi Orang Tua??



 
ANAK INVESTASI ORANG TUA?
Add caption


Salah satu channel yang saya ikuti di Youtube adalah channel Sacha Stevenson. Sacha ini adalah youtuber berkebangsaan Kanada-Indonesia yang menikah dengan Angga Prasetya, pria asal Bandung. Channel Sacha mulai terkenal sejak dia membuat serial video "How to Act Indonesian" yang berisi tentang  potret kebiasaan orang Indonesia. Nah awal bulan ini, dia bikin video yang berjudul Shark Tank - School in Indonesia (Parody).

Monday, November 13, 2017

Aku Anak AKTIF, Bukan Anak NAKAL




Aku Anak AKTIF, Bukan Anak NAKAL


“Pak, tolong dong anaknya dipegangin. Kepala teman saya kena tangan anaknya.”
“Oh iya, maaf ya Mbak,” ucap saya pada seorang wanita yang duduk dibelakang saya ketika kami pulang menuju Malang. Malam itu kami dalam perjalanan Cirebon-Malang menggunakan kereta api Matarmaja.
Jujur, baru kali itu saya mendapatkan teguran dari orang lain atas tingkah lalu Mas Aiman. Saya pun lalu menyuruh Mas Aiman duduk. Untungnya wanita tersebut menegur saya dengan baik sehingga saya tidak sampai tersinggung dan merasa dipermalukan. Mungkin teman wanita tersebut sudah menahan-nahan diri sejak tadi karena kepalanya tidak sengaja kena tangan Mas Aiman.

Monday, October 30, 2017

Sabar Mendampingi Tahap Perkembangan Anak




Sabar Mendampingi Tahap Perkembangan Anak


“Eh anakmu kok belum bisa ngomong sih, padahal anaknya si itu seumuran ama anakmu udah cerewet aja kayak emaknya.”
“Lho, anakmu belum bisa megang pensil ya? Padahal kan udah umur 4 tahun. Tuh anaknya si anu malah kemarin juara lomba mewarnai. Lebih kecil dari anakmu malahan.”
Pernah nggak sih Ayah atau Bunda mengalami hal di atas? Biasanya sih yang paling sering ngalami itu para Bunda ya. Rasanya gimana Bun? Pasti sedih ya, manakala buah hati tercinta dibanding-bandingkan dengan anak orang lain. Ujung-ujungnya kita jadi ‘presure’ anak-anak kita agar memiliki kemampuan seperti anak tersebut.

Sunday, October 1, 2017

SGM Eksplor, Bagaimana Mempersiapkan Kemampuan Si Kecil Menjadi Anak Generasi Maju? Ini Caranya !



Saat ini mendidik dan mengasuh si kecil agak menjadi anak generasi maju, tentu saja butuh modal ilmu yang harus selalu diupgrade. Mengingat setiap orang tua pasti menginginkan anaknya memiliki masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, orang tua memiliki peranan penting untuk mendukung pertumbuhan dan memberikan bimbingan. Orang tua harus memiliki pengetahuan yang tepat mengenai penerapan pola asuh dan pemenuhan nurtrisi yang tepat.

Friday, July 21, 2017

Hari Pertama Masuk Sekolah Mas Aiman di TK A




Hari Pertama Masuk Sekolah


Alhamdulillah hari Selasa yang lalu menjadi Hari Pertama Masuk Sekolah bagi Mas Aiman. Sebagai orang tua tentu saja saya merasa bahagia karena Mas Aiman kini memasuki fase baru dalam kehidupannya (kayak anak mau nikah aja bahasanya). Awalnya kami berniat menyekolahkan Mas Aiman tahun depan namun setelah kami pikir-pikir tidak ada salahnya menyekolahkan tahun ini karena umurnya 4,7 tahun. Trus pas kami lihat anak-anak yang masuk PAUD dari segi usia dan fisik jauh di bawah Aiman sehingga kami khawatir dia akan terlihat tua sendiri jika dimasukkan PAUD.

Thursday, July 20, 2017

Mencetak Generasi Multilingual Bersama EF



EF Talkshow di Surabaya


Semenjak berlakunya MEA pada tahun 2016, persaingan dalam dunia kerja semakin ketat. Kita tidak hanya bersaing dengan saudara sebangsa dan setanah air tapi juga dengan tenaga professional dari Negara Asean. Tentunya agar bisa memenangkan persaingan yang semakin ketat maka kita harus meningkatkan kemampuan kita, salah satunya adalah bahasa asing. Sebagai orang tua, saya pun jadi berpikir bagaimana kelak persaingan dunia kerja ketika Duo Ai nanti dewasa. Pastinya akan jauh lebih ketat dan selektif. Maka dari itu terbersit keinginan saya untuk membekali mereka dengan kemampuan bahasa asing sejak dini, terutama Bahasa Inggris.

Wednesday, July 12, 2017

Ketika Anak Sering Bertanya




Ketika Anak Sering Bertanya



“Pak, kenapa sih banyak kakek yang ke sini?”
“Ooh, mereka sedang mencari uang Mas. Kakek yang pertama tadi meminta uang sedangkan yang kedua berjualan koran.”
Dialog di atas terjadi ketika kami sedang makan siang di sebuah kedai mie. Kebetulan ketika kami sedang menunggu pesanan, ada seorang kakek pengemis yang meminta uang lalu datang lagi kakek kedua yang berjualan koran.

Monday, June 12, 2017

Tips Memilih Tas Bayi yang Baik

Tips Memilih Tas Bayi yang Baik


Kehadiran buah hati tercinta mau tidak mau akan berdampak pada aktivitas kita, salah satunya ketika harus melakukan perjalanan (travelling) atau sekedar melakukan aktivitas di luar rumah. Bayi tentunya memiliki banyak kebutuhan selama dalam perjalanan maka kita pun harus membawa semua perlengkapan bayi itu dalam sebuah tas bayi. Memilih tas bayi tidak bisa sembarangan, yang paling utama tas bayi itu harus representative yakni mampu menampung segala macam kebutuhan buah hati kita.

Wednesday, May 10, 2017

Aneka Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Sebaiknya Bunda Siapkan




Memiliki bayi adalah keinginan semua pasangan suami istri apalagi yang sudah lama menikah dan belum dikaruniai putra putri. Ketika mendengar kabar kehamilan maka berbagai persiapan pasti ingin segera dilakukan dalam menyambut datangnya anggota keluarga baru yang menjadi dambaan keluarga. Daftar perlengkapan bayi baru dibuat untuk memudahkan calon orang tua dalam memenuhi kebutuhan calon anak mereka begitu terlahir di dunia. Apa sajakah isi perlengkapan bayi yang seharusnya disediakan untuk menyambut kelahiran bayi tersebut? Berikut ini adalah daftar perlengkapan untuk bayi yang baru lahir sebagai referensi bagi Anda yang sebentar lagi memiliki buah hati: