Keluarga Biru

Featured Post

Berumur Panjang Demi Keluarga Tercinta - My Healthiness My Precious Moment

Di keluarga besar saya, umur para pria mayoritas lebih pendek bila dibandingkan dengan umur para wanita. Sejak lahir saya tidak...

Laman

Jelajah Kuliner Semarang dengan OpenSnap

Keluarga Biru         14 comments


Ketika mengunjungi sebuah kota atau daerah biasanya ada dua hal yang kita cari yaitu objek wisata dan kulinernya, dua hal ini menjadi barometer seberapa menarik sebuah kota di mata orang-orang yang mengunjunginya. Demikian juga ketika Keluarga Biru mbolang ke kota Semarang, sedikit banyak kami sudah mempunyai gambaran akan mengunjungi objek wisata apa saja dan mencoba kuliner apa saja di sana nanti. Untungnya kami mempunyai teman-teman blogger yang dengan senang hati menjadi tour guide dadakan, mereka menemani kami menjelajah Semarang yang kaya dengan objek wisata dan kuliner yang memanjakan lidah.

Nah sebelum berangkat ke Semarang saya mendapatkan info menarik tentang sebuah aplikasi kuliner terbaru dari OpenRice yakni Open Snap. OpenSnap adalah sebuah aplikasi yang membantu kita mendapatkan referensi kuliner di sebuah kota, lucky me karena Semarang masuk di antara enam kota di Indonesia yang sudah tercantum di OpenSnap. Berikut ini beberapa hasil jelajah kuliner Keluarga Biru di Semarang berdasarkan referensi dari teman blogger yang kami gabungkan dengan hasil pencarian kami di OpenSnap.

Nasi Ayam Bu Pini



Waktu itu kami baru saja chek in di Whiz Hotel Semarang dalam keadaan capek dan lapar karena menempuh perjalanan yang cukup jauh dari Solo. Kami segera mengabarkan kedatangan kami pada teman-teman blogger, seakan bisa membaca pikiran kami, salah satu teman blogger yaitu Taro mengajak kami makan malam di Nasi Ayam Bu Pini. Nasi Ayam? Saya jadi penasaran seperti apa penampakan kuliner yang satu ini.
Saya coba mencari infomasinya di OpenSnap, saya memilih tempat makan paling populer di Semarang, muncul nama Nasi Ayam Bu ini. Ternyata hanya ada satu foto yang terpasang yakni foto tendanya. Oh ternyata Nasi Ayam Bu Pini ini termasuk kategori Street Foods, its okey seru malahan. Apalagi lokasinya ada di Jl. Pemuda yang tidak jauh dari hotel, seperti kata Taro yakni di depan Paragon City Mall.
Setelah mandi kamipun bersiap-siap keluar tapi sayang Taro mengabarkan kalau dia tidak bisa menemani makan malam karena harus menjemput teman blogger kami yang lain di bandara. Ya udah nggak apa-apa, lagian jaraknya dekat dari hotel jadi kami tidak takut kesasar.
Nasi Ayam Bu Pini disajikan di atas piring yang dialasi dengan daun pisang, isinya terdiri dari nasi yang di atasnya diberi lauk suwiran ayam dan pindang telur, kemudian disiram dengan kuah opor dan diberi toping sayur krecek. Perpaduan kuah opor yang gurih menyatu dengan sayur krecek yang pedas langsung membangkitkan selera makan saya. Jika lauknya masih kurang kita bisa mengambil lauk tambahan seperti sate telur puyuh, sate ampela hati, sate usus atau sepotong ayam. Kalau saya memilih mengambil kerupuk puli yang gurih dan renyah.

Mie Kopyok


Kami menikmati menu Mie Kopyok Pak Dhuwur setelah seru-seruan kopdar di Lawang Sewu, lokasinya di Jl. Tanjung, masih di kawasan Pemuda. Saat kami tiba di warungnya, pegunjungnya lumayan rame sehingga kami yang datang berombongan harus menunggu dulu untuk mendapat kursi yang kosong.
Di OpenSnap, Mie Kopyok mendapatkan penilaian berupa gambar icon sedap lima buah dan pointnya 3,6, tidak heran karena warungnya lumayan rame. Kami harus bersabar mengantri dibuatin mie-nya. Disebut Mie Kopyok karena cara memasak mienya yang digoyang-goyang seperti dikopyok. Mie Kopyok terdiri dari mie kuning, kecambah, potongan tahu dan kerupuk puli, semuanya disiram dengan kuah yang lezat. Biar makin maknyuz bisa diberi kecap dan sambal. Mie Kopyok ini mirip dengan Lontong Balap, hanya bedanya ada tambahan lentho, nggak tahu deh bahasa Indonesianya apa he he he.

Es Pankuk



Habis makan yang panas dan pedas-pedas, kami lalu diajak Taro mencicipi es yang lagi ngehit di Semarang yakni Es Pankuk. Es Pankuk wujudnya berupa tiga cup es krim tiga rasa yaitu strawberry, coklat dan durian. Lalu diberi toping roti tawar, puding warna-warni dan pancake yang diiris kotak-kotak kecil. Dengan sendok kecil saya mulai menikmati Es Pankuk yang menggoda itu. Sensasi penuh kesegaran langsung mengusir rasa pedas dari Mie Kopyok yang masih tersisa di lidah.
Di OpenSnap, Es Pankuk mendapat empat dari lima bintang. Nggak mengherankan sih karena memang Es Pankuk ini benar-benar enak, es krimnya lembut. Perpaduan tiga rasa dengan toping-topingnya itu unik sekali.

Gudeg Mbak Tum



Dari pagi hingga malam kami berkeliling kota Semarang mengunjungi objek-objek wisata seperti Lawang Sewu, Klenteng Sam Po Kong, Gereja Blenduk dan Masjid Agung Jawa Tengah. Sebagai penutup Taro mengajak kami makan malam di Gudeg Mbak Tum. Lokasinya ada di Jl. Persimpangan Peterongan, berada di seberang Pasar Raya Sri Ratu.
Meski di OpenSnap baru mendapatkan icon sedap satu buah, namun ketika kami sampai di sana antriannya padat banget. Belasan orang tampak mengerumuni sebuah tenda, menunggu giliran dilayani langsung oleh Mbak Tum. Maksudnya disiapin makanannya lho ya, jangan mikir yang enggak-enggak deh.
Gudeg Mbak Tum porsinya mantab abies, kalo di Malang nyebutnya porsinya para tukang he he he. Nasinya banyak banget, trus langsung ditumpangi dengan sepotong ayam, krecek dan gudeg. Kuah bersantannya yang kental benar-benar gurih di lidah. Makin mantab dengan sambalnya yang pedes gila. Saran kami, jika mau makan di Gudeg Mbak Tum sediakan stok sabar yang banyak karena antriannya selain lama juga kadang ada yang curang, main serobot saja. Dan parahnya Mbak Tum mau saja melayani pengunjung yang curang itu, mungkin karena dia sudah tidak sempat melihat siapa dulu yang datang duluan.

Pazzo Pancake



Di hari terakhir Keluarga Biru di Semarang, kami sempat mati gaya di lobby hotel karena harus menunggu lama jadwal kereta ke Malang. Apalagi Aiman juga nggak bisa diam, ada saja aksinya bikin kami sungkan sama petugas di meja receptionis. Daripada mati gaya dan kebetulan sudah mau masuk jam makan siang, Mama Ivon lalu coba mencari-cari referensi tempat kuliner di OpenSnap. Untung di OpenSnap sekarang ada fitur-fitur terbaru yang semakin memudahkan para penggila kuliner, salah satunya adalah View Map.
Dengan fitur View Map ini kita bisa mendapatkan referensi tempat wisata kuliner yang terdekat dengan posisi kita berada. Mama Ivon lalu mengetikkan lokasi Whiz Hotel Semarang, tak perlu menunggu lama karena kemudian muncullah list wisatakuliner yang terdekat dengan Whiz Hotel Semarang.
Dari list yang muncul Mama Ivon tertarik dengan Pazzo Pancake, maklum dia memang cukup menyukai jenis kue tersebut. Awalnya saya sempat menolak karena mengira menu yang disediakan di Pazzo Pancake hanya pancake saja. Untung sudah ada pengguna OpenSnap yang mengupload menu yang mereka makan di Pazzo Pancake, ternyata ada menu steak juga. Ya udah saya setuju, apalagi lokasinya berada di Paragon City Mall yang dekat dari hotel.
Untuk menu utama, Mama Ivon memesan Pazzo Fried Noodle Spesial, sedangkan saya memesan Fried Rice Ikan Asin dan buat Aiman Kiddy Pazzo 3. Minumannya ice lemon tea dan es teh serta hidangan penutup Strawberry Puding dan Banana Cheese Mini Pancake.
Meskipun di OpenSnap belum ada yang memberikan ikon sedap atau review namun rasa menu makanan yang kami pesan benar-benar memuaskan lidah dan perut kami. Apalagi saya, Nasi Goreng Ikan Asinnya mampu mengobati rasa kangen saya pada ikan asin. Saya memang penggemar makanan yang serba asin sih. Bumbu nasi gorengnya terasa lezat, pedasnya pas dan makin sempurna dengan topping ikan asinnya itu.




Begitupun juga dengan Banana Mini Pancake-nya, rasa pancakenya pas nggak bikin eneg. Perpaduan pisang dan kejunya begitu lumer, apalagi ditambah dengan lumuran coklat yang bikin mereka makin kawin di lidah. Mama Ivon dan Aim juga puas dengan menu pesanan masing-masing, sayang Aim keburu setelah makan sehingga tak sempat ikut mencicipi menu penutupnya. Kami nggak salah pilih deh makan siang di Pazzo Pancake ini, meski kami nggak tinggal di Semarang saya memasukkan Pazzo Pancake sebagai favorite location di OpenSnap. Kan di sana ada fitur terbaru lainnya yaitu Personalize Your Favorite Location yakni mengatur lokasi yang sering dikunjungi sebagai laman terdepan sehingga memudahkan kami meng-up date menu-menu terbaru di Pazzo Pancake.


Itulah pengalaman Keluarga Biru menjelajahi wisata kuliner di Semarang dengan menggunakan OpenSnap. Kami terbantu dengan keberadaan OpenSnap ini karena memberikan referensi kuliner yang beragam dan sangat lengkap sekali. Fitur-fitur terbaru di OpenSnap bukan hanya Map View dan Personalize Your Favorite Location aja kok, ada juga Everyone Tab, Social Visited dan Personalize Your Food Aplication by Bookmark.

Oh iya, buat kamu-kamu yang suka motretin makanan sebelum menyantapnya, kalian upload saja foto makanan kalian yang paling oke di OpenSnap. Kebetulan lagi ada photo chalenge dengan hadiah yang menarik. Jangan lupa beri hastag #ihwanhariyanto di foto yang kalian upload hehehe.


Published by Keluarga Biru

Keluarga Biru adalah blog milik Ihwan Hariyanto dan Ivonie Zahra. Mereka menulis tentang parenting, traveling dan kuliner yang mereka lakukan bersama dua buah hati mereka Aiman dan Aira.
Follow us Google+.

14 comments:

  1. Aku juga terbantu dengan open snap. Yang aku cari sih ga jauh-jauh, sekitaran dekat rumah saja. Ternyata banyak. Tapi belum ada yang aku samperin. Ntar kalo udah bener2 kulineran berkat bantuan open snap baru mau ikutan posting :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Mbak segera dicoba sebab deadline tanggal 30 lho :-P

      Delete
  2. Di Batam belum ada open snap niih.. Tapi di Surabaya ada... Ntar ah coba ikutan juga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Malang sudah ada ternyata. Siip, cepetan keburu deadline lho, kebiasaan :P

      Delete
  3. kerennya open snap untuk wilayah jogja juga otomatis bisa search ya.. foto-fotonya sukses bikin lapeerrr...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo Yogya mah nggak heran, secara kota wisata pasti udah duluan ada.
      Makasih, itu fotonya Mama Ivon he3

      Delete
  4. Yeay, akhirnya ikutan juga dan nulis duluan :D

    ReplyDelete
  5. foto makanannya bikin laperrr~ :D open snap ini bisa dipakai di jakarta juga nggak ya?

    ReplyDelete
  6. Ini dia yang namanya OpenSnap, diobrolin terus tapi aku gak ngeh. Dan... glek, itu makanannya mengundang sekali malam-malam gini hahaha

    ReplyDelete
  7. Pingin nyobain OpenSnap buat hunting kuliner di kota2 yg dikunjungi

    ReplyDelete
  8. Aku koq belum pernah ke Pazzo ini ya. Yg terdekat dari Whiz masuk ke gang itu malah taunya Mister Pancake :)

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. liat poto poto makanannya bikin gagal pokus jadi lapar :D

    ReplyDelete

Jika menurut Anda artikel ini berguna mohon dukungannya dengan memberikan donasi via PayPal untuk maintenance blog Keluarga Biru. Terimakasih ^_^

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

Contact

Powered by Blogger.