Keluarga Biru

Featured Post

Cerita Liburan Akhir Tahun Keluarga Biru ke Yogyakarta

Laman

3 Hal yang Tidak Bisa Dilakukan Setelah Menikah

Keluarga Biru         13 comments






Hai-hai, di weekend kali ini saya mau menulis hal-hal yang ringan saja. Ide yang terlintas di kepala saya adalah 3 Hal yang Tidak Bisa Dilakukan Setelah Menikah. Namanya menikah itu pasti membawa perubahan dalam hidup seseorang, baik itu perubahan kecil hingga ke perubahan yang besar atau drastis. Pun ada hal-hal yang ketika masih lajang bisa dilakukan namun setelah menikah menjadi susah bahkan berhenti sama sekali. 



  1. Keluar Malam
Meski saya bukan tipe pemuda yang suka nongkrong namun saat masih bujang dulu saya pernah juga keluar malam. Keluar malam versi saya itu di atas jam 10 malam. Baik itu sendirian atau sama sahabat saya. Aktivitas yang saya lakukan saat keluar malam biasanya itu ngenet di warnet, makan di warung langganan atau sekedar ngobrol ngalur-ngidul sama sahabat. Pernah juga sih curhat tentang masalah khas para bujang yaitu tentang gebetan.
Trus sekarang setelah menikah?
Sudah nggak pernah lagi keluar malam apalagi setelah memiliki anak, otomatis dunia saya di malam hari adalah bersama anak istri. Apalagi pas zamannya Aiman baru lahir, pas sering-seringnya Aiman bangun tidur atau rewel di malam hari. Kan ya nggak mungkin saya tinggal nongkrong ama sahabat. Suami macam apa saya ini??
Sometimes, ada rasa kangen juga sih keluar malam sama sahabat. Kadang jadi rasa sedih juga karena setelah menikah saya merasa jauh dengan sahabat-sahabat saya. Padahal dulu saat saya masih bujang, sahabat saya yang udah nikah ini oke-oke aja keluar malam. Dengan catatan, anak-anaknya sudah tidur.
Lha saya? Duo Ai itu suka begadang hingga larut malam. Jadi mana bisa saya keluar malam. Yang ada malah saya udah ngantuk berat dan capek sehingga prefer ikut tidur juga jika mereka sudah tidur. Saya pernah ngomong ama Mama Ivon tentang hal ini dan dia ngijinin saya keluar jika anak-anak sudah tidur. 

  1. Menulis di Malam Hari
Hal kedua yang hampir tidak pernah saya lakukan setelah menikah adalah menulis di malam hari. Baik itu menulis buku atau blog. Point ini nyambung sama point pertama, gimana saya mau menulis jika Mas Aiman nempel terus sama saya. Minta ditemenin main lah, diajarin menggambar lah, liat video anak kesukaannya hingga minta makan malam ronde kedua wakakaka.
Kadangkala ada rasa sedih sih, merasa nggak bisa mengatur waktu dengan baik. Namun saya nggak mau terlalu bikin sedih, mungkin ini memang fasenya Mas Aiman (juga nanti Aira) lengket dan apa-apa mesti sama saya. Menurut sharing teman-teman yang sudah senior, para Mahmud dan Pahmud harus menikmati fase anak tergantung sama mereka karena itu adalah waktu berharga untuk menjalin bonding atau kedekatan dengan anak. Nanti akan tiba waktunya, anak-anak asyik dengan dunia dan teman-teman mereka
Para ortu senior itu malah bilang, sekarang ini mereka sering kangen dengan masa-masa ketika anak-anak begitu tergantung pada mereka. Jadi jangan sampai kita menyesal karena tidak menjalin kedekatan dengan anak-anak ketika mereka masih kecil.

  1. Makan Mie Instant Mentah
Saat masih bujang bebas-bebas saja mau makan sesuka kita. Cemilan fave ketika masih bujang adalah mie instant tanpa dimasak. Iyaaap, kalau pas lagi males makan atau pengin cemilan saya dulu suka makan mie instant mentah gitu.
Cara bikinnya gampang banget, tinggal dikremes-kremes dulu mienya sampai agak hancur. Trus taburin bumbunya dan aduk hingga rata. Kebetulan saya suka yang mie goring jadi saya campurin juga minyaknya, wiih makiin laziizz deh rasanya.
Naah, pas awal-awal nikah saya kan cerita kebiasaan itu sama Mama Ivon. Dan dia langsung kaget dan nggak menyangka saya punya kebiasaan makan makanan nggak sehat seperti itu.
Duh dia nggak tahu aja, cara makan mie instant tanpa dimasak itu adalah cara paling asyik menikmati mie instant wakakaka. Apalagi dulu pas saya masih rajin naik gunung ke Panderman, karena nggak bawa peralatan masak maka cara paling cepat agar tidak kelaperan dan kedinginan ya ngemilin mie instant mentah.
Sejak saat itu Mama Ivon melarang saya memakan mie instant mentah. Ada benarnya juga sih karena mie instant itu kan mengandung zat lilin, tapi katanya ini HOAX? Trus berdasarkan info di sini, malah anjuran untuk membuang air rebusan pertama mie instant itu malah membuat betatakaroten dan vitamin yang ada dalam mie. Nah bingung kan, ini yang bener yang mana :D

Saya pernah sih nyolong-nyolong makan mie instant mentah beberapa waktu yang lalu. Awalnya emang enak, berasa ngobatin kangen ama mantan gitu wakakaka. Tapiii setelahnya saya merasa nggak nyaman ketika buang air kecil, apa mungkin kerja ginjal saya menjadi lebih berat? Mendadak jadi ingat umur, emang seharusnya saya meninggakan kebiasaan makan makanan nggak sehat seperti itu. Baca neh: 13 Bahaya Makan Mie Instant Mentah.

Itulah 3 hal yang tidak bisa saya lakukan setelah menikah. Sharing ini selain buat Baper’s Talk sekaligus pengin kasih bocoran aja sama yang masih bujang bahwa setelah menikah itu pasti akan membawa perubahan (yang baik pastinya) pada diri kita. Namun di sisi lain, ada hal-hal yang harus dikompromikan atau bahkan ditinggalkan demi kebaikan bersama.

Oh iya, baca juga ya versi Priyo dan Mas Elang, klik saja nama mereka.



Published by Keluarga Biru

Keluarga Biru adalah blog milik Ihwan Hariyanto dan Ivonie Zahra. Mereka menulis tentang parenting, traveling dan kuliner yang mereka lakukan bersama dua buah hati mereka Aiman dan Aira.
Follow us Google+.

13 comments:

  1. hihihi... gpp masih wajar tuh, tanda mama ivon sayang

    ReplyDelete
  2. Wkwkwk segitunya kalo makan mi mentah. Eruh Ivon lak diseneni.

    ReplyDelete
  3. Ayahnya saladin masi sering keluar malam wkwkwkwk malah curcol

    ReplyDelete
  4. Astagah seneng njambal indomie wan?

    ReplyDelete
  5. Hahaha, makan mie instan mentah.

    Aku justru kebalikannya ya, sejak menikah malah sering melek malam. Soalnya pagi-malem waktu buat kerja & keluarga.

    ReplyDelete
  6. makan mie mentah
    saya banget -_-

    ReplyDelete
  7. Pulang lembur aja jam 10 malam, gimana mau keluar makam? Dini hari gitu wkwkwk
    Mkn mie mentah iku marai sebah

    ReplyDelete
  8. suamiku masih ngelakuin point 1-2, kalo poin ke 3 kayanya doi nggak pernah deh hihihi

    ReplyDelete
  9. Suamiku tiap hari nyampai rumah malam hahahaha :P
    Macet soale kalau pulang sore, gak bisa magriban ntr hehe

    ReplyDelete
  10. wkwkwkwkwkwk.. saya sampe skg kalau betee banget dan ga ada duit, ya terpaksa deh makan mi mentah,hahahaha. tapi setelahnya bakalan muntah kuning karena mie mentah tak cocok buat yg maag,hahaha

    ReplyDelete
  11. ternyata masih ada juga ia yang senang makan Mie Instan Mentah, wkwkkwkw
    #Sama

    ReplyDelete
  12. Itu makan mie instan mentah, hahaha, udah kayak bocah mas. Kalo saya malah pergi pagi pulang malam terus mas setelah menikah dan punya anak 2

    ReplyDelete
  13. Sekarang kalau bareng istri makannya kwetiaw kalo ga mie goreng.. hahaha

    ReplyDelete

Jika menurut Anda artikel ini berguna mohon dukungannya dengan memberikan donasi via PayPal untuk maintenance blog Keluarga Biru. Terimakasih ^_^

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

IBX585B563EDC6FB

Contact

Powered by Blogger.