Hotel Sahid Surabaya

by - December 31, 2019




hotel sahid surabaya


Setiap kali kami ke Surabaya naik kereta api dan turun di Stasiun Gubeng, kami selalu naik ojek atau taksi online di depan Hotel Sahid Surabaya. Di sana memang sudah menjadi tempat aman bagi para abang ojek online mangkal dan calon penumpang menunggu jemputan. Berulang kali menunggu di depan Hotel Sahid Surabaya membuat kami penasaran gimana sih rasanya menginap di hotel berbintang tiga ini.

Hotel yang Dekat Stasiun Gubeng Surabaya


Rasa penasaran kami akhirnya terjawab ketika kami merencanakan liburan akhir tahun ke Yogyakarta. Jadi ceritanya untuk menghemat biaya perjalanan kami memutuskan berangkat dari Surabaya. Kami mendapatkan tiket kereta api Surabaya – Yogyakarta pukul 04.30 WIB. Dengan jam keberangkatan sepagi itu kami pun harus mencari penginapan yang dekat dengan Stasiun Gubeng.


hotel sahid surabaya


Kami lalu membuat list hotel-hotel Surabaya yang dekat dengan Stasiun Gubeng, Hotel Sahid Surabaya tentu saja masuk list tersebut. Namun bukan menjadi pilihan pertama karena sebenarnya lokasinya itu lebih dekat dengan Stasiun Gubeng Lama sedangkan untuk kereta jarak jauh berangkatnya di Stasiun Gubeng Baru.
Dalam bayangan kami, nanggung juga kami menginap di Hotel Sahid Surabaya jika tidak bisa ditempuh dengan jalan kaki. FYI, jarak dari hotel ke Gubeng Baru itu lumayan jauh juga jika harus jalan kaki. Apalagi kami bawa koper, anak-anak yang masih mengantuk. Kalau naik taksi online juga mubazir karena harus memutar jauh. Maklum jalan di Surabaya rata-rata satu arah sedangkan dari Hotel Sahid Surabaya ke Stasiun Gubeng itu melawan arus.


stasiun gubeng suarabaya


Untungnya kami dapat informasi dari temen-temen blogger Surabaya jika penumpang kereta jarak jauh bisa lewat bagian dalam Stasiun Gubeng Lama. Jadi nggak perlu jalan jauh ke Stasiun Gubeng Baru. Ya udah kami akhirnya mantabs menginap di Hotel Sahid Surabaya.

Pengalaman Menginap di Hotel Sahid Surabaya


Hotel Sahid Surabaya terdiri atas 11 lantai dengan 200 kamar dengan berbagai tipe, mulai dari Superior sampai President Suite Room. Kami booking kamar di Hotel Sahid Surabaya lewat aplikasi Traveloka. Tipe kamar yang kami tempati adalah Superior King Room Only dengan rate Rp.302.231. Tidak masalah nggak dapat sarapan karena kami sudah check-out sesudah Shubuh. Saya mengajukan special request yaitu single large bed dan non smoking.

 Baca juga: Staycation di Educity Surabaya



Kami cukup beruntung karena special request tersebut, pihak Sahid Hotel Surabaya meng-up grade kamar kami ke tipe Deluxe Room yang berada di lantai 5. Karena lokasi kamar kami di bagian belakang hotel maka kami mendapatkan view Stasiun Gubeng dari balik jendela kamar kami. Its OK, anak-anak malah senang setiap kali ada kereta api lewat. Padahal kan mereka sudah naik kereta api puluhan kali.




Kesan pertama ketika melihat Hotel Sahid Surabaya ini adalah sebuah hotel yang sudah lumayan lama. Kesan lama ini makin menguat ketika kami memasuki lobby, interiornya khas bangunan era 90an. Tepat dari pintu masuk hotel saya melihat foto sepasang suami istri yaitu Prof. Dr. Sukamdani Sahid Gitosardjono bersama istri. Beliau merupakan pengusaha Indonesia pemilik jaringan Hotel Sahid dan Hotel Sahid Jaya International.



Bagi para tamu yang booking disediakan welcome drink berupa air jeruk. Lumayan untuk menghilangkan dahaga karena cuaca Surabaya yang panas. Namun saya agak heran ketika menerima kunci kamar yang masih berupa kunci biasa, bukan berupa kartu seperti hotel modern sekarang. Pun ketika kami masuk lift dan berjalan di lorong menuju kamar, terlihat bahwa bangunan Hotel Sahid ini sudah lama tidak direnovasi atau setidaknya diberikan sentuhan yang modern.


hotel sahid surabaya

hotel sahid surabaya

Ukuran tempat tidur yang kami dapatkan cukup besar untuk kami berempat. Bantalnya juga cukup besar bahkan ada dua tambahan bantal dengan ukuran yang sama. Fasilitas pendukung di dalam kamar cukup lengkap mulai dari telepon, TV layar datar, lemari pakaian, mini kulkas, teko listrik, kopi dan teh sachet. Di dalam kamar mandi juga lengkap fasilitasnya mulai dari toiletries trus tempat mandi dan toilet terpisah. Saya pribadi suka dengan pemisahan ini agar jika dalam kondisi terburu-buru, saya dan istri bisa memakai bersamaan.


hotel sahid surabaya


Yang minus dari semua fasilitas yang lengkap itu adalah kondisinya yang sudah old dan kurang dirawat. Minus kedua adalah kualitas Wifinya yang jelek. Padahal lokasi kamar kami berada dekat dengan pemancar wifi namun ketika kami berhasil login wifi selalu sign-out sendiri hingga berulang kali. Kami sudah meminta solusi pada bagian resepsionis, disuruh untuk forget wifi trus login lagi. Tapi tetap sama saja.  Daripada bête akhirnya kami akses internet pakai kuota sendiri.


hotel sahid surabaya


Demikianlah review kami menginap di Hotel Sahid Surabaya. Jika Gengs Biru melakukan perjalanan bisnis maka Hotel Sahid Surabaya ini cocok banget karena dekat dengan Stasiun Gubeng. Namun jika tujuannya untuk staycation kurang recommended, lebih baik jalan-jalan saja ke Museum Kapal Selam atau ngemall ke Mall Surabaya Plaza atau Plaza Tunjungan Surabaya.



Hotel Sahid Surabaya
Jl. Sumatera No.1 -15, Pacar Keling, Kec. Tambaksari
Kota SBY, Jawa Timur 60281


You May Also Like

2 comments

  1. Soal lokasi emang penting banget kalau soal hotel. Apalagi setelah lelah perjalanan kereta Api, pengen langsung istirahat ya. Btw enak banget di upgrade , lumayan ya. Rezeki Keluarga biru

    ReplyDelete
  2. Seperti memang mwnang lokasi ya mas...saya pernah menginap juga di hotel Sahud yang notabene mirip, daam arti sudah terasa tua dan Kesannya kurang terawat

    ReplyDelete