Keseruan Sweetoday 4 Surabaya: Launching Collata Fineza

by - October 17, 2017




SWEETODAY 4 SURABAYA


Dulu tidak pernah terpikirkan oleh saya bahwa di balik penampilan kue yang cantik dengan rasanya yang enak, ada banyak faktor yang mempengaruhi mulai dari resep, bahan-bahan hingga tangan dingin pembuatnya. Yang saya tahu hanya membeli dan menikmatinya. Sampai kemudian saya menikah dengan wanita yang memiliki passion di dunia baking. Saya pun jadi tahu bahwa untuk satu jenis kue saja ada beberapa resep yang bisa dicoba, lalu bahan-bahan kue tidak hanya tepung, gula dan mentega saja namun ada bahan-bahan lain yang namanya asing di telinga saya. Trus untuk membuat kue dibutuhkan sebuah proses yang bagi saya cukup lama, membutuhkan kesabaran dan ketelatenan.

Nah bulan September yang lalu saya berkesempatan menghadiri acara bertajuk Colatta SweeToday 4: Sharing of Delight yang diadakan oleh PT Gandum Mas Kencana, selaku produsen cokelat Colatta dan tepung premix Haan serta bubuk cokelat Bendico. Anda pasti bertanya-tanya apa itu Sweetoday dan ngapain aja kegiatannya? Jangan kuatir, saya akan ceritain satu demi satu.

Colatta Sweetoday 4: Sharing of Delight


Sweetoday ini semacam gathering antara PT Gandum Mas Kencana dengan para Colavers (Colatta Lovers) yang aktif di sosal media. Dalam gathering ini mereka saling bertukar ilmu seputar tren baking yang sedang viral, seputar dunia wirausaha dan sebagai wadah berkumpulnya pecinta pastry & bakery. Sweetoday dihadiri oleh 60 peserta yang beruntung terpilih dari ratusan peserta yang berasal dari Surabaya dan sekitarnya. So bisa dibayangin kalau dalam event yang diadakan di Wok n Tok Yello Hotel Jemursari Surabaya kita akan mendapatkan banyak ilmu tentang dunia baking dan pastinya bisa nyicipin kue-kue lezat yang dibuat dengan memakai bahan-bahan produksi PT Gandum Mas Kencana.


BLOGGER KEKINIAN


Saya datang ke Sweetoday dengan formasi lengkap: saya, Mama Ivon dan Duo Ai. Hadir juga sahabat-sahabat saya di grup Blogger Kekinian seperti Anisa Ae yang datang bersama keluarga dan Mbak Vicky Laurentina yang datang seorangan wae. Sebelum acara dimulai, para Colavers diberi kesempatan untuk makan siang terlebih dahulu. Hidangan makan siang yang disajikan yoleh Yellow Hotel Jemursari cukup memanjakan lidah, mulai dari menu Indonesia hingga western. Mas Aiman dan Mbak Asma suka banget nyemilin sate marshmallow yang dilumuri dengan coklat Colatta cair. Entah sudah nggak keitung berapa tusuk yang sudah mereka ambil wekekeke.

BLOGGER KEKINIAN

Selesai makan siang, kami lalu menuju tempat duduk yang sudah disediakan. Berhubung acara belum dimulai kami pun memotret deretan kue-kue cantik yang dipajang di sebelah kiri panggung. Kue-kue cantik nan lezat ini tentu saja dibuat menggunakan produk-produk PT Gandum Mas Kencana. Saya dibuat kagum dengan kue berwarna hijau yang seperti berlapis kaca bernama Mirror Glaze, lalu ada juga Hazelnut Chocolate Chiffo Cake yang bertabur kacang dan nggak ketinggalan kue tradisional Klepon yang disulap menjadi kekinian dengan nama: Clay’Pound yang berisi coklat Colatta Fineza nan menggoda.




 

Workshop Food Photography with Puji Nandangwuyung


Sesi pertama dalam event Sweetoday ini adalah workshop Food Photography dengan pemateri Mbak Puji Nandangwuyung. Bagi ibu-ibu penggemar food photography dan food blogger pasti tidak asing lagi dengan nama yang satu ini. Wanita yang bernama asli Puji Rahayu ini adalah seorang food blogger dan food photographer yang karya-karya sudah tidak diragukan lagi. Ini terbukti dengan banyaknya lomba bertema food blogger dan food photography yang dimenangkannya, salah satunya menjadi pemenang Lomba Kreasi Resep Colatta di tahun 2016. Tak hanya itu, banyak produsen yang mempercayakan promosi produknya dikerjakan oleh Mbak Puji. FYI, Mbak Puji ini tinggal di Malang juga tapi kami baru kali ini bisa ketemu di dunia nyata. Padahal selama ini kami join di WAG IDFB lho, thanks to Sweetoday.


SWEETODAY 4 SURABAYA


Menurut Mbak Puji, point pertama dalam Food Photography adalah Cahaya. Iyaap, betul sekali. Gimana kamera kita mau menangkap objek jika tidak ada cahaya? Cahaya ada dua yaitu alami dan buatan, kalau yang alami itu berasal dari matahari atau bulan sedangkan buatan berasal dari reflektor. Point kedua adalah matikan flash ketika memotret di siang hari. Tujuannya agar warna yang dihasilkan lebih natural dan lembut. Sedangkan yang ketiga kualitas kamera yang bagus, tidak harus menggunakan kamera DSLR yang canggih. Kita bisa menghasilkan foto yang bagus menggunakan smartphone karena sekarang fitur kamera di smartphone sudah sedemikian canggihnya, bahkan ada yang memiliki kemampuan memotret manual seperti kamera DSLR.

Selain itu Mbak Puji juga memberikan 3 tips untuk menghasilkan foto yang bagus yaitu:

  1. Tasty. Ketika memotret sebuah makanan maka kita harus bisa menampilkan kelezatan makanan tersebut. Sehingga orang yang melihat akan menelan ludah, yang lagi kelaperan akan semakin laper dan yang sudah kenyang jadi pengin makan lagi. Untuk menghasilkan foto yang Tasty maka kita tinggal mengambil foto secara close-up atau mendekat. Fokuskan pada tekstur makanan sehingga tanpa banyak properti kita bisa membuat foto terlihat sangat menggiyurkan dan terlihat lebih enak.
  2. Pretty. Bukan hanya wanita yang ingin tampil cantik di depan kamera, makanan pun juga harus kita potret sedemikian rupa agar tampak cantik. Caranya dengan memotret dengan mode atau posisi eye bird atau dari atas. Agar kesan cantiknya muncul kita  tambahan sedikit properti foto misalnya bunga atau napkin.
  3. Story. Sebuah foto akan lebih berkesan jika dia memiliki “sesuatu” untuk diceritakan kepada para penikmat foto. Galih ide dan kreatifitas kita untuk menghasilkan foto yang bercerita, jangan takut dianggap aneh atau nyeleneh karena yang namanya kreatifitas setiap orang itu berbeda-beda dan orisinil. Sebagai contoh kita bisa menambahkan properti pendukung agar sebuah foto memiliki cerita. Misal cerita tentang tea time maka kita bisa tambahkan teko dan cangkir.
Tak hanya berteori, dalam workshop tersebut Mbak Puji Nandangwuyung juga langsung mengajak Colavers untuk praktek langsung. Dengan menggunakan kue-kue yang ada di sebelah kiri panggung, Mbak Puji memperagakan teori yang tadi disampaikannya. Setelah itu para peserta diberi tantangan untuk memotret dan hasilnya dinilai oleh Mbak Puji. Tentunya foto yang terpilih mendapatkan hadiah dari Colatta.

SWEETODAY 4 SURABAYA

SWEETODAY 4 SURABAYA


Launching Colatta Fineza


Siang itu PT Gandum Mas Kencana juga melaunching produk terbaru yakni Colatta Fineza. Colatta Fineza merupakan produk cokelat compound terbaru dari Colatta yang hadir dengan rasa lebih creamy. Colatta Fineza memiliki tampilan yang eye catching, dengan kemasan terlihat lebih elegan dan menarik. Colatta Fineza memiliki banyak kelebihan antara lain: mudah digunakan pada berbagai jenis aplikasi seperti praline, campuran pada kue dan cocok digunakan sebagai dekorasi kue,  hasilnya lebih mengkilat sehingga lebih menggoda selera. Trus yang asyik neh, Colatta Fineza bahkan dapat langsung dimakan lhoo.

LAUNCHING COLATTA FINEZA

Launching Colatta Fineza di Surabaya kali ini diwakili oleh Ibu Sri Utami selaku Marketing Manager PT Gandum Mas Kencana. Launching produk Colatta Fineza kepada para pecinta cokelat yang berdomisili di Jawa Timur atau Surabaya khususnya ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis replica raksasa Colatta Fineza kepada salah satu perwakilan Colavers Surabaya. 

LAUNCHING COLATTA FINEZA

PT Gandum Mas Kencana (GMK) sejak tahun 1985 telah menunjukkan eksistensinya di bidang industri makanan khususnya cokelat dengan brand Colatta dan produk berbahan dasar powder yang dikenal dengan brand Haan dan Bendico. PT GMK berawal dari perusahaan privat yang khusus menyediakan kebutuhan baking skala rumahan, seiring berjalannya waktu GMK kemudian berkembang pesat sehingga berhasil menjadi salah satu pemain utama dalam industri cokelat. Kini, GMK telah menjadi pengekspor cokelat yang telah merambah ke sejumlah negara di Asia, Afrika, Eropa dan berencana mengembangkan sayapnya ke berbagai negara lainnya. Wah kita patut berbangga ya karena produk anak negeri ini sudah mendapatkan pengakuan dari dunia baking internasional.

PT Gandum Mas Kencana


Acara terakhir yang nggak kalah seru adalah demo resep kue Clay Pound dan Coconut Hokaido Chiffon oleh Technical Advisor dari PT Gandum Mas Kencana, yaitu Chef Dino dan Chef Deny Sualang. Para Colavers menyimak dengan seksama ketika duo chef yang ganteng ini beraksi di atas panggung, tak hanya itu saja kami juga diberi kesempatan untuk mencicipinya. Aah saya jadi nggak sabar pengin request ke Mama Ivon untuk bikinin dua kue tersebut karena kemarin hanya nyicipin satu buah saja :P





Okee, itulah cerita keseruan acara Colatta Sweetoday 4 yang diadakan di Yello Hotel Jemursari Surabaya. Semoga ilmu dan informasi yang saya sampaikan bermanfaat bagi Anda yang berminat untuk terjun di dunia baking dan food photography. Sukses terus untuk PT Gandum Mas Kencana dengan produk-produk andalannya yang memanjakan para pecinta pastry & bakery. Kalau ingin melihat keseruan acaranya lewat video bisa tonton di channel Keluarga Biru. Jangan lupa like, komen, share dan subs channel kami ya, terimakasih banyak.




You May Also Like

8 comments

  1. Kapan icip buatan mama Ivon ya keluarga biru.. Soon yaaaa ke Malang ^_^

    ReplyDelete
  2. aku penasaran sama materi food photographynya mas ihwan.

    ReplyDelete
  3. aduh makanannya enak semua.. pingin euy

    ReplyDelete
  4. Ingin tahu lebih banyak mengenai teknik pemotretan Food Fotografi, terutama point tentang pengaturan tata lampu/flash, ini menarik karena memotret produk makanan itu bukan pekerjaan mudah, perlu keahlian khusus.

    ReplyDelete
  5. salfok sama ukuran coklat yang besar banget,, makasih sharing ilmu photograpi-nya

    ReplyDelete
  6. Lengkap sekali ya mbak acaranya, eh ulasannya maksud saya. Sebenarnya agak kecewa juga sih gak ikut workshopnya mbak Puji, semoga kapan2 bisa ikut.Pengen bisa foodfotografi kayak mama ivon

    ReplyDelete
  7. Enak ya punya pasangan blogger juga. Apalagi mas ihwan dengan kesabarannya mengantar mbak ivon menghadiri berbagai acara. Jadi ngiri... ��

    ReplyDelete