Thursday, March 8, 2018

Mooimom Stretch Mark Cream: Cream Mengatasi Stretch Mark di Kulit

2


Sejak hamil anak pertama hingga anak kedua, saya lewati bersama suami tanpa adanya pendampingan emak. Mertua ada tetapi beliau sudah sepuh dan kondisi fisik gak memungkinkan mendampingi saya selama hamil. Buleknya suami juga ada, hanya saja beliau masih bekerja. Sejak saya menikah, emak memutuskan untuk kembali bekerja ke luar negeri. Mungkin di rumah merasa kesepian sepeninggalnya bapak. Saya mau gak mau ya mengizinkan mengingat usai menikah saya ikut suami yang domisili di Malang.


Kehamilan pertama saya lewati dengan tinggal bersama mertua dan kakak ipar. Jujur saja, kehamilan pertama ini penuh dengan drama, makanya saya tidak menuliskan satupun pengalaman selama hamil di blog. Kalau suami pernah sih dan dia yang lebih rajin. Sedangkan kehamilan kedua, saya lewati di rumah sendiri, yeaay...bahagia? pastinya karena sudah tidak ada drama lagi. Saya jadi lebih bisa menikmati kehamilan ini meski tanpa pendampingan emak.

Saat hamil, saya membekali diri dengan membeli buku-buku mengenai kehamilan. Gabung dengan grup di facebook yang concern mengenai kehamilan. Sehingga meski tak ada emak yang mendampingi, saya tak cemas lagi menjalani kehamilan. Meskipun begitu, kadang ada saja yang menasehati saya kalau hamil jangan makan ini itu, jangan begini begitu. Termasuk urusan menjaga diri supaya tidak menggaruk perut, kalau nekat digaruk nanti keluar bekas garukan.

Saya pun berusaha menuruti nasehat tersebut, kalau gatal paling saya usap-usap perlahan sampai gatalnya hilang. Namun meski upaya tidak menggaruk kulit perut saat hamil, nyatanya saya tetap mengalami yang namanya muncul stretch mark. Kalau dulu saat belum hamil, saya gak ngerti apaan stretch mark itu. Barulah saat hamil mengalami sendiri.

Stretch Mark menurut alodokter.com  merupakan guratan yang nampak pada kulit bagian tubuh letak lemak terkonsentrasi. Bagiannya seperti di payudara, perut atas, lengan atas, pantat dan paha. Benar saja, saya pun mengalami stretch mark di bagian-bagian tersebut. sempat juga selama kehamilan disarankan untuk mengoles kulit perut dengan minyak zaitun supaya mengurangi guratan stretch mark. Namun hasilnya kurang memuaskan dan masih banyak  stretch mark-nya di bagian yang sudah disebutkan di atas.

Sampai pada kehamilan anak kedua pun kondisinya gak berubah banyak. Malah bisa dibilang setelah melahirkan anak kedua makin parah aja. Stretch mark di bagian perut dan pantat yang paling parah dan bikin gak pede di hadapan suami, meskipun dia gak mempermasalahkan sih hehehe. Saking parahnya, saya malas mencari tahu krim apa saja yang bisa menghilangkan si stretch mark ini. Ada yang bilang rajin digosok dengan pasta kopi atau menyebutkan merk-merk stretch mark yang beredar di pasaran. Sampai akhirnya saya tertarik pada krim yang katanya bisa membantu menghilangkan stretch mark.

Mooimom Stretch Mark Cream, saya tertarik dengan krim penghilang stretch mark ini karena banyak yang sudah mencobanya. oh iya, Mooimom ini merupakan brand yang menyediakan segala kebutuhan ibu hamil dan menyusui. Produk dan kualitasnya pun bagus-bagus. Mooimom terbentuk pada tahun 2015 oleh seorang desainer muda bernama Carolyn. Berawal dari susahnya mencari kebutuhan yang tepat buat ibu hamil dan menyusui, hadirlah brand Mooimom.  Salah satunya Mooimom Stretch Mark Cream.

Nah, kali ini saya bakal mengulas pengalaman pertama menggunakan Mooimom Stretch Mark  Cream yang sudah saya coba pakai beberapa waktu lalu.

Claim

Mooimom Stretch Mark Cream ini efektif mengembalikan elastisitas kulit dan mengurangi garis-garis halus (stretch mark) pada masa kehamilan hingga pasca melahirkan. Serta tidak menyebabkan iritasi kulit, tanpa alcohol, tanpa pigmen buatan dan aman bagi kulit. Dengan kemasan yang berukuran 30 ml mudah dibawa kemana-mana dan kapan saja.

Packaging


Mooimom Stretch Mark Cream ini dikemas dalam box karton yang kokoh dengan tinggi 12 cm bernuansa putih dan salah satu ujung bawahnya tosca. Di bagian depan terdapat simbol bunga yang timbul disertai dengan nama keterangan produk. Di bagian lain terdapat keterangan produk yang lengkap dalam bahasa Inggris.


Sementara untuk krimnya dikemas dalam plastik tebal berupa botol dengan ujung pump yang bernuansa toska serta dilengkapi dengan tutup bening. Sehingga mudah digunakan, tidak gampang tumpah dan bersih. Saya sendiri lebih suka model kemasan begini untuk krim. Pump-nya bisa mengatur seberapa banyak kebutuh krim yang akan dipakai. Gak ada lagi cerita nuang krimnya kebanyakan.

Ingredients

Kandungan dari Mooimom Stretch Mark Cream ini memiliki empat kandungan utama. Salah satunya dari ekstrak bunga langka yang sudah dibudidayakan di area pegunungan dengan tinggi mulai 1000 meter di atas permukaan air laut. 

-          Ekstrak Edelwis. Mengandung bahan antioksidan kuat, mencegah tanda-tanda penuaan, dan memberi efek samping menenangkan pada kulit.
-          Croton Lechleri Extract. Kandungan ini dapat mengencangkan kulit, meningkatkan elastisitas kulit, membantu menyamarkan stretch mark dan bekas luka.
-          Minyak Biji Kakao Maroko. Minyak ini kaya akan kandungan vitamin E, menjaga elastisitas kulit, mencegah kekeringan kulit dan keriput dan memperlambat garis-garis halus.
-          Soluble Collagen Essence. Dapat meningkatkan relaksasi kulit, meningkatkan dan menjaga kelembaban kulit dan membuat kulit lebih berkilau dan kenyal.

Color, Texture & Scent





Produk Mooimom Sretch Mark Cream ini berbentuk krim berwarna putih susu. Teksturnya seperti lotion namun agak encer, namun saat dioleskan ke kulit mudah meresap dan tidak lengket sama sekali. Kesan akhirnya justru membuat kulit menjadi lembut dengan bau wangi yang segar khas bunga edelwis.

Review & Imprassion



Saat pertama mengoleskan krim ini, saya sempat excited dengan teksturnya yang mudah meresap dan tidak lengket. Sehingga saya sangat suka memakainya, mengingat selama ini saya belum menemukan stretch mark cream yang nyaman dipakai.


Apalagi setelah pemakaian beberapa hari yang kurang lebih 10 hari, saya merasakan stretch mark di bagian perut perlahan warnanya memudar dan kulit saya jadi makin lembut kalau disentuh. Besar harapan saya sih, dengan pemakaian yang rutin stretch mark yang ada bakal memudarnya lebih baik, syukur-syukur bisa hilang atau menyamai warna kulit. Hanya saja harganya memang cukup lumayan mahal sih. Dengan ukuran 30 ml dibandrol dengan harga Rp. 299.000,- namun kalau sebanding dengan hasilnya, kenapa tidak ya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal tentunya ada harga yang harus dibayar, ini sih pendapaat pribadi saya ya. Ketimbang beli yang harganya murah katakanlah, namun sudah bolak-balik beli hasilnya gak memuaskan. Jatuhnya malah rugi baik dari segi materi maupun waktu. Kalau beli yang sudah jelas bagus produknya jadi gak nyesel dengan harganya.

Nah, buat teman-teman yang penasaran dan kepengen tahu lebih jelas mengenai produk Mooimom Stretch Mark Cream ini, bisa banget dilihat di beberapa alamat berikut ini;







2 comments:

  1. Aku kepingin nyoba juga nih, buat ngilangin strech markku, hehe.

    ReplyDelete
  2. Pengen nyobain, ternyata lumayan wow harganya...

    Aku ada strechmark di paha m peruttt

    ReplyDelete