Pucuk Coolinary Festival Bikin Lupa Diet

by - September 04, 2018




Pucuk Coolinary Festival 2018 Malang


Selama dua hari kemarin, warga kota Malang dan sekitarnya dimanjakan dengan sebuah festival kuliner terbesar di Malang yang bertajuk Pucuk Coolinary Festival. Acara yang diadakan di Lapangan Rampal ini melibatkan lebih dari 100 tenant kuliner yang merupakan persembahan dari Teh Pucuk Harum.


Pucuk Coolinary Festival 2018 Malang

Pucuk Coolinary Festival dibuka oleh Pelaksana Tugas (PLT) Walikota Malang Bapak H. Sutiaji dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang, Ibu Ida Ayu. Dalam sambutannya, Bapak Sutiaji memberikan apresiasi kepada Pucuk Harum karena lewat PCF Malang ini para pelaku industri kuliner di Malang terutama UKM bisa memperkenalkan produk andalannya kepada warga Malang. Beliau pun sekaligus memberikan tantangan kepada Pucuk Harum agar tahun depan Pucuk Coolinary Festival bisa diselenggarakan lagi dengan skala yang lebih luas yaitu nasional.

Pucuk Coolinary Festival 2018 Malang

Pucuk Coolinary Festival 2018 Malang

Pucuk Coolinary Festival 2018 Malang

Pucuk Coolinary Festival 2018 Malang

Pucuk Coolinary Festival 2018 Malang


100 tenant kuliner dalam Pucuk Coolinary Festival ini dibagi menjadi 3 zona rasa yaitu Manis, Gurih dan Pedas. Bagi saya, pembagian tenant menjadi 3 zona ini cukup unik dan efisien. Unik karena saya belum pernah menjumpai event kuliner yang dibagi dalam 3 zona seperti itu. Biasanya sih tenant dari segala jenis dan rasa makanan dikumpulkan jadi satu. Dengan dibagi sesuai rasa, pengunjung pun bisa efisien saat berwisata kuliner karena bisa langsung mendatangi zona yang sesuai dengan seleranya.


Pucuk Coolinary Festival 2018 Malang

Pucuk Coolinary Festival 2018 Malang


Tidak hanya itu saja, di PCF Malang ada sesi “Happy Our” yang menawarkan harga spesial di jam-jam tertentu. Lalu Teh Pucuk Harum juga bekerjasama dengan Bakso President menggelar sesi Bagi-Bagi 10.000 tusuk Bakso Bakar President. Ada juga kompetisi yang bisa diikuti oleh setiap pengunjung antara lain: Lomba Foto di IG, Spicy King Noodle Contest bahkan para penjual pun juga dikompetisikan untuk merebut gelar tenant terfavorit untuk setiap zona rasa.

Adapun tenant-tenant apa saja yang tergabung dalam setiap zona bisa dilihat pada foto di bawah ini.

Pucuk Coolinary Festival Malang

Di hari pertama, saya berkunjung ke Pucuk Coolinary Festival Malang bersama istri dan teman-teman yang tergabung dalam Blogger Crony Community, ada Mbak Wawa, Mas Satto dan Mbak Yayat yang datang jauh-jauh dari Jakarta, lalu ada Mbak Ike dari Surabaya dan blogger lokal Malang seperti Anis, Mbak Retno, Mas Slamet, Mbak Eny, Mbak Sri Rahayu dan lain-lain.



Setelah menyaksikan opening ceremony, kami pun menyebar ke zona yang menjadi incaran masing-masing. Ivon dan Anis ke Zona Manis sedangkan saya ke Zona Gurih, maklum saya memang suka banget ama makanan yang gurih dan asin. Saya tidak menyangka ternyata suasana di setiap zona siang itu sudah ramai, setiap tenant makanan dikerumuni oleh pengunjung. Saya melihat satu per satu setiap tenant, ada Burger Shot, Roti John Legend, Bakso Samut, Bakso Selimut dan masih banyak lagi lainnya.

Pucuk Coolinary Festival Malang

 Pucuk Coolinary Festival Malang

Setelah muterin hampir semua tenant di Zona Gurih, pilihan saya jatuh pada Bakso Selimut karena saya penasaran dengan bentuk dan rasanya. Jadi Bakso Selimut ini adalah bakso yang bentuknya lonjong dan dibungkus dengan tepung. Kalau menurut saya sih, malah mirip guling. Harusnya dinamain Bakso Guling aja wekekeke. Penyajian Bakso Selimut ini dipotong-potong dan langsung bisa dinikmati.


Pucuk Coolinary Festival Malang

Sekitar jam 1 siang, acara Bagi-Bagi 10.000 Tusuk Bakso Bakar President sudah dimulai. Area yang tadinya sepi sudah dipadati oleh pengunjung yang antri mengular. Untuk ikutan acara ini gampang banget, tinggal bawa 2 botol Teh Pucuk Harum yang ditukarkan dengan 1 tusuk Bakso Bakar. 




Pucuk Coolinary Festival Malang

Pucuk Coolinary Festival Malang


Saat mengambil foto saya melihat Mbak Eny sudah berada di tengah antrian, padahal sebelumnya dia habis antri di tenant makanan Korea lho. Pucuk Coolinary Festival ini sukses bikin ibu dua anak ini lupa diet wekekeke. 

Pucuk Coolinary Festival Malang

Pucuk Coolinary Festival Malang

 Saya sebenarnya mupeng juga pengin ikutan antri ketika melihat Bakso Bakar President yang tampak sanggat menggoda itu, namun terpaksa harus pulang karena harus mengantar Mama Ivon yang sudah ada agenda acara lain. Di samping itu, kesian Duo Ai kalau kami tinggal kelamaan sejak pagi tadi.


Pucuk Coolinary Festival Malang


Di hari kedua, saya datang dengan formasi lengkap Keluarga Biru ditambah dengan sepupu dan ponakan. Karena Mama Ivon ada orderan Amris sehingga kami baru bisa ke PCF Malang pada malam hari. Jangan ditanya gimana situasi malam hari itu, Pucuk Coolinary Festival Malam padat banget. Bahkan area parkirnya sampai overload sehingga warga yang berada di sekitar Lapangan Rampal membuka jasa parkir di sepanjang jalan kampung. Kami memilih untuk parkir di jalan kampung sebab antrian parkir di Lapangan Rampal sudah overload sampai mengular ke jalan raya.


Malam itu juga diumumkan para pemenang dari setiap lomba yang diadakan. Di photo comptetition, 3 blogger Malang yaitu Mas Slamet, Mbak Sri Rahayu dan Mbak Eny masuk di deretan 10 pemenang. Sedangkan di lomba ’Tenant Kuliner Favorit’ muncul tiga tenant yaitu Bos Pentol dari Zona Pedas, Roti John Legend dari Zona Gurih, dan Bakpao Sayang dari Zona Manis. Mereka dipilih berdasarkan voting dari para pecinta kuliner. Hadiah uang tunai senilai 15,000,000 rupiah sebagai apresiasi Teh Pucuk Harum agar kedepannya bisa mengembangkan bisnis kuliner tersebut. Ketiga kuliner tersebut berhasil menjadi tenant terfavorit dengan sajian kulinernya yang lezat dengan totalitas rasa pedas, gurih, dan manis yang mampu memanjakan lidah dan perut para pecinta kuliner yang hadir.


Pucuk Coolinary Festival Malang

Perwakilan tenant Bos Pentol sebagai pemenang Zona Pedas Terfavorit mengaku sangat puas dan bangga bisa berpartisipasi dalam gelaran Pucuk Coolinary Festival seperti yang diungkapkan saat ditemui setelah pengumuman, ”Terima kasih kepada Teh Pucuk Harum atas dukungan dan kesempatannya sehingga bisa berpartisipasi di Pucuk Coolinary Festival dan menjadi salah satu kuliner terfavorit pilihan pengunjung. Sejak hari pertama hingga malam ini pengunjung terus berdatangan dan bakso kami terjual habis. Kami pun berterima kasih kepada para pengunjung atas dukungan sehingga bisa terpilih. Harapan kami kedepannya bisnis kuliner ini bisa terus berkembang dan menjadi salah satu iconic kuliner Kota Malang.”

Pucuk Coolinary Festival Malang

Itulah cerita saya tentang Pucuk Coolinary Festival Malang yang diadakan oleh Teh Pucuk Harum. Kalau boleh kasih saran untuk penyelenggaraan Pucuk Coolinary Festival di kota-kota lain atau tahun depan, durasi harinya sebaiknya ditambah. Minimal sih 3 hari agar pengunjung tidak sampai overload sehingga bisa menikmati kuliner dengan lebih leluasa dan nyaman pastinya. Untuk durasi jam sudah cukup lama mulai dari jam 10 pagi sampai 10 malam. Animo masyarakat Malang terhadap festival atau bazaar kuliner memang sangat besar, maklum saja hawa dingin kota Malang bikin orang seneng ngemil. Trus juga kalangan anak muda seperti mahasiswa juga mayoritas suka makan dan jajan sehingga nggak heran jika bisnis kuliner di Malang sangat menjanjikan. Pilihan Teh Pucuk Harum menggelar Pucuk Coolinary Festival pertama di Malang memang sangat tepat dan mereka sukses bikin Kera Ngalam dan sekitarnya lupa diet.


You May Also Like

0 comments