Tips Ganti Kursi Air Asia

by - January 22, 2019


Tips Ganti Kursi Air Asia




Saat travelling ke Jakarta kemarin kami menggunakan dua armada transportasi, yaitu kereta api dan pesawat terbang. Saat berangkat kami naik kereta api dan pulangnya naik pesawat terbang. Buat Duo Ai ini merupakan pengalaman pertama kali naik pesawat terbang, jadi kami pengin memberikan pengalaman yang berkesan untuk mereka.


Adapun maskapai penerbangan yang kami pilih adalah Air Asia. Kami memilih Air Asia karena harganya cukup terjangkau dan reputasinya yang cukup bagus terutama jadwal penerbangannya yang tepat waktu. Trus juga banyak travel blogger yang sering menggunakan Air Asia. Kebetulan juga saya sudah tergabung sebagai member Air Asia meskipun selama ini belum pernah terbang bersama Air Asia.


Tapi kemarin itu saya memesan tiket Air Asia tidak langsung di website atau aplikasi Air Asia melainkan melalui Traveloka. Alasannya karena pengin nambah point di sana wekekekeke. Meskipun kita pesan lewat travel agent lainnya, kita tetap bisa memasukkan penerbangan tersebut ke account Air Asia kita lewat link di bawah ini:




Di sana kita bisa melakukan beberapa hal terkait penerbangan antara lain:

1.              Pra-pesan bagasi terdaftar dan makanan

2.              Pilih atau ubah kursi

3.              Beli asuransi perjalanan

4.              Tambah bayi

5.              Minta layanan kursi roda

6.              Ubah detail kontak


Nggak tahu kenapa, ketika saya mau memasukkan penerbangan saya dari Traveloka ke Air Asia tidak bisa. Saya lalu bertanya kepada salah satu blogger yang  jadi member Blogger Air Asia yaitu Nurul Noe, tapi sayangnya dia tidak bisa membantu karena selama ini dia selalu booking via Air Asia langsung.

Tips Ganti Kursi Air Asia
Kalau bisa memasukkan penerbangan dari Traveloka ke Air Asia prosesnya seperti ini


Tips Ganti Kursi Air Asia
Data penerbangan saya menggunakan Air Asia



Saya lalu mencoba menghubungi contact Air Asia Support yang ada di social media, saya memilih Facebook karena di sana kita bisa berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia. Alhamdulillah chat saya direspon dengan baik. Contact person yang melayani saya saat itu bernama RJ (nggak tahu apa kepanjangannya).

Saya request untuk pra-pemesanan kursi agar kami berempat bisa duduk satu baris. Saat booking leway Traveloka tidak ada fitur pemilihan kursi sehingga kami mendapatkan no kursi yang acak. Menurut Hani-sahabat blogger saya yang lain- fitur pilih kursi masih tersedia di bulan Desember 2018. Mungkin sejak tahun 2019 fitur tersebut dihapus. Untuk pra-pemesanan kursi dikenakan biaya sebesar Rp.29.900 per orang. Alhamdulillah masih terjangkau, yang penting anak-anak tidak sampai duduk terpisah dengan kami. Berhubung kursi pesawat yang akan saya naiki itu satu baris hanya tersedia 3 kursi maka saya dipasangkan dengan Mas Aiman sedangkan Mama Ivon dengan Adek Aira. Biaya pra-pemesanan bisa dibayarkan saat kami check-in di bandara. Sampai sini saya bisa bernafas lega. FYI, saya duluan berangkat ke Jakarta karena ada undangan liputan acara Asus di Jakarta. Berhubung acaranya dari Rabu sampai Jumat, saya putuskan untuk extend dimanfaatin liburan bareng keluarga. Selama ini saya mulu yang mondar-mandir ke Jakarta baik itu acara kantor ataupun blogger, jadi sekarang saatnya menyenangkan keluarga.



Ketika saya baru saja mendarat di Jakarta, saya mendapatkan sms dari Air Asia yang isinya sebagai berikut:


AirAsia akan melakukan pemeliharaan sistem mulai 19 Jan (pukul 14:00 ) hingga 20 Jan (pukul 03:00), (GMT +8). Layanan online tidak akan tersedia selama periode ini. Mohon check-in atau pesan produk tambahan sebelumnya, atau check-in di konter bandara 3 jam sebelum keberangkatan. Terima kasih.


Paniklah saya habis baca sms tersebut. Tanggal 20 Januari itu adalah hari kepulangan kami. Pesawat kami berangkat pukul 06.45, itu artinya kami harus sudah ada di bandara pukul 3 dini hari. Kalau saya sendirian sih nggak masalah (saya dulu pernah tidur di bandara demi mengejar penerbangan pagi) tapi sekarang kan sama anak-anak. Saya nggak tega mengajak mereka antri dini hari gitu di bandara yang dingin. #MulaiLebay


Saya kemudian konsultasi ke teman-teman di WAG. Beragam tanggepannya. Ada yang kasih saran agar saya melakukan check-in online agar tidak perlu berangkat dini hari ke bandara. Trus ada juga yang sharing pengalamannya saat check-in penerbangan pagi di Surabaya, namanya Mbak Vetty. Dia cerita kalau dulu dia harus antri panjang dan lama bersama keluarganya. Awalnya sang suami mau check-in semua tiket duluan baru nanti keluarga menyusul. Tapi setelah sampai di bandara niat itu diurungkan saat menyaksikan antrian check-in yang ramai banget dan memakan waktu yang lama pastinya. Saya jadi tambah galau dengar cerita Mbak Vetty.






Saya pun mencoba lagi check-in online baik lewat website atau aplikasi Air Asia namun gagal. Bahkan ketika Hani mencoba membantu check-in juga gagal. Saya nggak mau berputus asa, masih ada 2 hari tersisa jadi saya masih berharap bisa check-in online besok atau lusa. Kegalauan saya semakin menjadi tatkala saya dapat sms lagi dari Air Asia (ini bapak galau mulu kerjaannya) yang isinya seperti ini:


Dear Guest, Your AirAsia booking code AVYIHK flight from CGK to SUB on 20-Jan-19 still has an outstanding balance of IDR 89,700.00 for Seat. Please settle the outstanding balance before 19-Jan-19 at 23:59 and check your email for details. Thank you.


Berdasarkan sms tersebut, saya tidak bisa melakukan check-in online karena masih ada tanggungan yang belum saya lunasi yaitu biaya pra pemesanan kursi. Ealah padahal sebelum saya pesan kursi saya tuh nggak bisa check-in online. Saya lalu mencoba menghubungi call centre Air Asia. Untuk pembayaran tagihan ganti kursi ini ternyata harus dibayar menggunakan kartu kredit, alamaak saya mana punyaa.

Untunglah teman sekamar saya di acara Asus yaitu Mas Kurniawan memiliki kartu kredit. Saya pun lalu menghubungi lagi call centre Air Asia. Setelah berbicara dengan customer service, saya bertransaksi dengan mesin otomatis. Agak ribet juga ternyata, untung Mas Kurniawan mau membantu. Tapii keberuntungan belum berpihak kepada saya, kartu kredit Mas Kurniawan ternyata ditolak saudara-saudara wekekekeke. Ya udah, FIX kami harus check-in langsung di bandara.







Dari pengalaman saya pertama kali naik maskapai Air Asia di atas, saya memetik beberapa pelajaran. Next kalau mau naik Air Asia lagi booking via website atau aplikasi Air Asia saja agar bisa memilih tempat duduk. Langkah ini akan berimbas pada biaya yang kita keluarkan, kita nggak perlu nambah biaya ganti kursi. Dengan booking via website atau aplikasi Air Asia, kita bisa mendapatkan Air Asia Big Point point yang bisa kita tukarkan dengan tiket pesawat gratis. Trus kita juga bisa check-in online sehingga nggak perlu takut ketinggalan pesawat. Terimakasih sudah berkenan membaca sharing saya, semoga bermanfaat. Jika Anda memiliki pengalaman seru atau tips lain seputar Air Asia silakan share di komentar ya, makasih.








You May Also Like

5 comments

  1. Ealah ruwet amat, ya. baiklah, catet.... Harus order lsg ke webnya Airasia

    ReplyDelete
  2. Ehm..ribet ya.. Mksh.. Aku belum pernah naik kereta k Jakarta..

    ReplyDelete
  3. terakhir kali pergi dengan AA ngeselin karena pesen tiket untuk bertiga, saya, suami dan anak eh dapat kursinya anak saya pisah sendiri mana jauh pula, padahal beli tiketnya 1 nomor booking . untungnya ketika di pesaawat orang yang duduk dikursi dekat saya mau di ajak bertukar nomor kursi.

    ReplyDelete
  4. Semoga next time bisa naik AA lagi ke negara tetangga ya aamiin

    ReplyDelete
  5. Hehe... Pengalaman berharga nih mas. Karena kan kadang mikir bisa dapat potongan harga karena pesan lewat traveloka yang hehe

    ReplyDelete