Sunday, December 13, 2020

Tetap Sehat Bekerja di Luar Saat Pandemi

bekerja di luar saat pandemi

Bisa tetap bekerja di masa pandemi adalah hal yang sangat patut kita syukuri, pasalnya seperti yang kita tahu ada begitu banyak orang yang kehilangan mata pencaharian di masa sulit ini. Jangankan pekerja, level pemilik perusahaan juga banyak yang terpaksa menutup usahanya. Oleh karena kesempatan ini tidak didapatkan semua orang, maka kita harus bekerja sebaik-baiknya, walaupun suasana masih pandemi.

Alhamdulillah saya termasuk orang yang masih bisa bekerja di tengah pandemi. Saat kasus Covid 19 pertama terjadi di Indonesia, di Depok tepatnya, saya masih bekerja normal seperti biasa. Lalu mendadak ada berita heboh bahwa Covid 19 sudah masuk ke Malang, otomatis tempat saya bekerja menginstruksikan kepada para semua staff untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Selang 3 bulan kemudian setelah keadaan mulai kondusif dan Indonesia menerapkan era new normal, saya kembali bekerja di kantor (Work From Office) meskipun masih dibatasi yaitu 3 kali seminggu saja. Bekerja pada situasi seperti sekarang juga tidak mudah karena begitu banyak yang harus kita perhatikan, terutama diri sendiri. Hal yang paling utama tentu saja adalah memastikan diri kita tidak terjangkit oleh virus Covid-19. Cara yang paling sahih tentu dengan melakukan uji coba seperti swab test. Begitu hasilnya negatif, maka hal tersebut jadi awal kita bisa bekerja dengan nyaman di luar.

 

bekerja di luar saat pandemi

Setelah memastikan diri sehat, maka hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah tentang mengubah kebiasaan-kebiasaan. Hal ini seperti ditetapkan oleh pemerintah tentang protokol kesehatan di era new normal antara lain: memakai masker (terutama masker kain), rajin mencuci tangan dengan sabun (minimal 20 detik), menjaga jarak dan tidak berkerumun. Hal ini penting karena terbukti secara signifikan menghambat penyebaran virus.

Kemudian adaptasi kebiasaan baru lainnya yang wajib diperhatikan saat harus bekerja di luar juga yaitu tentang benda-benda yang kita pegang. Pasalnya virus bisa menempel dan bertahan pada benda-benda yang cenderung sering disentuh oleh orang banyak. Misalnya handle pintu kantor, kursi angkutan, hingga pintu minimarket. Makin gawat lagi ketika setelah memegang benda-benda tersebut, lalu tanpa sadar kita memegang bagian wajah entah karena gatal atau iseng saja. Pastikan untuk selalu mencuci tangan atau setidaknya menggunakan handsanitizer sebelum dan sesudah memegang sesuatu.

Selain menggunakan masker, bekali juga diri dengan semacam P3K pribadi untuk memproteksi dari penularan virus. Benda-benda yang wajib dibawa misalnya handsanitizer, sabun cair, minyak kayu putih, hingga tisu yang mengandung anti bacterial. Selain itu bawa juga vitamin yang penting menjaga kesehatan badan.

Hal pamungkas yang bisa dilakukan untuk melengkapi kesiapan kita bekerja di luar tentu dengan melakukan swab test secara rutin. Umumnya waktu yang paling direkomendasikan adalah dua minggu sekali. Manfaat melakukan swab test ini tentu kita jadi mengetahui kondisi sebenarnya dari tubuh kita, dalam hal ini terkait paparan virus yang ada. Ketika hasilnya negatif tentu kita tidak was-was, namun jika positif kita bisa melakukan aksi preventif dan mencegah orang lain tertular.

bekerja di luar saat pandemi

Di situasi pandemi seperti ini, bekerja di luar memang jadi repot dan ribet karena banyak protokol kesehatan yang harus kita lakukan. Tapi bagaimana pun juga itu semua demi kebaikan diri sendiri dan orang lain.  Apalah artinya bisa bekerja tapi malah tidak memperhatikan kesehatan tubuh sendiri. Apalagi sampai sakit kemudian menularkan kepada orang lain, terutama keluarga di rumah yang kita cintai. Yuk tetap jaga kesehatan dan jangan bosan menerapkan 3M.

 

7 comments:

  1. semangat papa biru
    meski harus masuk tiap hari
    yang penting jaga selalu prokes
    caiyoooooo!!!!

    ReplyDelete
  2. Tetap semangat buat yang kerja di luar rumah. Protokol kesehatan memang wajib dilakukan. Sehat-sehat terus ya

    ReplyDelete
  3. Kalo di rumah mulu kan rentan bludrek ya Mas, wkwkwk
    Jadinya aku ya tetep kluar2 (walo durasi bentar aja) dan teteupppp terapkan ProKes.

    ReplyDelete
  4. Alhamdullilah bisa melakukan swab secara rutin
    Sebagai kepala keluarga yang kenal harus keluar rumah, berpotensi ditulari dan menulari ya?

    ReplyDelete
  5. Kalo beraktivitas di luar ruangan risiko terpapar covid memang tinggi. Apalagi jika banyak interaksi. Terpenting selalu patuh protokol kesehatan

    ReplyDelete
  6. Semoga pandemi lekas menjauh dan kita semua kembali normal tanpa was-was banyak. Sehat selalu untuk kita semua. Yang berjuang di luar rumah, semoga selalu diberi banyak rejeki juga sehat.

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah,
    Masih diberi segala kemudahan meski masa pandemi.
    Aku bersyukur bener deeh...pandemi tetap bisa melakukan segalanya dari rumah.

    Always fightiing~
    Sehatsehat selalu.

    ReplyDelete