Keluarga Biru

Laman





Berbicara mengenai minimarket pastinya sudah bukan suatu hal yang asing lagi, apalagi toko ritel seperti Alfamart sudah banyak tersebar di pelosok negeri. Masyarakat pun kian dimudahkan dengan adanya minimarket karena dapat mengambil sendiri barang yang akan dibeli sesuai kebutuhan, jadi tidak perlu menunggu kasir mengambilkan lalu menunggu layaknya toko biasanya. Tidak hanya itu saja pelayanan yang ramah pun menjadi poin lebih kenapa banyak orang memilih berbelanja di minimarket.





Berlibur ke objek wisata merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan dalam menyegarkan pikiran, terutama bagi Anda yang sibuk bekerja. Padatnya aktivitas di kantor menjadikan agenda berlibur sering dimaknai dengan lebih spesial, semisal merencanakan liburan ke luar kota atau bahkan luar negeri. Banyak persiapan dalam merencanakan liburan, mulai dari mengambil cuti, memesan tiket pesawat dan juga hotel, serta yang lebih penting adalah membuat asuransi travelling. Asuransi travelling terbilang penting, terutama bagi seseorang yang merencanakan berlibur ke luar negeri.



Membuat Akta Kelahiran Mudah dan Gratis


Salah satu kewajiban yang harus dilakukan orang tua ketika anaknya baru lahir adalah membuat akta kelahiran. Akta kelahiran sangatlah penting bagi seorang anak karena sebagai status individu, status perdata dan status kewarganegaraan. Selain itu juga akta kelahiran dibutuhkan sebagai syarat segala hal yang berkaitan dengan urusan administrasi anak di masa depan. Nah kali ini Keluarga Biru akan berbagi pengalaman membuat akta kelahiran Baby Aira.

Membuat Akta Kelahiran itu Mudah dan Gratis


Seperti halnya Aiman, saya mengurus sendiri pembuatan akta kelahiran Baby Aira. Syarat-syaratnya sangat mudah kok, jadi kalau bisa dikerjakan sendiri dan lebih cepat mengapa harus memakai jasa calo?
Karena ada penambahan anggota keluarga baru maka otomatis Kartu Keluarga harus diganti sehingga pembuatan akta kelahiran ini bersamaan dengan pengurusan Kartu Keluarga (KK). Usahakan mengurus akta kelahiran dan KK ini sesegara mungkin karena jika melebihi 60 hari setelah hari kelahiran bayi maka akan dikenakan denda. (Undang-Undang Nomor 3 Pasal 27 Ayat 1 Tahun 2006).
Saya sendiri baru memiliki akta kelahiran setelah dewasa karena dulu orang tua belum sempat membuatkan. Tidak memiliki akta kelahiran itu bikin kuatir saat mengurus administrasi misalnya untuk mendaftar sekolah sejak zaman saya sudah diminta akta kelahiran. Untungnya saya masih memiliki surat keterangan kelahiran dari rumah sakit sebagai pengganti akta kelahiran. Saya baru bisa memiliki akta kelahiran saat ada pengurusan secara missal atau istilahnya pemutihan.



Syarat Pembuatan Akta Kelahiran


Hal pertama yang saya lakukan untuk memulai pembuatan akta kelahiran Baby Aira adalah menemui Pak RT untuk meminta surat pengantar pembuatan atau pengurusan akta kelahiran. Sekalian juga dengan pembuatan KK untuk penambahan anggota keluarga.
Dari Pak RT, saya mendapatkan surat pengantar pengurusan akta kelahiran dan KK serta formulir pembuatan KK. Setelah formulir diisi dengan lengkap, benar dan sesuai dengan data diri maka kita melanjutkan ke tingkat RW. Di Tingkat RW ini surat pengantar kita akan ditandatangani dan bisa langsung dibawa ke kantor Kelurahan.


Membuat Akta Kelahiran Mudah dan Gratis

Berikut ini adalah syarat pembuatan akta kelahiran anak yang saya lengkapi antara lain:
  1. Surat pengantar dari RT yang sudah ditandatangani atau disahkan hingga tingkat Kelurahan.
  2. Di tingkat Kelurahan kita akan diberikan Surat Keterangan Kelahiran Kelurahan atau Desa.
  3. Surat Keterangan Kelahiran dari RS atau bidan tempat bayi dilahirkan. (asli) Pihak RS atau bidan biasanya akan memberikan salinan buat kita sebagai kenang-kenangan.
  4. Fotokopi surat nikah orang tua yang dilegalisir oleh KUA tempat menikah. Jika menikahnya di luar kota maka bisa meminta legalisir dari KUA tempat tinggal sekarang namun harus mendapatkan konfirmasi keabsahannya dari KUA tempat menikah. Konfirmasi bisa melalui telepon.
  5. Fotokopi KTP kedua orang tua dan dua orang saksi. Bagi warga asing dilengkapi juga dengan fotokopi paspor.
  6. Fotokopi kartu keluarga (KK).
  7. Mengisi formulir pembuatan akta kelahiran. Jangan lupa untuk meminta tanda tangan kedua saksi ya.
Nah waktu itu saya membuat akta kelahiran dan KK ini mepet dengan hari raya dikarenakan kesibukan selama bulan puasa. Target saya kedua berkas itu bisa selesai sehabis lebaran namun sayang target itu tidak bisa terlaksana.
Penyebabnya adalah fotokopi surat nikah saya belum dilegalisir. Meskipun menikah di Blitar namun saya bisa meminta legalisir dari KUA Malang. Namun apalah daya, KUA Malang tidak berhasil mendapatkan nomer telepon KUA Blitar sehingga mau tidak mau saya harus meminta langsung legalisir ke KUA Blitar. Akhirnya saya baru bisa melanjutkan proses pembuatan akta kelahiran ini setelah lebaran.




Terobosan Dispenduk Kota Malang


Alhamdulillah pengurusan legalisir surat nikah di KUA Blitar berjalan lancar, sekalian berlebaran dengan keluarga besar Mama Ivon di sana. Tapi saya berangkat sendirian saja karena tidak memungkinkan berangkat berempat selain itu juga biar lebih cepat mobilisasinya.
Oh iya, agar kelak jika ada keperluan legalisir surat nikah saya tidak perlu jauh-jauh ke KUA Blitar maka saya sekalian meminta nomer telepon kantor dan pegawainya juga hihihi. Ini adalah nomer telepon KUA Kecamatan Selopuro, Blitar (0342) 695609. Kalau pegawai KUA yang melayani saya namanya Pak Saiful (081334419534). Ya kali-kali aja ada yang nikah di Selopuro dan sekarang tinggal di luar kota Blitar dan butuh konfirmasi surat nikah bisa menghubungi dua nomer di atas.
Yang bikin saya senang, sekarang jika mau mengurus akta kelahiran, KK dan KTP tidak perlu jauh-jauh ke Perkantoran Terpadu Gedung A, Jl. Mayjen Sungkono atau Bumiayu. Mengapa begitu?
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Malang sejak 2015 telah membuat terobosan dengan membuka loket pelayanan di setiap kantor kelurahan di Malang. Saya sangat mengapresiasi terobosan pelayanan Dispenduk Kota Malang ini karena menghemat waktu dan tenaga. Menurut keterangan petugas yang melayani saya, terobosan ini baru dilaksanakan di dua kota yaitu Jakarta dan Malang. Tak heran jika keduanya menjadi percontohan untuk kota-kota lain di Indonesia.

Itulah sharing pengalaman saya membuat akta kelahiran Baby Aira dan KK yang begitu mudah dan pastinya gratis. Jadi buat para orang tua yang anaknya belum memiliki akta kelahiran segera mengurus saja demi masa depan buah kita di masa yang akan datang.




Giveaway Lebaran Seru



Lebaran Keluarga Biru pada tahun ini begitu istimewa karena kehadiran anggota baru yaitu Zivana Lathifa Humaira yang punya panggilan kesayangan Baby Aira. Bahkan Mama Ivon memesankan juga baju lebaran buat Baby Aira meski usianya belum genap sebulan. Kami memang punya kebiasaan memesan baju keluarga saat lebaran agar terlihat serasi dan kompak saat silaturahmi. Tentu saja warnanya biru, sesuai dengan warna favorit kami.






“Aim nggak usah beli mobil lagi ya, mainannya kan udah banyak.”
“Aim, liat videonya udahan ya, nanti matanya sakit kalo kelamaan liat laptop.”
 “Aim jangan berlarian mulu, kamu kok nggak bisa diam sih?”
“Aim jangan loncat-loncat di kasur, adik kan lagi bubuk!”


Entah, sudah berapa kali saya atau Mama Ivon mengatakan hal itu pada Aiman. Rasanya mulut ini sampai capek dan bosan mengulang-ulang hal yang sama pada Aim. Jengkelnya lagi, apa yang kami sampaikan sepertinya hanya masuk di kuping kanan dan keluar gitu aja di kuping kiri. Kadang kalo sudah jutek gitu kami sampai keceplosan ngomong: “Kamu kok nggak bisa dibilangin baik-baik sih Im?”




Menjadi orang tua adalah sebuah sekolah kehidupan yang akan dijalani bagi yang sudah menikah. Mungkin sekolah ini akan berakhir kelak ketika anak-anak sudah menikah atau mungkin baru berakhir setelah kita sudah tiada. Itulah sebabnya menjadi orang tua itu adalah sebuah proses belajar yang berkelanjutan. Kita bisa belajar langsung dengan anak-anak kita atau melalui orang tua lainnya.




Lactacyd Baby


“Lho Ma, kulit Aira ini kenapa ya? Kok kayak jerawatan?” Papa Ihwan menunjuk bintil-bintil bernanah seperti jerawat di siku anak kedua kami yang baru lahir awal Juni lalu.
Saya kemudian memeriksa bagian tubuh Baby Aira yang lain, ternyata jerawat itu tidak hanya ada di siku namun ada di ketiak, bahu bahkan di kulit kepalanya malah lebih banyak lagi.
“Kenapa ini Ma? Masa iya Aira baru lahir sudah jerawatan?” canda Papa Ihwan.
“Aku juga nggak tahu, kan dulu Aiman nggak pernah kayak gini.”
“Ya udah nanti ditanyain saat kontrol atau aku tanya Mbak Indri ya.”
“Iya Pa, semoga bukan gejala alergi atau penyakit.”


ShopBack


Di era digital seperti saat ini, salah satu aktivitas yang banyak dilakukan oleh netizen adalah belanja online. Di internet kita bisa menemukan banyak sekali toko online yang menyediakan aneka kebutuhan kita mulai dari makanan hingga pakaian, mulai dari pulsa hingga gadget. Para Mahmud alias mama muda biasanya paling rajin belanja online, apalagi sekarang menjelang Lebaran pasti para Mahmud ingin tampil gaya bersama keluarga saat merayakan momen lebaran.

Featured Post

Serial Begadang Bersama Aiman di Channel Keluarga Biru

Sejak kecil Aiman selalu tidur larut malam pada jam 12 malam, bisa kurang atau lebih. Kami sudah mencoba mengajaknya tidur di s...

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

Contact

Powered by Blogger.