Keluarga Biru

Featured Post

Cerita Liburan Akhir Tahun Keluarga Biru ke Yogyakarta

Laman




Membeli Kacamata Menggunakan BPJS Kesehatan


Membeli kacamata dengan BPJS?

Emang bisaa?? 

Bisaa dong, yuk ikutin cerita Keluarga Biru yang baru saja ganti kacamata baru dengan cara klaim kacamata BPJS.

Kebetulan kami berdua: Papa Ihwan dan Mama Ivon sama-sama menggunakan kacamata. Saya menggunakan kacamata jauh sebelum menikah sedangkan Mama Ivon baru menggunakan kacamata setelah menikah. Ini adalah kali kedua kami membeli kacamata baru dengan klaim ke BPJS. Sudah agak telat sih kami ganti kacamatanya ini karena terakhir ganti kacamata itu saat masih berdua, jadi sudah 5 tahun lebih wakakaka.


GALERI MUSIK DUNIA JATIM PARK 3


Di dunia ini terdapat berbagai macam alat musik, mulai dari yang tradisional hingga modern. Baik itu bahan, bentuk hingga cara memainkannya pun sangat beragam. Kebayang nggak sih kalau kita ingin sekedar melihat atau mengenal lebih dalam semua peralatan musik dari seluruh dunia, berapa biaya yang harus kita keluarkan untuk mendatangi setiap negara tempat alat musik itu berasal. Tapi kalian nggak perlu pusing bayangin berapa budgetnya karena kini di Indonesia telah hadir sebuah museum musim kelas dunia yaitu Galeri Musik Dunia. Galeri Musik Dunia (GMD) merupakan salah satu objek wisata edukasi yang berada di Jatim Park 3, Batu, Jawa Timur.
JATIM PARK 3 DINO PARK


Nama Jatim Park Group sudah tidak diragukan lagi kiprahnya di dunia pariwisata kota Batu. tinggal sebut saja objek wisata populer yang berada dibawah manajemen Jatim Park Group seperti Jatim Park 1, Jatim Park 2, Museum Angkut dan masih banyak lagi lainnya. Kini, Jatim Park Group kembali meluncurkan objek wisata yang akan semakin meramaikan wisata di kota Batu yaitu Jatim Park 3.


Hayaku Steamboat & Yakiniku Malang, Menikmati Kuliner Ala Jepang Bersama Keluarga. Saat ini kuliner di Malang makin beragam, salah satunya kuliner ala Jepang. Kalau sebelumnya sudah hadir semacam Hoka-Hoka Bento, kini kuliner ala Jepang makin berkembang yaitu steamboat dan yakiniku.

Memiliki pasangan yang selera makannya berbeda, jelas memiliki tantangan tersendiri. Suami dan anak lelaki saya termasuk yang pemilih jenis makanan, sehingga saya tidak bisa leluasa kuliner semaunya. Pemilih makanan itulah kendala utama kalau saya hendak kulineran ke restoran atau kedai baru yang sedang hitz di Malang.

Namun hal tersebut beberapa kali bisa saya atasi dengan bujukan maut hahaha. Yah, setidaknya saya memberinya pengertian, kalau gak dicoba dulu bagaimana tahu rasa makanan tersebut. Tak ayal satu dua kali makanan yang menurut suami atau anak saya terasa asing, ternyata bisa diterima oleh indra pengecap alias lidahnya.

Menikmati Kuliner Ala Jepang Di Hayaku Steamboat & Yakiniku


Beberapa waktu lalu sempat wira-wiri mengenai kedai kuliner ala Jepang yang baru buka di Malang, yaitu Hayaku Steamboat & Yakiniku. Saya pun jadi penasaran dan kepengen ngajak suami ke sana. Sebenarnya menu ala Jepang ini sudah pernah kami coba di salah atu restoran yang menyediakan menu serupa, sayangnya harganya bikin isi dompet atau ATM jebol. Suami mau nurutin ke sana itupun karena saya sedang ngidam sewaktu hamil hahaha, kalau gak, mana mau dia makan menu yang segelintir tapi bisa buat belanja dua minggu. Lol

Diperkuat dengan penampakan menu di Hayaku Steamboat & Yakiniku yang menggoda, saya pun berhasil membujuk suami buat kulineran ke sana bersama keluarga kecil kami. Hayaku Steamboat & Yakiniku letak kedai-nya pun  tak terlalu jauh dari rumah. Naik kendaraan bermotor kurleb 15 menit sampai tanpa macet karena bisa mengambil jalur alternatif.

Desain Ala Kedai Jepang




Kedai Hayaku Steamboat & Yakiniku Malang, berada di kanan jalan kalau dari arah perempatan ITN. Menempati sebuah ruko yang disulap menjadi kedai la Jepang. Ruangannya cukup minimalis, terdapat beberapa kursi kayu ala kedai dengan deretan meja yang sudah dilengkapi dengan dua tungku, satu untuk steamboat dan satunya untuk yakiniku atau ngegril. Di atasnya terdapat alat penghisap asap sehingga tetap nyaman menikmati sajian steamboat maupun yakiniku dan terlihat bersih. Ruangan terbagi menjadi dua, indoor dan out door yang ada atapnya fiber glass.




Meskipun kedainya tidak menyediakan spot khusus buat foto-foto, namun dinding ruangan cukup instagramable dengan adanya tulisan Hayaku dan gambar aneka bahan menu-menu di sana. Sementara di dinding sisinya terpampang gambar menu yang diabadikan dengan kamera dan menarik juga buat spot foto-foto lho.

Aneka Paket Menu Steamboat & Yakiniku

Saat saya sampai di sana, kondisi kedai agak sepi namun tak berapa lama mulai berdatangan satu persatu bergantian. Di Hayaku Steamboat & Yakiniku Malang memyediakan beragam paket hemat yang pastinya gak bikin jebol isi dompet maupun ATM-mu. Saya saja pas membacanya lumayan takjub dan happy pastinya.


Usai mempertimbangkan bersama, saya memilih paket Big Meal terdiri dari 1 porsi steamboat, 1 porsi yakiniku dan snack set. Untuk paket menu ini bisa dinikmati bersama empat orang. Kalau tidak ingin mengambil paket big meal, masih ada paket single lainnya. Bahkan yang ingin nambah isian steamboat atau yakiniku pun tersedia.




Sementara untuk pilihan minumannya pun beragam, mulai dari es teh, milkshake hingga minuman kekinian macam mojito. Saya dan suami memilih mojito, sementara milkshake buat anak-anak. Pesenan kamipun tak berapa lama tiba, untuk kuah steamboatnya saya memilih yang kaldu, lebih bisa diterima lidah suami dan anak-anak. Varian kuahnya ada dua macam, kaldu dan tom yum.


Seporsi steamboat terdiri dari aneka bakso seafood, udang segar, tofu seafood, irisan daging, ayam, dua macam sayur yaitu sawi hijau & putih dan bihun putih. Sementara untuk yakinikunya, terdiri irisan daging, ayam, sosis, dan udang yang sudah dibumbui dan ditaburi irisan bawang bombay dan wijen.


Suami dan anak-anak nampak menikmati menunya, untuk kuah steamboat rasanya segar dan pas dilidah saya mapun suami. Sementara untuk yakinikunya enak, dagingnya empuk yang dicocol dengan saus asem pedas gitu, enak banget dan cocok deh.

Harganya Ramah Isi Dompet Atau ATM

Selain rasanya yang enak, steamboat dan yakiniku di Hayaku Malang harganya tergolong ramah kantong termasuk buat para mahasiswa. Untuk menu makanannya mulai harga Rp. 16.000 – Rp. 99.000 ribu. Sedangkan minumannya mulai Rp. 6000 – Rp. 12.000,-

Kalau sedang tidak ingin paket menu big meal, bisa memilih paket regular yang sama terjangkaunya. Bahkan ada juga paket bowl alias single sebesar rp. 18.000,- saja. Begitupun dengan menu snack time-nya.

Overall, menurut saya Hayaku Steamboat & Yakiniku ini recommended banget buat yang mau makan kuliner ala Jepang dengan harga yang ramah isi dompet maupun ATM. Saking ramahnya saya sampai ketagihan dan sampai tulisan ini dibuat sudah tiga kali ke sini bareng keluarga kecil kami. Kalau menurut pengalaman saya sewaktu bekerja di Hong Kong, menikmati kuliner ala Jepang gini lebih pas sewaktu musim dingin.

Tentu saya pas banget dengan cuaca saat ini yang mulai masuk musim penghujan. Yang mana cuacanya sedang dingin-dinginnya, makin nikmat makan steamboat dengan kuah panas langsung dari panci saji. Buat yang ingin tahu lebih detail, bisa langsung cuz ke lokasinya yang mudah dicari.




Oh iya, hampir kelupaan. Kalau lagi asyik-asyiknya menikmati dan masuk waktu sholat, di Hayaku tersedia ruang mushola di lantai atas, lengkap dengan tempat wudhu, sajadah maupun mukena yang tersimpan rapi dalam lemari kecil. Bisa dibilang fasilitasnya lumayan juga, tersedia toilet dan tempat parkir luas.

Jangan lupa juga tonton vlog kuliner kami di Hayaku di bawah ini



Ivonie Zahra


Hayaku Steamboat & Yakiniku Malang

Jl. Bendungan Sigura-gura Barat Raya No. 1 c Malang
Buka : Setiap hari, mulai 11.30 – 22.00 WIB
IG : @hayakumalang 







 
ANAK INVESTASI ORANG TUA?
Add caption


Salah satu channel yang saya ikuti di Youtube adalah channel Sacha Stevenson. Sacha ini adalah youtuber berkebangsaan Kanada-Indonesia yang menikah dengan Angga Prasetya, pria asal Bandung. Channel Sacha mulai terkenal sejak dia membuat serial video "How to Act Indonesian" yang berisi tentang  potret kebiasaan orang Indonesia. Nah awal bulan ini, dia bikin video yang berjudul Shark Tank - School in Indonesia (Parody).



Aku Anak AKTIF, Bukan Anak NAKAL


“Pak, tolong dong anaknya dipegangin. Kepala teman saya kena tangan anaknya.”
“Oh iya, maaf ya Mbak,” ucap saya pada seorang wanita yang duduk dibelakang saya ketika kami pulang menuju Malang. Malam itu kami dalam perjalanan Cirebon-Malang menggunakan kereta api Matarmaja.
Jujur, baru kali itu saya mendapatkan teguran dari orang lain atas tingkah lalu Mas Aiman. Saya pun lalu menyuruh Mas Aiman duduk. Untungnya wanita tersebut menegur saya dengan baik sehingga saya tidak sampai tersinggung dan merasa dipermalukan. Mungkin teman wanita tersebut sudah menahan-nahan diri sejak tadi karena kepalanya tidak sengaja kena tangan Mas Aiman.





Sore itu kereta api Matarmaja membawa saya dan Mas Aiman ke Cirebon. Karena siang hari nggak tidur, Mas Aiman terlelap sejak dari rumah hingga ke Stasiun Kota Baru Malang. Karena dia tidur, saya pun jadi lebih leluasa ngobrol dengan penumpang lainnya. Ketika sampai di Stasiun Kepanjen, beberapa penumpang mulai memenuhi gerbong tempat saya duduk. Di antara mereka ada satu keluarga yang terdiri dari seorang bapak, ibu dan anak gadisnya yang masih remaja.



Perjuangan Naik Bus Surabaya-Malang


“BAYIKU TERJEPIIIT…JANGAN DORONG-DOROONG..!!”
Mama Ivon memekik tertahan di tengah-tengah kerumunan para calon penumpang yang berebut naik ke bus tujuan Surabaya-Malang. Dadanya sampai terasa sesak karena dari belakang terdorong calon penumpang yang takut tidak kebagian kursi, sementara di depan juga tidak bisa bergerak karena ada orang yang berusaha menerobos dari balik pintu sehingga antrian tertahan. Saya sendiri memegangi Aim dan posisi saya juga terdesak calon penumpang lain. Untungnya insiden terjepit itu nggak berlangsung lama, kami pun bisa mendapatkan kursi di dalam bus.

Google+ Followers

Followers

Total Pageviews

IBX585B563EDC6FB

Contact

Powered by Blogger.