Berkah Nge-Vlog Part 2

by - January 31, 2019




Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018



Jakarta, dahulu kota ini hanya ada dalam mimpi saya. Jauhnya jarak Malang – Jakarta membuat saya tak berani bermimpi bisa mengunjunginya. Apalagi saya punya hoby suka mabuk perjalanan, nggak kebayang deh harus menempuh perjalanan jauh PP Malang-Jakarta. Tapi akhirnya takdir membawa saya hingga bisa menjejakkan kaki di ibukota. Mulai dari acara gathering kantor, workshop kepustakawanan hingga event-event blogger skala nasional yang saya tempuh dengan berbagai armada mulai dari bus, kereta api hingga pesawat terbang.

Perjalanan saya kali ini sedikit berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya. Saya mendapatkan undangan resmi dari Kementrian Kesehatan RI untuk menerima penghargaan sebagai pemenang Lomba Blog dan Vlog 2018 yang diadakan oleh Kemenkes RI pada bulan November 2018. Undangan ini ibarat oase di padang pasir mengingat saya sudah lama sekali tidak mengukir prestasi di dunia kreatif yang saya geluti. Lomba-lomba blog sudah dipenuhi oleh para jawara yang tidak hanya piawai merangkai kata namun juga jago mendesain infografis nan keren. Saya pun akhirnya melipir ke dunia vlog, itupun tanpa obsesi bisa mengukir pretasi di lomba vlog karena saya sadar skill dan peralatan saya jauh dari kata professional.




Saya menganggap kemenangan ini sebuah keberuntungan karena saat mendaftarkan vlog Aira imunisasi itu tidak muluk-muluk bisa menang. Saya sekedar ikutan untuk meramaikan lomba saja karena temanya cocok dengan vlog Aira. Saya mendapat informasi lomba tersebut setelah membuat vlog, untungnya deadline lomba masih agak lama sehingga saya tetap bisa ikutan.


Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018





Saya tiba di Puri Denpasar Jakarta sekitar pukul 5 sorean. Perjalanan dari Terminal 3 Soekarno Hatta saya tempuh dengan naik Damri dan Ojek Online. Saat di Terminal 3 saya menyempatkan diri mencoba naik Skytrain atau Kereta Layang (Kelayang) yang menghubungkan setiap Terminal dan Stasiun Kereta Bandara. Cukup excited juga saya karena baru kali saya punya kesempatan mencobanya, kita bisa menikmati wisata bandara dalam perjalanan menuju tiap Terminal. Tapi saya nggak jadi nyobain naik Kereta Bandara karena atas saran petugasnya, lebih efektif dan murah jika saya naik Damri wekekekeke. Salut ama petugasnya karena udah jujur kasih informasi kepada para penumpang. Untuk cerita pengalaman saya naik Skytrain Soekarno Hatta akan saya tulis di blog post tersendiri. Sementara tonton aja vlog-nya dulu di sini:




Terkejut, itulah perasaan saya ketika memasuki kamar hotel yang sudah dibooking oleh Kemenkes untuk para pemenang lomba. FYI, yang diundang bukan hanya pemenang blog dan vlog tapi juga dari kalangan wartawan media cetak, televisi dan radio. Kamar yang akan saya tempati selama dua hari itu ukurannya luas banget, tipe-tipe Familly gitu deh. Kirain saya akan menempatinya bersama pemenang yang lain tapi ternyata sendirian aja dong. Agak parno juga ini menempatin kamar seluas ruang tamu sendirian, takut kalau mendadak ada yang ketuk-ketuk pintu ngajak bubuk bareng wekekeke.


Puri Denpasar Jakarta


Setelah sholat maghrib saya mulai mati gaya dan baper (bawaan laper). Mendadak terbersit ide untuk mencari teman buat jalan, saya pun lalu menghubungi Ibu Septi untuk meminta No HP pemenang lainnya. Saya dikasih nomer seorang wartawan dari Solo Pos, namanya Mas Cahyadi. Singkat kata kami pun kenalan dan saya ngajak dia buat keluar sekedar jalan-jalan dan cari makan. Tapi sial ajakan saya ditolak wekekeke. Mas Cahyadi lagi nyambi ngerjain kantor dan makan malam dengan makanan siangnya. Akhirnya saya putuskan untuk jalan sendiri ke mall terdekat.

Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018


Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54


Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54



Rencana awal, penyerahan penghargaan diserahkan saat upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 yang jatuh pada tanggal 12 November 2018. Namun ada perubahan rencana, penghargaan diserahkan pada acara khusus yang diadakan malam harinya di Hotel Gran Melia. Namun begitu, para pemenang tetap diwajibkan untuk mengikuti upacara.


Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018



Saya berangkat dari hotel menuju Kemenkes barengan dengan Mas Cahyadi, tentunya kami sudah sarapan dulu di hotel. Ketika sarapan Mas Cahyadi cerita kalau salah satu pemenang dari kalangan blogger itu merupakan teman SMA-nya yaitu Mbak Emanuella Christianti (www.nyonyamalas.com). Ketika kami sampai di Kemenkes, hal pertama yang kami lakukan adalah narsis dan ngevlog dulu di depan kantor Kemenkes hehehe. Baru kemudian mencari Ibu Septi dan para pemenang lainnya.


Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018


Ndilalah, pemenang yang sudah hadir di sana adalah Mbak Emanuella. Mas Cahyadi dan Mbak Emanuella pun akhirnya reuni dadakan di lapanan Kemenkes. Kami pun juga berkenalan dengan pemenang lainnya yang berasal dari media cetak, radio hingga online, salah satunya Mbak Aprilia dari Radio Patria Blitar. Kami pun juga sharing ide dari masing-masing karya, ide Mas Cahyadi cukup unik dan jarang kepikiran oleh orang kebanyakan. Mas Cahyadi mengaitkan kasus bayi stunting dengan kebiasaan merokok yang mayoritas dilakukan oleh para bapak. Kebiasaan merokok mau nggak mau akan mengurangi alokasi dana pembelian makanan yang bergizi untuk anak, apalagi di keluarga menengah ke bawah. Sudah banyak pengakuan yang saya dapatkan dari para perokok bahwa mereka rela nggak sarapan asalkan sudah merokok.


Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54


Dalam upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 tersebut Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Anfasa Moeloek SpM (K) menuturkan bahwa Indonesia menghadapi tantang kesehatan yang dilematis, di satu sisi ada anak-anak yang mengalami masalah obesitas namun di sisi lain ada juga anak-anak yang mengalami stunting. Keduanya disebabkan oleh pola makan dan pola asuh yang salah. Itulah sebabnya Ibu Nila mengajak masyarakat Indonesia untuk bersatu mengatasi dua masalah penting ini karena menyangkut masa depan generasi penerus bangsa. Kalau ingin tahu gimana jalannya upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 dan apa saja kegiatan yang saya lakukan di Kemenkes setelah upacara, tonton video di bawah ini ya:




Malam Penganugerahan Publikasi Kesehatan

Setelah acara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54, saya dan pemenang lainya balik lagi ke hotel. Sebelum balik, kami diberi pesan oleh Ibu Septi agar sudah standby di Gran Melia Hotel pukul lima sore. Gara-gara hal itu saya nggak bisa menerima tawaran seorang kawan blogger Jakarta main ke Kota Tua karena kuatir ntar terlambat datang di acara penghargaan. Jarak antara Hotel Puri Denpasar Jakarta dengan Kota Tua cukup jauh, belum lagi kalau nanti kena macet. Untuk mengisi waktu, sambil beristirahat saya pun mengedit video yang tadi saya ambil saat upacara di Kemenkes.


Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018


Sekitar pukul setengah lima saya sudah siap untuk meluncur ke Gran Melia. Saya pun lalu menghubungi Mas Cahyadi, eh ternyata dia sudah duluan. Ya udah deh saya meluncur seorangan wae ke hotel. Setibanya di Gran Melia, saya bertemu dengan Mas Satto Raji dan Akbar Muhibar, blogger sekaligus admin di BCC. Pertemuan dengan Mas Satto Raji ini untuk yang kedua kalinya, dulu kami pertama kali ketemu saat meliput event kuliner di Malang. Sedangkan kalau sama Mas Akbar baru pertama kali ketemu, selama ini hanya kontakan via WAG dan Youtube.



Biar pas acara penyerahan hadiah nggak lesu, para pemenang dan undangan dipersilakan untuk makan malam terlebih dahulu. Kesempatan itu pun dipergunakan oleh para pemenang untuk saling berkenalan. Tidak seperti saat upacara, malam itu semua pemenang hadir mulai dari blogger, awak media TV dan Radio hingga pegawai dari instansi di bawah Kemenkes. Saya pun berkenalan dengan pemenang blogger yang lain yaitu Mas Ferry Aldina dan Dwi Hatmojo Kresnoadi. Ada juga seorang ibu muda pemenang lomba fotografi bertema kesehatan. 


Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018



Tibalah saat yang ditunggu-tunggu yaitu penyerahan hadiah dimana para pemenang dipanggil satu per satu untuk naik ke atas panggung. Bagi saya, moment ini sangat berharga dan takkan terlupakan karena selama bertahun-tahun berkecimpung sebagai content creator baru kali ini saya mendapatkan apresiasi yang begitu tinggi saat menjadi pemenang dalam sebuah lomba.

Ketika nama saya dipanggil, hati ini berdebar-debar. Meskipun sudah mendapatkan pengumuman sebagai pemenang sejak beberapa hari yang lalu, tetap saja rasanya beda ketika saya melangkahkan kaki mendekati panggung. Apalagi ketika menerima langsung penghargaan dari Ibu Nila Moeloek, seumur-umur baru kali ini bersalaman dengan seorang menteri. Para pemenang mendapatkan piala, sertifikat dan tentunya hadiah fresh money yang nominalnya buat saya besar banget, padahal saya hanya juara 3. Alhamdulillah dan bersyukur banget, ini rejeki untuk keluarga tercinta.


Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018


Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018


Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018




Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018

Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018


Setelah prosesi penyerahan hadiah, acara dilanjutkan dengan hiburan. Duo MC kocak yang memandu acara berhasil mengajak para peserta untuk berjoget dengan diiringi lagu-lagu yang ngebeat. Bahkan Ibu Nila Moeloek pun ikut bergoyang ketika Duo MC mendendangkan lagu Senam Maumere.


Juara Lomba Vlog Kemenkes 2018



Oke itulah cerita saya diundang oleh Kementrian Kesehatan RI untuk menerima penghargaan sebagai pemenang Lomba Blog dan Vlog 2018 pada bulan November 2018. Semoga di tahun 2019 ini, saya bisa meningkatkan kualitas video-video yang saya buat, berbagi hal-hal positif dan bermanfaat baik melalui video maupun tulisan, aamiin. Terimakasih banyak untuk Ibu Nila dan para staf Kementrian Kesehatan RI atas apresiasi dan moment tak terlupakan ini, semoga bisa bertemu dan bekerjasama lagi di event-event selanjutnya, aamiin.

Staf Kementrian Kesehatan RI



You May Also Like

3 comments

  1. Keren, saya salut sama mereka yg bisa megang kamera sambil jalan, ama ngoceh2. Eh plus ngedit pulak nantinya ya.
    Saya pernah nonton vlognya, saya akui cara ngevlognya berkembang. eh sekarang masnya dapat penghargaan ya. Alhamdulillah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya masih harus banyak belajar, terutama menepis rasa malu yang kadang masih bikin ga lepas ngomongnya di depan umum. Makasih Mbak apresiasinya.

      Delete
  2. Keren mah si Abang, ajarin ngevlog donk Bang... :-)

    ReplyDelete