Kenali Apa Saja Jenis Visa ke Australia dan Syarat Pengajuannya



Liburan ke luar negeri selalu menjadi momen yang paling dinanti-nanti oleh kami sekeluarga. Setelah anak-anak beranjak remaja, rasanya pengin mengajak mereka eksplorasi tempat baru dan memberikan pengalaman yang benar-benar berbeda dari biasanya. Dulu kami seringnya hanya jalan-jalan di sekitaran Batu, Malang, atau paling jauh ke Bali. Tapi sekarang, nabungnya sudah lumayan terkumpul nih, hehehe.

Salah satu destinasi wisata yang sudah lama masuk wishlist perjalanan Keluarga Biru adalah negeri kanguru, Australia! Terbayang betapa serunya melihat satwa endemik Australia dari dekat atau sekadar berfoto dengan kemegahan Sydney Opera House. Bawaannya jadi harus buru-buru ngepak koper!

Namun sebelum mulai hunting tiket pesawat, ada satu "PR" penting yaitu mengurus visa. Belakangan ini, banyak sekali teman-teman pembaca blog yang mengirim pesan dan bertanya kepada Papa Ihwan dan Mama Ivon. Pertanyaannya kurang lebih sama: "Sebenarnya visa ke Australia itu apa saja sih jenisnya?

Jenis-jenis Visa ke Australia

Yuk, kita bedah satu per satu kegunaannya, apakah sifatnya permanen atau sementara, serta berapa biayanya!

1. Subkelas 101 - Visa Anak

Visa Anak atau Child visa ini diperuntukkan bagi seorang anak yang saat ini berada di luar Australia, namun ingin pindah ke Australia untuk tinggal bersama orang tua mereka. Sifat dari visa ini adalah permanen alias menetap selamanya.

Dengan mengantongi visa ini, sang anak diizinkan untuk tinggal di Australia tanpa batas waktu, bisa bekerja dan belajar di sana, hingga mendaftar di skema perawatan kesehatan publik milik pemerintah Australia, yaitu Medicare. Biaya untuk mengajukan permohonan visa ini dimulai dari AUD 4,040.00.

2. Subkelas 102 - Visa Adopsi

Mirip dengan Visa Anak, Adoption visa ini sifatnya juga permanen. Bedanya, visa ini dikhususkan untuk anak-anak yang diadopsi di luar Australia agar bisa hidup dan menetap di Australia bersama orang tua angkat (adoptive parent) mereka.

Hak yang didapatkan anak tersebut pun sama lengkapnya, mulai dari hak tinggal tanpa batas waktu, izin bekerja dan belajar, fasilitas kesehatan Medicare, hingga hak untuk mengikuti kelas bahasa Inggris gratis yang disediakan oleh pemerintah setempat. Biaya pengajuannya juga sama, yakni mulai dari AUD 4,040.00.

3. Subkelas 117 - Kerabat Anak Yatim

Nah, kalau yang satu ini namanya Orphan Relative visa. Visa ini memberikan izin yang bersifat permanen bagi seorang anak berstatus lajang (single) untuk datang dan menetap di Australia bersama kerabatnya.

Syarat utamanya adalah jika orang tua kandung dari anak tersebut telah meninggal dunia, sama sekali tidak dapat merawat mereka, atau keberadaannya tidak dapat ditemukan.

Sama seperti visa anak lainnya, pemegang visa ini berhak mendaftar Medicare dan berpeluang mengajukan kewarganegaraan Australia nantinya. Biaya yang dibutuhkan untuk visa ini mulai dari AUD 2,475.00.

4. Subkelas 155 - Resident Return

Pernahkah Anda bertanya-tanya, bagaimana nasib orang yang sudah punya status penduduk tetap di Australia tapi visanya expired saat mereka sedang jalan-jalan ke luar negeri? Jawabannya ada di visa Resident Return ini!

Visa ini diperuntukkan bagi mereka yang ingin kembali ke Australia sebagai penduduk permanen (permanent resident) setelah fasilitas perjalanan pada visa sebelumnya kedaluwarsa. Jadi, statusnya tetap permanen. Anda bisa bebas bepergian keluar-masuk Australia selama masa fasilitas perjalanannya masih aktif. Biayanya AUD 475.00 jika diaplikasikan secara online.

5. Subkelas 300 - Visa Tunangan

Wah, ini khusus buat Anda yang sedang kasmaran dan bersiap melangkah ke jenjang pernikahan! Prospective Marriage visa ini sifatnya sementara, yang mengizinkan Anda untuk datang ke Australia dengan tujuan utama menikahi calon pasangan Anda.

Masa tinggal yang diberikan biasanya sekitar 9 hingga 15 bulan sejak tanggal visa diterbitkan. Selama masa tunggu tersebut, Anda sudah diizinkan untuk bekerja maupun menempuh pendidikan di Australia. Setelah resmi menikah, barulah Anda bisa mengajukan Partner visa.

6. Subkelas 309/100 - Pasangan

Jika Anda sudah resmi menjadi pasangan dari seorang warga negara Australia, penduduk permanen Australia, atau warga negara Selandia Baru yang memenuhi syarat, Anda bisa mengajukan visa Partner ini.

7. Subkelas 400 - Visa Kegiatan Singkat

Untuk Anda yang punya keahlian khusus dan mendapat panggilan kerja short-term di Australia, Temporary Work (Short Stay Specialist) visa adalah pilihan yang tepat. Sesuai namanya, visa ini bersifat sementara, biasanya memberikan izin tinggal hingga maksimal 6 bulan.

Visa ini sangat spesifik untuk pekerjaan yang membutuhkan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman tingkat tinggi yang umumnya sulit ditemukan di pasar tenaga kerja lokal Australia. Biaya pengajuannya berada di angka AUD 535.00.

8. Subkelas 403 - Bekerja Sementara (Hubungan Internasional)

Masih dalam kategori bekerja, Temporary Work (International Relations) visa ini dikhususkan untuk pekerja sementara yang bertujuan meningkatkan hubungan bilateral atau internasional Australia. Salah satu jalurnya adalah Government Agreement stream.

Jika disetujui, sifatnya tetap sementara namun Anda bisa mendapatkan izin tinggal yang lumayan lama, yaitu hingga maksimal 4 tahun. Biaya pengajuannya adalah sekitar AUD 470.00.

9. Subkelas 445 - Dependent Child

Visa Dependent Child ini fungsinya sebagai jembatan. Sifatnya sementara, yang diberikan kepada seorang anak untuk bisa tinggal di Australia sembari menunggu hasil keputusan akhir dari aplikasi Partner visa permanen milik orang tua mereka. Selama masa tunggu tersebut, sang anak bebas bepergian ke luar dan masuk Australia, serta mendapatkan hak untuk sekolah.

10. Subkelas 461 - Hubungan Keluarga Selandia Baru

Jika Anda bukan warga negara Selandia Baru tetapi merupakan bagian dari unit keluarga warga negara Selandia Baru, Anda bisa mengajukan New Zealand Citizen Family Relationship visa. Sifat visa ini adalah sementara.

Anda akan diizinkan untuk tinggal, bekerja, dan belajar di Australia selama kurun waktu 5 tahun. Selama 5 tahun tersebut, Anda juga bebas bepergian keluar-masuk Australia sesuka hati.

11. Subkelas 462 - Bekerja dan Berlibur

Ini dia jenis visa yang paling sering diincar oleh anak muda Indonesia, yaitu Work and Holiday visa! Visa yang sifatnya sementara ini diperuntukkan bagi kalangan dewasa muda (usia 18 hingga 30 tahun inklusif) yang ingin liburan panjang sambil bekerja di Australia untuk mendanai perjalanan mereka. Anda akan diberikan masa tinggal selama 12 bulan.

 

12. Subkelas 500 - Visa Pelajar

Bagi anak-anak yang berencana menimba ilmu di Australia, mereka wajib mengantongi Student visa. Tentu saja visa ini sifatnya sementara, dengan masa berlaku menyesuaikan durasi pendaftaran studi Anda (biasanya hingga 6 tahun). Asyiknya, selain mengizinkan pemegangnya berpartisipasi dalam program studi, visa ini juga memperbolehkan pelajar untuk bekerja paruh waktu hingga 48 jam per dua minggu.

13. Subkelas 590 - Visa Wali Pelajar

Jika anak Anda yang masih di bawah umur (di bawah 18 tahun) mendapat visa pelajar, Anda sebagai orang tua atau wali bisa menemaninya menggunakan Student Guardian visa. Sifatnya sementara dan durasi berlakunya akan disesuaikan dengan lamanya visa pelajar sang anak.

14. Subkelas 600 - Visa Kunjungan (Wisata)

Nah, ini dia visa yang paling penting dan menjadi andalan Keluarga Biru! Visitor visa diperuntukkan bagi kita yang tujuannya murni untuk berlibur, mengunjungi keluarga atau teman, atau bahkan ikut pelayaran kapal pesiar.

Visa ini sifatnya sementara dan mengizinkan kita tinggal hingga 12 bulan di Australia. Perlu diingat, pemegang visa turis ini dilarang keras untuk bekerja ya!

15. Subkelas 771 - Transit

Jika Anda terbang menuju negara lain tapi harus transit atau singgah sejenak di bandara Australia, Anda diwajibkan memiliki Transit visa. Visa ini mengizinkan Anda untuk berada di Australia dalam waktu yang sangat sementara, yaitu tidak lebih dari 72 jam.

Visa ini juga berlaku jika Anda hendak bergabung ke kapal sebagai kru kapal laut. Kabar baiknya, visa transit ini sama sekali tidak dipungut biaya alias Gratis!

Syarat Mengajukan Visa Australia

apa saja jenis visa ke australia


Bagi Anda yang sudah mantap menentukan jenis visanya, berikut adalah persyaratan dokumen yang wajib untuk dipenuhi. Catat baik-baik ya; jangan sampai ada yang terlewat!

  1. Formulir pengajuan visa
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK)
  3. 2 (dua) lembar pas foto ukuran 4x6 dengan latar belakang putih. Fotonya harus terbaru ya, maksimal 6 bulan terakhir
  4. Fotokopi paspor yang memiliki masa berlaku minimal 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan. Yang dilampirkan bukan cuma halaman depan biodata lho, tapi juga halaman belakang, halaman stempel keluar-masuk negara lain, dan riwayat visa yang pernah Anda miliki
  5. Fotokopi rekening tabungan selama 3 bulan terakhir. Pihak kedutaan sangat ketat soal ini karena mereka ingin memastikan kita memiliki dana yang cukup untuk liburan dan tidak luntang-lantung di negara mereka
  6. Laporan kartu kredit dan slip gaji selama 3 bulan terakhir. Ini sebagai bukti ikatan finansial dan pekerjaan kita di Indonesia
  7. Dokumen tambahan penyokong lainnya seperti: rencana perjalanan (travel itinerary) harian secara detail, surat keterangan kesediaan untuk pulang ke Indonesia dari HRD kantor, bukti transaksi booking tiket pesawat dan hotel, serta surat rekomendasi.

Cara Mengajukan Permohonan Visa Australia

Setelah semua persyaratan super tebal itu lengkap, langkah selanjutnya apa? Anda memiliki dua opsi jalur pengajuan.

Bagi Anda yang suka tatap muka dan ingin dibantu secara langsung, silakan datang ke Australia Visa Application Centre (AVAC). Langkah pertama untuk pengajuan visa secara lisan ini adalah dengan mengunjungi kantor representatif AVAC yang berada di Kota Jakarta atau Kota Bali. Nanti petugas di sana akan membantu mengecek kelengkapan fisik dokumen Anda.

Tapi bagi Anda yang mungkin sibuk bekerja, mager keluar rumah, atau berdomisili jauh dari Jakarta dan Bali, jangan sedih! Pengajuan visa saat ini sudah jauh lebih modern dan bisa dilakukan secara online.

Caranya sangat mudah. Anda hanya perlu mengunjungi laman resmi di tautan https://immi.homeaffairs.gov.au/v. Sebelumnya, Anda diwajibkan untuk membuat ImmiAccount di situs immi.gov.au. Begitu akun jadi dan berhasil login, Anda tinggal klik-klik saja ikuti petunjuk dan mengunggah semua scan dokumen yang dibutuhkan tadi.

Itulah cerita dan rangkuman informasi dari Keluarga Biru mengenai ragam jenis visa Australia, kegunaannya, hingga pernak-pernik syarat pengajuannya.

Nah, sekarang setelah Anda paham betul mengenai visa ke Australia apa saja beserta cara urusnya, langkah paling seru selanjutnya tentu saja segera booking tiket untuk penerbangan ke australia! Jangan lupa untuk mengecek ketersediaan kursi dan promo agar perjalanan bersama keluarga tercinta bisa terencana dengan baik dan dompet tetap aman.

Semoga panduan yang Papa Ihwan dan Mama Ivon tulis ini bisa membantu mempermudah langkah liburan keluarga Anda. Selamat merencanakan itinerary liburan, and see you in Australia!

 



No comments

Popular Posts