Monday, December 17, 2018

Sudahkah Si Kecil Tumbuh Kembang Sesuai Usianya? Cek dengan Kalkulator AFS dari Parenting Club


Ketika dihadapkan pada tumbuh kembang anak, saya selalu membesarkan hati. Secara mempunyai dua anak dengan berbeda jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan, saya sering berpikiran positif. Bahwasannya setiap tumbuh kembang anak-anak itu berbeda satu sama lainnya. Akan tetapi yang perlu digarisbawahi tahapannya sama karena secara sistematis mulai usia sejak lahir hingga umur 18 tahun tahun.

Thursday, December 13, 2018

Berkah Nge-Vlog Part 1




Seperti yang sudah sering saya tulis di postingan-postingan sebelumnya, bahwa selama satu tahun terakhir saya lebih banyak aktif di Youtube. Dalam setiap bulannya, frekuensi upload video di sana bisa melebihi frekuensi saya ngeblog. Boleh dibilang saya menemukan dunia baru yang lebih menantang di Youtube. Nah tulisan saya kali ini akan membahas buah manis dari konsistensi yang saya lakukan di Youtube.

Kabar Gembira dari Jakarta


Di awal bulan November, ketika saya baru saja melepaskan keberangkatan mertua untuk kembali bekerja di Hongkong, saya mendadak dimasukkan ke sebuah WAG oleh seseorang yang tidak saya kenal. Nama WAG-nya: Blog dan Vlog, sayapun mengira ada job baru. Trus saya membuka attachment berupa file PDF yang dikirim sang admin yaitu Ibu Septi. Saya sempat tidak percaya dengan isinya, lalu setelah memastikan kebenarannya hati saya pun berbunga-bunga dan bersyukur kepada Allah.
File PDF itu berisi pengumuman pemenang lomba media massa (cetak, TV dan radio) dan media sosial (blog dan vlog) yang diadakan oleh Kementrian Kesehatan RI. Adapun tema lombanya adalah Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stunting dan Perlindungan Imunisasi. Lomba ini diadakan pada bulan September 2018, saya sendiri mendapatkan informasi tentang lomba dari Mbak Wawa di grup Blogger Crony Community (BCC).



Saya pun mengikutkan vlog modal HP yang saya bikin saat mengantarkan Aira imunisasi Difteri di lomba Kemenkes tersebut. Waktu itu sih saya nothing to lose mengingat jam terbang saya di dunia YT terutama vlog masih sedikit. Eh siapa sangka, ternyata vlog kami tersebut dipilih oleh para juri sebagai Juara ke 3. Adapun yang menjadi Juara 1 adalah Mas Satto Raji dan juara 2 Mas Akbar Muhibar.
Yang bikin saya makin excited (selain nominal hadiah tentunya), semua pemenang utama diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan dan piala secara langsung dari Ibu Nila Moeloek, selaku Menkes pada tanggal 12 November 2018. Trus biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh Kemenkes, whuaa dapat rejeki dobel-dobel ini namanya. #BerkahNgevlog



Tapi sayangnya saya tidak bisa berbagi kabar bahagia ini di publik (baca: sosmed wekekeke) karena Kemenkes baru akan memberikan pengumuman resmi tanggal 12 November 2018. Jadilah saya hanya berbagi dengan keluarga dan sahabat dekat saja. Bahkan dengan member grup Blogger Kekinian pun saya hanya bilang ada undangan acara dari Kemenkes.

Drama Sebelum ke Jakarta


Sebelum dapat pemberitahuan dari Kemenkes, saya dan istri sudah punya planning mau ke kota Surabaya untuk menghadiri event BUMN dari tanggal 10-11 November 2018. Setelah dipikir masak-masak, lebih efisien jika saya berangkat ke Jakarta dari Surabaya saja. Sementara istri pulang ke Malang sendirian naik kereta. Sengaja dia pesen kereta eksekutif, nggak mau kalah sama saya yang dapat fasilitas naik pesawat Garuda PP wekekekeke.




Ceritanya pagi itu, kami sudah berusaha bangun pagi. Ntah saya yang kelamaan mandi, Mama Ivon yang kelamaan dandan atau kami yang kelamaan kalau sarapan. Kami baru sadar untuk segera berangkat ke Stasiun Gubeng ketika jam sudah menunjukkan pukul 7 lebih. Padahal kereta Mama Ivon berangkat pukul 07.20, sementara saya mengiranya pukul 07.30. Paniklah kami, mana taksi online yang saya pesan tidak kunjung datang.
Kalau di film-film biasanya tokoh utama diceritain bisa datang tepat waktu meski sudah mepet jam keberangkatan. Tapi sayangnya ini bukan film dan kami harus menerima kenyataan jika Mama Ivon ketinggalan kereta. Mama Ivon nangis: sedih dan marah. Dia langsung balik badan begitu petugas kereta bilang kalau kereta yang akan dia naiki baru saja berangkat. Saya sempat ngusulin untuk nyoba ke Stasiun Wonokromo, siapa tahu bisa naik dari sana. Tapi Mama Ivon menolak usulan tersebut mentah-mentah. Emang sih tiketnya sudah hangus tapi tidak ada salahnya kan mencoba, siapa tahu bisa naik dengan menunjukkan bukti pembayaran yang ada di HP-nya.
Mau nggak mau Mama Ivon harus naik bus, saya pun mengantarnya ke Terminal Bungurasih. Perjalanan ke sana terasa berat dan lama karena Mama Ivon memasang muka jutek bin dingin. Saya pun hanya bisa diam saja karena kalau saya berusaha membujuknya yang ada malah saya dikacangin atau dia makin marah. Malu lah sama sopir taksi onlen yang mengantarkan kami. Alhamdulillah, Mama Ivon bisa mendapatkan bus jurusan Surabaya – Malang dengan mudah.
Jujur, sedih rasanya waktu itu karena kami mau berpisah eh malah kayak gini. Maunya kan berpisah dengan senyuman manis bukan dengan wajah ditekuk seperti itu. Setelah mengantar Mama Ivon, saya pun lalu balik lagi ke hotel.

 ***

Kira-kira pukul 10.30 saya check-out dan memesan ojek online untuk ke Bandara Juanda, Sidoarjo. Agak keder juga sih sebenarnya membayangkan perjalanan dari hotel yang berada dekat dengan Stasiun Gubeng ke Bandara Juanda menggunakan motor. Apakah bisa lebih cepat dari naik taksi online atau malah lebih molor.
Pak ojek online yang mengantarkan saya usianya sudah agak tua, mungkin sekitar 40 tahunan. Tapi cara bawa motornya kayak anak-anak muda yang suka ngebut gitu, saya antara senang dan parno jadinya. Seneng karena perjalanan jadi lebih cepat tapi juga parno dengan keselamatan kami. Eh kok ndilalah pas setelah melewati kawasan Ahmad Yani, ada razia lalu lintas dan kami diberhentikan oleh salah satu polisi. Ternyata lampu depan motor kami mati, rupanya Pak Ojol lupa menyalakannya.
“Duh bisa telat neh sampai di bandara,” batin saya.
Proses interogasi pun dijalani, Pak Ojol mau nggak mau ditilang, SIM-nya ditahan dan harus menjalani sidang. Setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan ke Juanda. Gitu pun masih sempat ada adegan nanya-nanya ke orang penjual di pinggiran jalan karena Pak Ojol lupa arah jalan ke Juanda. 

“Bentar ya Mas, saya kok lupa ini beloknya dimana. Jangan-jangan kelewatan.”
“Walah, trus gimana Pak?”
“Saya tanya orang dulu.”
Fiuuh, bener-bener perjalanan yang menguji iman eh mental.

Sebenarnya saya sudah beberapa kali ke Bandara Juanda tapi gara-gara insiden ditilang polisi itu saya jadi blang deh. Alhamdulillah, setelah nanya sama penjual tersebut kami jadi lega karena jalan yang kami tempuh ini adalah jalan yang benar bukan jalan yang sesat wekekeke. Saya pun akhirnya bisa sampai di Juanda dengan selamat dan bisa istirahat sambil menunggu jam keberangkatan ke Jakarta.



Makin lega juga setelah dapat kabar Mama Ivon sudah sampai di Malang, kami pun video call karena Duo Ai kepengin liat penampakan bandara dan pesawat dari jarak dekat. Mereka pada nagih kepengin naik pesawat juga kapan-kapan.
Oke, sampai di sini dulu ya tulisannya. Saya takut nanti kalian bosan jika baca tulisan saya yang panjang. Next saya akan bercerita petualangan setibanya di Jakarta yaitu mencoba naik Kereta Layang di Terminal 3 Bandara International Soekarno Hatta.




Monday, December 10, 2018

Padu Padan Model Jaket Terbaru agar Terlihat Makin Modis





Jaket bukan sekedar dipakai untuk menghangatkan tubuh, tapi juga jadi pelengkap penampilan agar terlihat makin macho. Sebagai laki-laki, tampil modis sebenarnya tidak sulit. Kenakan saja model jaket terbaru dan lengkapi dengan kacamata pria, sehingga terlihat menawan dan dikagumi banyak orang. Bagaimana cara memadukan jaket dengan celana yang cocok?
Ini Mix and Match Model Jaket Terbaru dan Kekinian

1.       Jaket Parka dan Celana Jeans Polos
Celana jeans polos cocok dikenakan bersama jaket parka. Mengapa harus celana yang polos, bukan yang model celana cargo? Karena jaket parka sudah terlihat ‘ramai’ dan memiliki banyak kantong di bagian depan. Jika dipadukan dengan celana cargo yang juga memiliki banyak kantong, maka Anda akan terlihat sebagai kantong berjalan. 

Pilih jaket jeans polos berwarna hitam atau biru dongker sehingga cocok dipadukan dengan jaket parka warna apa saja. Celana warna gelap cenderung netral dan tidak terlihat aneh jika dipadukan dengan jaket warna terang. Jangan lupa kenakan kacamata pria agar kelihatan semakin macho.
2. Jaket Cardy
Cardy adalah model jaket terbaru yang sedang tren di kawasan Asia Tenggara. Jaket cardy banyak dipakai oleh aktor dari Korea Selatan. Jika Anda ingin tampil keren secara instan, pakai kaos polos dan jaket cardy dan padukan dengan celana model skinny yang polos.
Jangan padukan jaket cardy dengan celana jeans yang memiliki lubang di lutut atau warnanya bergradasi, karena model jaket cardy sudah ‘ramai’, sehingga bagian bawahnya harus polos. Jika atasan dan bawahan sama-sama ‘ramai’, Anda malah terlihat norak.
3. Jaket Hoodie
Pada umumnya, jaket hoodie polos saja atau hanya punya motif di bagian punggung. Model jaket terbaru yang polos bisa Anda padukan dengan celana cargo yang memiliki banyak kantong. Anda juga bisa memakai celana jeans yang memiliki aksen lubang, sehingga penampilan terlihat menarik dan tidak membosankan. Padukan jaket dan celana ini dengan kacamata pria dan topi baseball agar terlihat makin gaya.



4.  Jaket Bomber
Jaket bomber memiliki motif yang ‘ramai’ sehingga cocok dipadukan dengan celana jeans polos, tapi jangan pilih skinny jeans. Model jaket bomber agak ‘menggembung’ karena bahannya tebal, sehingga jika dipadukan dengan skinny jeans akan terlihat aneh dan tidak seimbang. Pakai celana jeans berpipa lurus dan polos saja, tanpa ada motif atau aksen gradasi.
5. Jaket Jeans
Jaket jeans adalah model jaket yang klasik dan tak lekang dimakan waktu. Padukan jaket jeans dengan celana jeans berwarna senada. Tapi, jangan pakai kemeja berbahan jeans, karena mengenakan atasan dengan dua lapis jeans bisa membuat Anda kegerahan. Sebagai gantinya, pakai saja kaos berbahan katun atau kemeja polos.
Memadukan jaket dan celana tidak butuh waktu lama. Anda hanya perlu memasangkan jaket polos dengan celana yang polos juga, atau celana beraksen gradasi. Sebaliknya, pakai jaket yang memiliki banyak kantong seperti jaket parka dengan celana polos.
Di mana Anda bisa mendapatkan model jaket terbaru? Temukan hanya di Bukalapak, marketplace terpercaya dan termurah. Belanja di Bukalapak sangat gampang, Anda bisa membayarnya lewat kasir minimarket. Transaksinya aman karena memakai rekening bersama. Butuh jaket dan item fashion lain? Buka saja Bukalapak sekarang juga.

Tuesday, December 4, 2018

Menikmati Wonderful Indonesia di Eling Bening Ambarawa



Eling Bening Ambarawa


“Bapak dan Ibu sekalian, kita sudah sampai di Eling Bening Ambarawa. Tapi mohon maaf kita harus jalan kaki dari pintu masuk sebab lahan parkir di dalam sudah penuh, bus kita tidak bisa masuk,” ujar Pak Iwan, pihak travel yang menangani acara Raker (Rapat Kerja) di tempat saya bekerja. Jadi ceritanya, di akhir bulan November kemarin kantor mengadakan Raker di Hotel Laras Asri Resort, Salatiga. Raker yang diikuti oleh semua staf ini berlangsung selama dua hari. Nah dalam perjalanan pulang ke Malang, kami diajak makan siang di Eling Bening Ambarawa.

Thursday, November 29, 2018

Tips Pesan Tiket Kereta Api Mudah dan Bebas Antri




pesan tiket kereta api


Semenjak sering travelling bersama keluarga, saya paling suka menggunakan armada transportasi kereta api. Baik itu jarak dekat seperti misalnya ke kota tetangga, Surabaya atau jarak jauh seperti ke Yogyakarta, Cirebon dan Jakarta. Kenyamanan menjadi alasan utama saya memilih kereta api, apalagi saya juga mengajak Duo Ai yang notabene masih kecil. Tak hanya travelling bersama keluarga, jika ada tugas kantor pun saya lebih memilih naik kereta api daripada bus. Kenapa nggak naik pesawat? Maklum saya PNS golongan 2 jadi fasilitas transportasinya paling mentok kereta api hehehe.

Sunday, November 18, 2018

COCOFEST AWARD 2018: Bersinergi Membangun Negeri


COCOFEST AWARD 2018

Hai jumpa lagi dengan Keluarga Biru, pada kesempatan kali ini saya mau share cerita saya saat menghadiri event Coco Festival Indonesia 2018 yang diadakan di Lapangan Parkir Delta Plaza Surabaya dan Monumen Kapal Selam, Surabaya. Event yang didukung oleh BUMN ini diselenggarakan pada tanggal 10 November 2018, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Itulah sebabnya kenapa tema yang diangkat adalah:  Spirit of Millenials Tribute to Heroes.

Wednesday, November 7, 2018

Tips dan Trik Beli Pulsa di Online Shop agar Mudah dan Dapat Murah



Isi pulsa Indosat, Telkomsel, XL, kartu seluler apapun yang kamu gunakan, saat ini sudah semakin mudah dan semakin murah jika kita lakukan melalui online shop. Bahkan apabila kita tidak mencari promo atau diskon serta tidak dapat cashback sekalipun, harga pulsa di toko online lebih murah jika dibandingkan dengan apabila kita beli di toko counter/konter atau secara offline.