Wednesday, December 26, 2018

Partner Baru Saat Travelling




Review Zenfone Max Pro M2


Menjelang akhir tahun 2018 banyak sekali agenda kegiatan yang sudah menanti saya, yang paling utama sih liburan bersama keluarga tercinta. Bulan November yang lalu saya dua kali mengikuti event di Jakarta tanpa mengajak anak istri. Nah saya ingin menebus waktu yang hilang itu dengan mengajak mereka liburan. Seperti biasa, saya selalu mengabadikan moment-moment kebersamaan dengan keluarga dalam bentuk foto dan video.

Friday, December 21, 2018

Ayo Buat Bioskop Sendiri di Rumah Anda






Ada banyak hal yang berubah setelah menikah, salah satunya adalah kegiatan menonton film di bioskop. Saat masih single atau belum ada anak-anak, kami bisa dengan mudah pergi ke bioskop. Tapi sekarang setelah ada kehadiran Duo Ai, nonton film di bioskop jadi sesuatu yang mewah. Padahal setiap bulan ada saja film-film bagus yang menggoda iman kami, apalah daya genre filmnya tidak untuk anak-anak. Mau nitipin anak-anak sama nenek atau kerabat juga nggak enak sebab selama ini kami sudah sering merepotkan mereka jika kami ada job liputan bareng.

Wednesday, December 19, 2018

Launching 3 Smartphone Gaming Asus


Launching Zenfone Max Pro M2
Blogger Asus - photo by Dimas Suyatno




“Lho Mas ini mau lewat Sawojajar ya?” tanya saya pada Mas Ojol (ojek online) yang mengantarkan saya ke bandara. Dia membelokkan motor ke arah yang berlawanan dengan jalur yang biasa saya tempuh jika hendak ke Bandar Abdulrahman Saleh Malang.
“Iya Mas kita lewat tol biar lebih cepat.”
Lho, emang motor bisa lewat tol? Bisa kok sebab jalan tolnya memang belum dioperasikan wekeekeke. Rencananya jalan tol tersebut memang menjadi akses cepat dari kota Malang menuju bandara yang terletak di Kabupaten Malang.

Monday, December 17, 2018

Sudahkah Si Kecil Tumbuh Kembang Sesuai Usianya? Cek dengan Kalkulator AFS dari Parenting Club


Ketika dihadapkan pada tumbuh kembang anak, saya selalu membesarkan hati. Secara mempunyai dua anak dengan berbeda jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan, saya sering berpikiran positif. Bahwasannya setiap tumbuh kembang anak-anak itu berbeda satu sama lainnya. Akan tetapi yang perlu digarisbawahi tahapannya sama karena secara sistematis mulai usia sejak lahir hingga umur 18 tahun tahun.

Thursday, December 13, 2018

Berkah Nge-Vlog Part 1




Seperti yang sudah sering saya tulis di postingan-postingan sebelumnya, bahwa selama satu tahun terakhir saya lebih banyak aktif di Youtube. Dalam setiap bulannya, frekuensi upload video di sana bisa melebihi frekuensi saya ngeblog. Boleh dibilang saya menemukan dunia baru yang lebih menantang di Youtube. Nah tulisan saya kali ini akan membahas buah manis dari konsistensi yang saya lakukan di Youtube.

Kabar Gembira dari Jakarta


Di awal bulan November, ketika saya baru saja melepaskan keberangkatan mertua untuk kembali bekerja di Hongkong, saya mendadak dimasukkan ke sebuah WAG oleh seseorang yang tidak saya kenal. Nama WAG-nya: Blog dan Vlog, sayapun mengira ada job baru. Trus saya membuka attachment berupa file PDF yang dikirim sang admin yaitu Ibu Septi. Saya sempat tidak percaya dengan isinya, lalu setelah memastikan kebenarannya hati saya pun berbunga-bunga dan bersyukur kepada Allah.
File PDF itu berisi pengumuman pemenang lomba media massa (cetak, TV dan radio) dan media sosial (blog dan vlog) yang diadakan oleh Kementrian Kesehatan RI. Adapun tema lombanya adalah Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stunting dan Perlindungan Imunisasi. Lomba ini diadakan pada bulan September 2018, saya sendiri mendapatkan informasi tentang lomba dari Mbak Wawa di grup Blogger Crony Community (BCC).



Saya pun mengikutkan vlog modal HP yang saya bikin saat mengantarkan Aira imunisasi Difteri di lomba Kemenkes tersebut. Waktu itu sih saya nothing to lose mengingat jam terbang saya di dunia YT terutama vlog masih sedikit. Eh siapa sangka, ternyata vlog kami tersebut dipilih oleh para juri sebagai Juara ke 3. Adapun yang menjadi Juara 1 adalah Mas Satto Raji dan juara 2 Mas Akbar Muhibar.
Yang bikin saya makin excited (selain nominal hadiah tentunya), semua pemenang utama diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan dan piala secara langsung dari Ibu Nila Moeloek, selaku Menkes pada tanggal 12 November 2018. Trus biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh Kemenkes, whuaa dapat rejeki dobel-dobel ini namanya. #BerkahNgevlog



Tapi sayangnya saya tidak bisa berbagi kabar bahagia ini di publik (baca: sosmed wekekeke) karena Kemenkes baru akan memberikan pengumuman resmi tanggal 12 November 2018. Jadilah saya hanya berbagi dengan keluarga dan sahabat dekat saja. Bahkan dengan member grup Blogger Kekinian pun saya hanya bilang ada undangan acara dari Kemenkes.

Drama Sebelum ke Jakarta


Sebelum dapat pemberitahuan dari Kemenkes, saya dan istri sudah punya planning mau ke kota Surabaya untuk menghadiri event BUMN dari tanggal 10-11 November 2018. Setelah dipikir masak-masak, lebih efisien jika saya berangkat ke Jakarta dari Surabaya saja. Sementara istri pulang ke Malang sendirian naik kereta. Sengaja dia pesen kereta eksekutif, nggak mau kalah sama saya yang dapat fasilitas naik pesawat Garuda PP wekekekeke.




Ceritanya pagi itu, kami sudah berusaha bangun pagi. Ntah saya yang kelamaan mandi, Mama Ivon yang kelamaan dandan atau kami yang kelamaan kalau sarapan. Kami baru sadar untuk segera berangkat ke Stasiun Gubeng ketika jam sudah menunjukkan pukul 7 lebih. Padahal kereta Mama Ivon berangkat pukul 07.20, sementara saya mengiranya pukul 07.30. Paniklah kami, mana taksi online yang saya pesan tidak kunjung datang.
Kalau di film-film biasanya tokoh utama diceritain bisa datang tepat waktu meski sudah mepet jam keberangkatan. Tapi sayangnya ini bukan film dan kami harus menerima kenyataan jika Mama Ivon ketinggalan kereta. Mama Ivon nangis: sedih dan marah. Dia langsung balik badan begitu petugas kereta bilang kalau kereta yang akan dia naiki baru saja berangkat. Saya sempat ngusulin untuk nyoba ke Stasiun Wonokromo, siapa tahu bisa naik dari sana. Tapi Mama Ivon menolak usulan tersebut mentah-mentah. Emang sih tiketnya sudah hangus tapi tidak ada salahnya kan mencoba, siapa tahu bisa naik dengan menunjukkan bukti pembayaran yang ada di HP-nya.
Mau nggak mau Mama Ivon harus naik bus, saya pun mengantarnya ke Terminal Bungurasih. Perjalanan ke sana terasa berat dan lama karena Mama Ivon memasang muka jutek bin dingin. Saya pun hanya bisa diam saja karena kalau saya berusaha membujuknya yang ada malah saya dikacangin atau dia makin marah. Malu lah sama sopir taksi onlen yang mengantarkan kami. Alhamdulillah, Mama Ivon bisa mendapatkan bus jurusan Surabaya – Malang dengan mudah.
Jujur, sedih rasanya waktu itu karena kami mau berpisah eh malah kayak gini. Maunya kan berpisah dengan senyuman manis bukan dengan wajah ditekuk seperti itu. Setelah mengantar Mama Ivon, saya pun lalu balik lagi ke hotel.

 ***

Kira-kira pukul 10.30 saya check-out dan memesan ojek online untuk ke Bandara Juanda, Sidoarjo. Agak keder juga sih sebenarnya membayangkan perjalanan dari hotel yang berada dekat dengan Stasiun Gubeng ke Bandara Juanda menggunakan motor. Apakah bisa lebih cepat dari naik taksi online atau malah lebih molor.
Pak ojek online yang mengantarkan saya usianya sudah agak tua, mungkin sekitar 40 tahunan. Tapi cara bawa motornya kayak anak-anak muda yang suka ngebut gitu, saya antara senang dan parno jadinya. Seneng karena perjalanan jadi lebih cepat tapi juga parno dengan keselamatan kami. Eh kok ndilalah pas setelah melewati kawasan Ahmad Yani, ada razia lalu lintas dan kami diberhentikan oleh salah satu polisi. Ternyata lampu depan motor kami mati, rupanya Pak Ojol lupa menyalakannya.
“Duh bisa telat neh sampai di bandara,” batin saya.
Proses interogasi pun dijalani, Pak Ojol mau nggak mau ditilang, SIM-nya ditahan dan harus menjalani sidang. Setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan ke Juanda. Gitu pun masih sempat ada adegan nanya-nanya ke orang penjual di pinggiran jalan karena Pak Ojol lupa arah jalan ke Juanda. 

“Bentar ya Mas, saya kok lupa ini beloknya dimana. Jangan-jangan kelewatan.”
“Walah, trus gimana Pak?”
“Saya tanya orang dulu.”
Fiuuh, bener-bener perjalanan yang menguji iman eh mental.

Sebenarnya saya sudah beberapa kali ke Bandara Juanda tapi gara-gara insiden ditilang polisi itu saya jadi blang deh. Alhamdulillah, setelah nanya sama penjual tersebut kami jadi lega karena jalan yang kami tempuh ini adalah jalan yang benar bukan jalan yang sesat wekekeke. Saya pun akhirnya bisa sampai di Juanda dengan selamat dan bisa istirahat sambil menunggu jam keberangkatan ke Jakarta.



Makin lega juga setelah dapat kabar Mama Ivon sudah sampai di Malang, kami pun video call karena Duo Ai kepengin liat penampakan bandara dan pesawat dari jarak dekat. Mereka pada nagih kepengin naik pesawat juga kapan-kapan.
Oke, sampai di sini dulu ya tulisannya. Saya takut nanti kalian bosan jika baca tulisan saya yang panjang. Next saya akan bercerita petualangan setibanya di Jakarta yaitu mencoba naik Kereta Layang di Terminal 3 Bandara International Soekarno Hatta.




Monday, December 10, 2018

Padu Padan Model Jaket Terbaru agar Terlihat Makin Modis





Jaket bukan sekedar dipakai untuk menghangatkan tubuh, tapi juga jadi pelengkap penampilan agar terlihat makin macho. Sebagai laki-laki, tampil modis sebenarnya tidak sulit. Kenakan saja model jaket terbaru dan lengkapi dengan kacamata pria, sehingga terlihat menawan dan dikagumi banyak orang. Bagaimana cara memadukan jaket dengan celana yang cocok?
Ini Mix and Match Model Jaket Terbaru dan Kekinian

1.       Jaket Parka dan Celana Jeans Polos
Celana jeans polos cocok dikenakan bersama jaket parka. Mengapa harus celana yang polos, bukan yang model celana cargo? Karena jaket parka sudah terlihat ‘ramai’ dan memiliki banyak kantong di bagian depan. Jika dipadukan dengan celana cargo yang juga memiliki banyak kantong, maka Anda akan terlihat sebagai kantong berjalan. 

Pilih jaket jeans polos berwarna hitam atau biru dongker sehingga cocok dipadukan dengan jaket parka warna apa saja. Celana warna gelap cenderung netral dan tidak terlihat aneh jika dipadukan dengan jaket warna terang. Jangan lupa kenakan kacamata pria agar kelihatan semakin macho.
2. Jaket Cardy
Cardy adalah model jaket terbaru yang sedang tren di kawasan Asia Tenggara. Jaket cardy banyak dipakai oleh aktor dari Korea Selatan. Jika Anda ingin tampil keren secara instan, pakai kaos polos dan jaket cardy dan padukan dengan celana model skinny yang polos.
Jangan padukan jaket cardy dengan celana jeans yang memiliki lubang di lutut atau warnanya bergradasi, karena model jaket cardy sudah ‘ramai’, sehingga bagian bawahnya harus polos. Jika atasan dan bawahan sama-sama ‘ramai’, Anda malah terlihat norak.
3. Jaket Hoodie
Pada umumnya, jaket hoodie polos saja atau hanya punya motif di bagian punggung. Model jaket terbaru yang polos bisa Anda padukan dengan celana cargo yang memiliki banyak kantong. Anda juga bisa memakai celana jeans yang memiliki aksen lubang, sehingga penampilan terlihat menarik dan tidak membosankan. Padukan jaket dan celana ini dengan kacamata pria dan topi baseball agar terlihat makin gaya.



4.  Jaket Bomber
Jaket bomber memiliki motif yang ‘ramai’ sehingga cocok dipadukan dengan celana jeans polos, tapi jangan pilih skinny jeans. Model jaket bomber agak ‘menggembung’ karena bahannya tebal, sehingga jika dipadukan dengan skinny jeans akan terlihat aneh dan tidak seimbang. Pakai celana jeans berpipa lurus dan polos saja, tanpa ada motif atau aksen gradasi.
5. Jaket Jeans
Jaket jeans adalah model jaket yang klasik dan tak lekang dimakan waktu. Padukan jaket jeans dengan celana jeans berwarna senada. Tapi, jangan pakai kemeja berbahan jeans, karena mengenakan atasan dengan dua lapis jeans bisa membuat Anda kegerahan. Sebagai gantinya, pakai saja kaos berbahan katun atau kemeja polos.
Memadukan jaket dan celana tidak butuh waktu lama. Anda hanya perlu memasangkan jaket polos dengan celana yang polos juga, atau celana beraksen gradasi. Sebaliknya, pakai jaket yang memiliki banyak kantong seperti jaket parka dengan celana polos.
Di mana Anda bisa mendapatkan model jaket terbaru? Temukan hanya di Bukalapak, marketplace terpercaya dan termurah. Belanja di Bukalapak sangat gampang, Anda bisa membayarnya lewat kasir minimarket. Transaksinya aman karena memakai rekening bersama. Butuh jaket dan item fashion lain? Buka saja Bukalapak sekarang juga.

Tuesday, December 4, 2018

Menikmati Wonderful Indonesia di Eling Bening Ambarawa



Eling Bening Ambarawa


“Bapak dan Ibu sekalian, kita sudah sampai di Eling Bening Ambarawa. Tapi mohon maaf kita harus jalan kaki dari pintu masuk sebab lahan parkir di dalam sudah penuh, bus kita tidak bisa masuk,” ujar Pak Iwan, pihak travel yang menangani acara Raker (Rapat Kerja) di tempat saya bekerja. Jadi ceritanya, di akhir bulan November kemarin kantor mengadakan Raker di Hotel Laras Asri Resort, Salatiga. Raker yang diikuti oleh semua staf ini berlangsung selama dua hari. Nah dalam perjalanan pulang ke Malang, kami diajak makan siang di Eling Bening Ambarawa.

Thursday, November 29, 2018

Tips Pesan Tiket Kereta Api Mudah dan Bebas Antri




pesan tiket kereta api


Semenjak sering travelling bersama keluarga, saya paling suka menggunakan armada transportasi kereta api. Baik itu jarak dekat seperti misalnya ke kota tetangga, Surabaya atau jarak jauh seperti ke Yogyakarta, Cirebon dan Jakarta. Kenyamanan menjadi alasan utama saya memilih kereta api, apalagi saya juga mengajak Duo Ai yang notabene masih kecil. Tak hanya travelling bersama keluarga, jika ada tugas kantor pun saya lebih memilih naik kereta api daripada bus. Kenapa nggak naik pesawat? Maklum saya PNS golongan 2 jadi fasilitas transportasinya paling mentok kereta api hehehe.

Sunday, November 18, 2018

COCOFEST AWARD 2018: Bersinergi Membangun Negeri


COCOFEST AWARD 2018

Hai jumpa lagi dengan Keluarga Biru, pada kesempatan kali ini saya mau share cerita saya saat menghadiri event Coco Festival Indonesia 2018 yang diadakan di Lapangan Parkir Delta Plaza Surabaya dan Monumen Kapal Selam, Surabaya. Event yang didukung oleh BUMN ini diselenggarakan pada tanggal 10 November 2018, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Itulah sebabnya kenapa tema yang diangkat adalah:  Spirit of Millenials Tribute to Heroes.

Wednesday, November 7, 2018

Tips dan Trik Beli Pulsa di Online Shop agar Mudah dan Dapat Murah



Isi pulsa Indosat, Telkomsel, XL, kartu seluler apapun yang kamu gunakan, saat ini sudah semakin mudah dan semakin murah jika kita lakukan melalui online shop. Bahkan apabila kita tidak mencari promo atau diskon serta tidak dapat cashback sekalipun, harga pulsa di toko online lebih murah jika dibandingkan dengan apabila kita beli di toko counter/konter atau secara offline.

Friday, October 26, 2018

BLITAR TOWN SQUARE: Mall Pertama di Blitar



BLITOS: Blitar Town Square Mall Pertama dan Satu-Satunya di Blitar



Anda percaya tidak jika sebelum tahun 2018, di Blitar tidak ada yang namanya pusat perbelanjaan atau mall. Hal ini sudah menjadi komitmen dari Walikota Blitar Muh. Samanhudi Anwar karena menurut beliau kehadiran mall hanya akan menghancurkan ekonomi kerakyatan. Komitmen Walikota Blitar ini memang ada benarnya sih, sekarang ini kehadiran mall, supermarket hingga minimarket di kota-kota kecil secara nggak langsung membuat para pelaku ekonomi kerakyatan seperti warung-warung klontong kehilangan konsumen.

Wednesday, October 24, 2018

Rencana Liburan Keluarga ke Bandung





Siapa di sini yang suka liburan? Semua orang pasti menyukainya, demikian juga dengan Keluarga Biru. Liburanbersama keluarga memiliki banyak manfaat antara lain mengatasi stress dan beban pikiran, mendapatkan pengalaman baru yang berkesan terutama untuk anak-anak, membuat hubungan keluarga semakin harmonis dan solid dan menciptakan kenangan indah di masa depan. Itulah sebabnya kami mengusahakan agar setiap tahun ada agenda liburan keluarga.

Thursday, October 11, 2018

Putus Hubungan dengan Masuk Angin




PUTUS HUBUNGAN DENGAN MASUK ANGIN


“Pa, ayo renang..!” ajak Mas Aiman sambil menarik lengan saya.
Adek Aira yang mendengar hal itu, ikut-ikutan mengajak renang.
Hari itu kami sedang staycation di sebuah hotel berbintang tiga di kawasan Jl.Ahmad Yani, Surabaya. Kami sengaja staycation di hotel yang memiliki fasilitas kolam renang, tahu sendirilah anak-anak pasti suka sekali berenang. Waktu itu saya hanya bertiga saja sama anak-anak di kamar, sementara Mama Ivon masih mengikuti sebuah event di tempat lain.

Thursday, October 4, 2018

Cerita Frenotomi Tongue Tie di RSIA Mardi Waloeja Malang





Cerita Frenotomi Tongue Tie di RSIA Mardi Waloeja Malang


Assalamualaikum sobat KB, apa kabarnya? Lama ya saya, Papa Ihwan tidak menyapa sobat semua di blog kami ini. Mohon maaf karena selama ini saya (sok) sibuk membangun channel Aiman dan Aira sehingga waktu, pikiran dan tenaga banyak tersedot ke sana. Nah kemarin ada komentar masuk di postingan saya tentang Tongue Tie yang menanyakan dimana Aira menjalani operasi Tongue Tie. Dari situlah saya akhirnya tergerak untuk menulis postingan ini. Agak berat juga karena operasinya sudah 2 tahun yang lalu sehingga saya musti menggalih lebih dalam ingatan saya.

Monday, October 1, 2018

5 Cara Tambah Penghasilan dari Rumah


5 Cara Tambah Penghasilan dari Rumah

100.000 dapat apa? Hanya bawang dan cabai saja? Hmmm, memang sih harga-harga barang dan belanjaan yang terus naik serta kebutuhan rumah tangga yang bertambah bisa bikin pusing kepala kalau dipikirkan saja. Ada baiknya kalau sudah semaksimal mungkin mengatur pengeluaran tapi masih tetap belum mencukupi batas memiliki tabungan, cobalah untuk mencari penghasilan tambahan. Buat yang sudah bekerja regular berstatus pekerja kantoran, karyawan, atau ibu rumah tangga, kamu bisa menjajal beberapa pilihan berjualan barang tanpa harus ke luar rumah kok. Yuk, ulik satu per satu!

Sunday, September 30, 2018

Asus ZenBook UX331UAL: Tetap Produktif Ketika Traveling


Asus ZenBook UX331UAL: Tetap Produktif Ketika Traveling


Saya pernah ‘dibaca’ oleh seorang teman yang memiliki kemampuan membaca karakter lewat foto. Dia bilang jika saya ini sebenarnya memiliki jiwa petualang namun karena sesuatu hal jiwa petualang di dalam diri saya jadi ‘mati’. Dalam hati saya membenarkan hasil penerawangannya tersebut. Ketika masih bujang dulu sebenarnya saya ingin bisa traveling ke tempat-tempat indah di luar Malang seperti teman-teman travel blogger. Namun apalah daya, pola asuh keluarga yang terlalu protektif membuat saya jadi tidak bisa mewujudkannya.

Wednesday, September 26, 2018

Menolak Lupa




Pagi itu saya berangkat ke kantor dengan terburu-buru. Hmm sebenarnya juga enggak pagi hari itu aja sih saya berangkat kerja terburu-buru tapi hampir setiap hari wekekeke. Ketika mau sampai di perempatan yang sudah dekat dengan kantor, saya mendadak teringat sesuatu.

SAYA LUPA MEMATIKAN KOMPOR GAS..!!


Saturday, September 22, 2018

4 Cara Terbaik Menekan Budget Perjalanan Ke Jepang






Dengan segala kebudayaan, keindahan dan kemajuan teknologi yang dimiliki Jepang membuatnya selalu dikunjungi wisatawan dari berbagai penjuru dunia.  Pesona keajaiban yang dimiliki negeri sakura ini juga sukses mendulang ribuan wisatawan dari Indonesia. Mulai dari keindahan bunga sakura, kuliner yang menggiurkan, robot dan gadget yang semakin modern serta tren fesyen negeri samurai ini menjadi buruan para wisatawan. Untuk menikmati semua itu, sudah pasti Anda harus terbang mengunjungi negara Jepang. Sama halnya dengan liburan ke tempat-tempat lainnya, untuk mengunjungi negara kimono ini Anda juga harus menyiapkan budget.

Sunday, September 9, 2018

Menyelami Sederet Pesona Shenzhen yang Memukau



Jika kamu memiliki iPhone, komputer Dell, tablet Microsoft, atau perangkat digital apa pun, maka kamu sejatinya sudah lebih dulu terhubung ke Shenzhen daripada yang disadari selama ini..
Dijuluki Silicon Valley bagi perangkat keras teknologi, kota di China selatan ini telah mengalami pertumbuhan eksplosif. Populasi meroket dari 300.000 hingga 11 juta jiwa sejak didirikan sebagai Zona Ekonomi Khusus pada tahun 1980.
Meski kurang dari segi wisata bersejarah, namun Shenzhen menawarkan atraksi lain yang tidak kalah memukau, yakni deretan aristektur modern dengan 11 gedung pencakar langit lebh dari 50 lantai resmi dibuka tahun lalu. Belum lagi sederet pembangunan bangunan tinggi nan modern lainnya, membuat Shenzhen berkembang menjadi kota global yang kian disegani.
Selain itu, Shenzhen juga memiliki banyak spot kuliner lezat, hotel-hotel mewah dengan harga bersaing, kehidupan malam yang kian gemerlap, dan komunitas seni yang terus meningkat pamornya dalam beberapa tahun terakhir.
Dan hal tersebut kini menjadi lebih baik berkat terhubungnya jalur kereta Hong Kong, yang merupakan tetangga global terdekatnya. Tidak terkecuali layanan kereta peluru yang akan menjadikan perjalanan dua kota ini menjadi hanya butuh 20 menit saja.
Belakangan, mulai semakin banyak maskapai penerbangan yang terbang menuju Shenzhen, termasuk dari Indonesia. Tidak terkecuali penerbangan low cost carrier seperti Air Asia membuka penerbanan berkualitas dengan harga terjangkau ke pusat industri manufaktur teknologi di China itu.
Selalu ada kejutan menarik dari laynannya yang ceria, dan juga kualitas penerbangan yang sangat mumpuni. Jangan lupakan deretan makanan lezat dalam buku menu Santan, yang bisa dipesan online, di mana terkenal sebagai yang terlezat di kelasnya.

Lay of the land
Di peta, Shenzhen mungkin terlihat seperti perpanjangan Hong Kong, tapi kota itu benar-benar di wilayah China. Dalam hal logistik, itu berarti sebagian besar pelancong membutuhkan visa China untuk mengunjunginya.
Kota yang mengesankan dengan menara penembus awan dapat menjadi tujuan yang luar biasa pada awalnya. Namun, Pusat Keuangan Internasional An An yang setinggi 1,965 kaki - gedung tertinggi keempat di dunia - memberikan tengara yang bermanfaat, menandai distrik pusat bisnis kota Futian.
Di sebelah barat, ada sekelompok taman hiburan dan museum. Di sebelah timur, kamu akan menemukan mal-mal yang mengkilap, desa-desa seni, dan bahkan beberapa pantai di sepanjang Teluk Mirs.
Sebuah metro yang efisien menyediakan akses mudah ke sebagian besar situs dan kawasan menarik di Shenzhen, tetapi taksi juga tersedia secara luas dan terjangkau.

Lakukan pendakian
Kebanyakan pelancong memulai perjalanan ke Shenzhen dengan belanja dan makan. Tapi sangat direkomendasikan  untuk berjalan kaki singkat ke Gunung Lianhua di tengah kota, guna mendapatkan pemandangan lanskap kota yang memukau, bahkan dapat mencapai sekelabatan Hong Kong di kejauhan.
Dibutuhkan sekitar 15 menit untuk mencapai puncak. Ketika kamu berada di sana, beri salam kepada ayah pendiri kota: Deng Xiaoping, mantan pemimpin Tiongkok, yang membentuk Shenzhen menjadi pusat ekonomi saat ini. Ada monumen perunggu di atas, sedang mengamati kota.

Pergi belanja
Jika kamu tiba di Shenzhen dengan kereta, kamu pada dasarnya akan keluar di Luohu Commercial City - di sebelah stasiun. Ini merupakan rumah bagi penjahit dengah harga terjangkau, yang dapat meniru pakaian favorit kamu dalam waktu kurang dari satu hari. Kompleks komersial lima lantai yang padat menawarkan segalanya mulai dari tirai yang dibuat khusus hingga setelan yang disesuaikan, aksesoris tiruan, DVD, dan elektronik. Meskipun vendor memiliki etalase toko, harga cenderung berfluktuasi dan disarankan untuk bernegosiasi secara agresif.

Taman hiburan yang unik
Berjalan melalui taman tema Window of the World, di mana akan membawa wisatawan ke seluruh dunia dengan lebih dari 100 miniatur replika utama tengara. Kamu dapat berjalan dari Taj Mahal ke Sydney Opera House dan ke Mount Rushmore dalam beberapa jam.
Demikian juga, Desa Kebudayaan Rakyat China, hanya beberapa menit ke timur, menawarkan perjalanan melalui sejarah, mencatat warisan budaya beragam negara itu. Terletak di dekat Teluk Shenzhen, situs yang luas ini menampilkan replika skala besar dari desa-desa Hakka kuno dan rumah-rumah bergaya hutong di Beijing, serta versi miniatur Tembok Besar, Tentara Terakota, dan Istana Musim Panas.
Lalu ada Happy Valley, taman hiburan keluarga populer yang penuh dengan wahana, taman air, pertunjukan akrobatik dan permainan menarik lainnya. Membentang seluas 86 hektar, taman bermain yang menakjubkan terbagi menjadi tema, seperti Gold Mine Town dan Cartoon.

Wisata Pantai
Shenzhen mungkin memiliki reputasi sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di China, tetapi juga tempat bagi taman-taman yang damai dan bentangan garis pantai yang panjang, temasuk pantai Dameisha dan Xiaomeisha --di Shenzhen timur-- menyediakan pelarian yang baik dari hiruk-pikuk perkotaan.
Hindari mengunjungi pantai pada hari libur umum atau di puncak liburan musim panas, ketika kamu akan dipaksa secara tidak langsung untuk menemukan tempat di pasir. Untuk kedamaian dan ketenangan, perjalanan di musim semi dan musim gugur biasanya disarankan.




Pusat Perkembangan Sni China
Shenzhen dengan cepat menjadi pusat seni dan desain di China, dan tidak sulit untuk melihat alasannya. Tidak hanya kota yang menjadi tuan rumah dari arsitektur futuristik yang indah, tetapi kota ini baru saja menyambut pos terdepan dari V & A Museum di London. Galeri ini adalah bagian dari Design Society, distrik seni dan budaya yang jauh lebih besar yang hadir di Semenanjung Shekou, di Shenzhen barat.
Sebelum nama-nama internasional mulai bergerak, Shenzhen telah mendedikasikan 37 hektar wilayah perkotaan ke OCT Loft, yang berevolusi dari zona pabrik yang mati, taman budaya kreatif terdiri dari jalan berdaun dan alun-alun dengan ruang pameran, instalasi skala besar dan kedai kopi di tempat terbuka.

Tentu saja, kita tidak bisa mendiskusikan seni di Shenzhen tanpa menyebutkan Desa Lukisan Minyak Dafen yang terkenal, di mana dikatakan telah menghasilkan 60 persen lukisan minyak replika dunia di puncak pada tahun 2000-an. Meskipun kamu mungkin tidak berada di pasar untuk membeli repika raksasa Mona Lisa, daerah ini sangat menarik, dengan banyak seniman bekerja di studio atau di jalan.
Baru-baru ini, distrik seni telah mengalihkan fokusnya ke karya seni asli, yang ditujukan untuk pasar domestik. Itu berarti pelancong tidak hanya akan menemukan salinan mahakarya klasik --banyak Van Goghs dan Monet-- tetapi juga cetakan khusus, kaligrafi dan lukisan dari seniman China yang sedang naik daun.